Sumiati: Saya Ingin Pulang ke Indonesia Secepatnya
Jum'at, 19 November 2010 | 14:37 WIB
 
Besar<http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2010/11/19/brk,20101119-292864,id.html#>
Kecil<http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2010/11/19/brk,20101119-292864,id.html#>
Normal<http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2010/11/19/brk,20101119-292864,id.html#>
  [image: foto]  <http://image.tempointeraktif.com/?id=54187&width=490>

Foto: the Saudi Gazette

*TEMPO Interaktif*, *Madinah* - Penyiksaan yang dialaminya di Arab Saudi
membuat tenaga kerja Indonesia Sumiati binti Salam Mustapa kapok. Sumiati
mengaku tidak ingin lagi tinggal di Arab Saudi.

"Saya tidak mau lagi tinggal di kerajaan ini (Arab Saudi) dan ingin pulang
ke Indonesia secepatnya," ujar Sumiati kepada situs koran Alsaudia seperti
dikutip Emirates247.com, Jumat (19/11).

Sumiati tiba di Arab Saudi pada Juli lalu. Dia bekerja sebagai pembantu
rumah tangga. Akan tetapi, dia diduga disiksa majikannya. Akibatnya, Sumiati
mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, kakinya nyaris lumpuh, kulit
tubuh dan kepalanya terkelupas. Yang lebih parah lagi, bibir atas Sumiati
hilang. Sumiati dirawat di Rumah Sakit King Fahd di Madinah pada 8 November.

Sumiati mengaku tidak bisa berbahasa Arab maupun Inggris. Ia mengatakan
kepada polisi majikan dan anak perempuan majikannya menyiksanya.

Kepolisian Madinah dikabarkan telah menahan majikan Sumiati. Tiga anggota
keluarga majikan Sumiati sudah diinterogasi terkait kasus tersebut.
*
EMIRATES247.COM| KODRAT SETIAWAN*
http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2010/11/19/brk,20101119-292864,id.html

2010/11/18 Waluya <[email protected]>

>
>
> Tambah deui kasusna, malah tumimba ka TKW urang Sunda, asal Cianjur. Cenah
> mah dipeuncit ku dununganana terus mayitna dipiceun kana tong runtah......
>
> Kamis, 18/11/2010 21:12 WIB
> TKI Dibunuh di Arab Saudi, Mayat Dibuang ke Tong Sampah
> Laurencius Simanjuntak - detikNews
>
> Jakarta - Belum juga selesai kasus Sumiati, penganiayaan TKI di Arab Saudi
> kembali terjadi. Keken Nurjanah, TKI asal Cianjur, Jawa Barat, tidak hanya
> dianiaya, tapi dibunuh 3 hari sebelum Hari Raya Idul Adha oleh majikannya
> di
> Kota Abha.
>
> Informasi tersebut disampaikan Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan lewat rilis
>
> yang diterima detikcom, Kamis (18/11/2010).
>
> Informasi awal soal tewasnya Keken ini disampaikan salah satu relawan
> Pospertki PDI Perjuangan yang berada di kota Abha. Dalam laporannya kepada
> pimpinan Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan, Keken Nurjanah dibunuh oleh
> majikannya dengan cara digorok lehernya. Jenazah Keken ditemukan 3 hari
> sebelum Hari Raya Idul Adha di sebuah tong sampah umum.
>
> Relawan itu juga melaporkan, sebelum dibunuh, Keken diketahui sering
> dianiaya hingga diperkosa. Saat ini jenazah Keken sudah diamankan
> kepolisian
> setempat, begitu pula majikan wanita dan laki laki.
>
> Ketua Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan Sharief Rachmat mengaku langsung
> menghubungi Konjen RI Jeddah Zakaria sesaat mendengar laporan tersebut.
> Dalam komunikasi keduanya, Konjen RI Jeddah membenarkan informasi tersebut
> dan berjanji akan menindaklanjuti hal tersebut.
>
> Sharief juga memerintahkan para relawan untuk terus memonitor dan mencari
> tahu data lengkap Keken Nurjanah.
>
> "Ini kasus sudah dari kemarin-kemarin. Berarti, kenapa pemerintah kita
> selalu lambat bergerak. Apabila terus-terusan begini, hancurlah sudah nasib
>
> TKI. Semua elemen baik dari orpol, ormas, dan lain-lain harus duduk bersama
>
> dengan Perwakilan RI Arab Saudi," kata Sharief.
>
> "Kita perlu menanyakan apa kendala sebenarnya sampai-sampai pemerintahan
> kita sangat lemah sekali dan selalu terlambat. Dan DPR RI selaku wakil
> rakyat perlu menanyakan hal ini pula terhadap Pemerintah RI," tegas
> Sharief.
>

Kirim email ke