Asana teh moah hese2 teuing neang geng nu kieu ngan polisi teh serba salah cenah sabab kaasup remaja jadi teu dikriminalkeun ngan dibina/dipapatahan. Tapi lamun diantep mah kahiji ngaruksak Bandung nu jadi salah sahiji tujuan wisatawan, nu kadua nya geus we dilawan ku masyarakat sorangan. Bisa moal nya lamun unit perisai diri, unit karate nu aya di sababaraha paguron luhur di bandung waktosna gabung ngalakukeun "pengabdian pada masyarakat" ngabereskeun geng motor? JP -------------------------------------------------------------------------- Minggu, 19/12/2010 09:23 WIB Geng Motor Berulah Perusak Kedai Aceh Berjumlah Seratusan dan Berompi Hitam Baban Gandapurnama- detikBandung
Bandung - Pelaku penyerangan di Kedai Aceh Cie Rasa Loom, Jalan Buahbatu, berjumlah seratusan orang dan sebagian mengenakan rompi hitam. Selain merusak properti rumah makan itu, gerombolan bermotor itu juga menganiaya sejumlah konsumen. "Yang menyerang itu pria semua. Jumlahnya seratusan orang. Di depan rumah makan saja ada ratusan sepeda motor berbagai jenis milik para pelaku," ujar Asep Yoga (31), petugas kemanan di hotel yang bersebelahan dengan kedai Aceh, saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (19/12/2010). Asep dan sejumlah pekerja di rumah makan itu tak bisa berbuat banyak saat pelaku melakukan perusakan dan penganiayaan. Alasannya, mereka ketakutan. "Saya dan pekerja enggak mungkin misah. Pelaku soalnya banyak," jelasnya. Usai pelaku berulah dan kabur ke arah Jalan Pelajar Pejuang 45, Asep segera menghubungi Polsek Lengkong. "Pelaku itu ada yang dewasa dan remaja. Yang saya tahu penyerang sebagian berompi hitam," paparnya. Salah seorang pekerja Kedai Aceh, Angga (20) mengatakan, selain merusak properti di area tempat makan, pelaku juga merusak kendaraan konsumen dan pekerja. "Dua mobil konsumen yang dikeroyok itu bagian bodynya digores. Sementara delapan sepeda motor milik pekerja dan konsumen sengaja didorong hingga jatuh," ujar Angga. Gerombolan bermotor menyerang Kedai Aceh Cie Rasa Loom di Jalan Buahbatu No.154, Kota Bandung, Minggu (19/12/2010). Aksi gerombolan itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. (bbn/ern) Makarya Mawa Raharja
