- 16 Agustus 2010
*Iwan Abdurachman*
*Teh Bandung di Kilimanjaro*
<http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/08/16/PT/mbm.20100816.PT134343.id.html#>
Sembari memegang Sang Saka Merah Putih, Iwan Abdurachman, 63 tahun,
menyanyikan lagu Mentari di puncak Gunung Kilimanjaro, 1 Agustus lalu.
"Mentari bernyala di sini, di sini di dalam hatiku. Gemuruh apinya di sini,
di sini di urat darahku."
Impian selama 20 tahun untuk menaklukkan puncak tertinggi di Afrika itu
akhirnya terwujud bersama tim pendakian ekspedisi 7 puncak dunia. "Rasanya
lega, bisa menyalakan lilin seperti yang ada di pidato Presiden Tanzania
Julius Nyerere," kata Abah Iwan, begitu dia akrab disapa.
Pendakian selama lima hari, diakuinya, membutuhkan stamina yang kuat,
terlebih di usianya yang sudah senja. Rupanya ada dua rahasia kekuatan Abah
Iwan: seduhan teh yang dibawa dari Bandung serta lagu Pole-pole yang menjadi
"teman" selama pendakian.
Lagu itu berarti pelan-pelan. "Mengingatkan saya yang sudah tua supaya
pelan-pelan, sabar, hingga sampai di puncak dan menyeruput teh hangat dari
Bandung," ujar pria yang selanjutnya ingin menaklukkan puncak Gunung
Aconcagua ini.
- web:
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/08/16/PT/mbm.20100816.PT134343.id.html