Kapungkur mah teu tebih ti situ panjalu the aya curug tujuh, mung asa tos lami tara kakuping beritana.
Baktos Ern Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: mh <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 16 Sep 2010 14:42:51 To: Ki Sunda<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [kisunda] Wisata - Situ Panjalu Ciamis Situ Panjalu Masih Mampu Menyedot Wisatawan Kamis, 16/09/2010 - 21:58 [image: NURHANDOKO/"PRLM"] NURHANDOKO/"PRLM" SEMINGGU pascalebaran kawasan wisata Situ Lengkong atau Situ Panjalu masih mampu menyedot wisatawan. Mereka memadati kawasan situ yang memiliki luas 76,2 hektar serta udara sejuk.* CIAMIS, (PRLM).- Seminggu pascalebaran kawasan wisata Situ Lengkong atau Situ Panjalu masih mampu menyedot wisatawan. Mereka memadati kawasan situ yang memiliki luas 76,2 hektar serta udara sejuk. Wisatawan tersebut tidak hanya dari Jawa Barat dan Jawa Tengah saja, tetapi sebagian datang dari Jawa Timur. Sebagian di antara mereka merupakan wisatawan minat khusus, yaitu dengan tujuan utama berziarah ke makam putra Raja Panjalu Prabu Borosngora yang ada di Nusa Gede. Lokasi Nusa Gede sendiri berada di tengah Situ Panjalu. Untuk sampai ke tempat tersebut wisatawan harus naik perahu, lamanya sekitar sepuluh menit. Sementara yang lainnya karena ingin menikmati pemandangan alam serta naik perahu pesiar motor, perahu dayung maupun sepeda air mengitari Nusa Gede. Wisatawan pun juga disuguhi dengan pemandangan ribuan kalong atau kelelawar berukuran besar yang terbang di sekitar pulau atau nusa tersebut. Keberadaan binatang yang dipercaya sudah ada sejak ratusan tahun tersebut, tidak terusik oleh aktivitas wisatawan. Kalong tersebut bergelantungan di sejumlah pohon besar. "Sudah dua kali kami datang ke sini (Situ Panjalu). Tujuan utamanya sih mendatangi makam di Nusa Gede, selain itu juga sekaligus pesiar naik perahu," ungkap Sutiman (53) warga Pasuruhan, Jawa Timur. Dia datang bersama dengan keluarga serta tetangganya. Meskipun harus menempuh perjalanan panjang dan memakan waktu lama, tambahnya, hal itu seolah tergantikan ketika sampai di lokasi tujuan. "Capainya hilang. terus terang kami sangat senang menikmati pemandangan di sini," tuturnya. Banyaknya wisatawan juga membawa berkah tersendiri bagi pemilik perahu pesiar. Demikian pula pedagang souvenir yang banyak berjajar di sekitar Situ panjalu juga mendapatkan penghasilan lumayan besar. (A-101/das)*** http://www.pikiran-rakyat.com/node/122541
