OpenLeaks Jadi Saingan WikiLeaks Sabtu, 11 Desember 2010 | 00:24 WIB
*STOCKHOLM, KOMPAS.com - *Para mantan awak *WikiLeaks *yang berselisih pendapat dengan pendiri situs web itu, Julian Assange, akan segera luncurkan *OpenLeaks*, sebuah proyek saingan yang bertujuan untuk mendapatkan dokumen-dokumen rahasia yang langsung diberikan ke media, kata salah seorang dari mereka, Jumat (10/12). "Saya dapat mengonfirmasikan bahwa kami akan beroperasi dengan nama, '* OpenLeaks*'" kata mantan anggota *WikiLeaks *asal Islandia, Herbert Snorrason, kepada *AFP*. Tidak seperti *WikiLeaks*, *OpenLeaks *tidak akan mempublikasikan bocoran dokumen secara langsung via media online tapi membuat bocoran itu tersedia bagi media partner. "Ini bukan sebuah situs web yang akan mengumpulkan bahan dan mempublikasikannya tetapi lebih merupakan sebuah penyedia sistem bagi orang-orang untuk dapat meng-upload informasi secara anonim," kata Snorrason. Domain dengan nama openleaks.org pada hari Jumat masih berupa halaman kosong dengan logo panah melingkar dan pengumuman "*coming soon*!". "*OpenLeaks *merupakan proyek teknologi yang bertujuan untuk menjadi satu penyedia layanan bagi pihak ketiga yang mau menerima materi dari sumber-sumber anonim," kata Daniel Domscheit-Berg, mantan juru bicara *WikiLeaks *di Jerman kepada sebuah televisi publik Swedia (*SVT*) yang diperoleh *AFP* . Didirikan tahun 2006, situs web penyingkap aib *WikiLeaks *menjadi sorotan media tahun ini ketika membocorkan dokumen utama tentang perang di Irak dan Afganistan. Situs itu juga menimbulkan badai diplomatik bulan ini saat mulai mengeluarkan ribuan kawat rahasia kedutaan AS. Salah satu pendiri *WikiLeaks *, mantan hacker Julian Assange, sekarang ini sedang meringkuk di penjara di London dan tengah menunggu jadwal sidang ekstradisi ke Swedia. Di negara itu, ia dicari untuk dimintai keterangannya atas tuduhan kekerasan seksual. *Egidius Patnistik* *Dapatkan artikel ini di URL:* http://www.kompas.com/read/xml/2010/12/11/00245012/OpenLeaks.Jadi.Saingan.WikiLeaks-4
