Drs. Rd. H. Hidayat Suryalaga Wafat 

Jawa Barat dan Negara Kehilangan Pemikir Kasundaan

BANDUNG, (PRLM).- Kepergian seniman, budayawan dan tokoh Sunda (Jawa Barat),
Drs. Rd. H. Hidayat Suryalaga bin Rd. Oesman Sadli, merupakan kehilangan besar
tidak hanya bagi Jawa Barat khususnya tetapi juga bagi negara. Selama ini
almarhum tidak hanya bertindak sebagai pelaku seni maupun budayawan Sunda,
tetapi juga sebagai seorang pemikir masalah sosial budaya, lingkungan, hingga
pemerintahan dari sudut pandang Kasundaan.

Demikian dikatakan sejumlah seniman, budayawan dan tokoh masyarakat Jawa
Barat yang hadir melayat ke rumah duka di Komp. Sindangasih, Jalan Sindang Asih
V RT 05 RW 06, Kel. Sindangjaya, Kec. Mandalajati, Kota
Bandung, Sabtu
(25/12). “Bukan hanya kita sebagai warga Jawa Barat, negarapun kehilangan
seorang tokoh Sunda yang banyak sumbangsih pemikiannya akan Kasundaan,” ujar
politikus Tjetje Padmadinata, saat memberikan sambutan.

SelainTjetje Padmadinata, rasa kehilangan juga diungkapkan Us Tiarsa, Uu
Rukmana (Wakil Ketua DPRD Jabar), Prof. Dr. H.M. Didi Turmudzi, (Rektor
Universitas Pasundan), H.A. Syafei (Sesepuh Paguyuban Pasundan), Kadisparbud
Jabar, Ir. H. Herdiwan Iing Suranta, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
Daerah (BPLHD) Jabar, Setiawan Wangsaatmaja, dan warga sekitar.

“Ini merupakan kehilangan bagi masyarakat Sunda, setelah Ayat Rohaedi, Edi S
Ekajati, Ema Bratakusumah, kini Kang Hidayat (Hidayat Suryalaga),” ujar Us
Tiarsa yang sejak tahun 1963 bersama-sama mendalami masalah Kasundaan dan kini
merasa sendiri tidak ada teman untuk berbagi lagi.

Almarhum Drs. Rd. H. Hidayat Suryalaga bin Rd. Oesman Sadli, kelahiran
Banjarsari Ciamis, 16 Januari 1941, dipanggil Yang Maha Kuasa pada Sabtu
(25/12) sekira pukul 00.17 WIB di RS Santo Yusuf. Almarhum menderita
batuk-batuk disertai sakit perut, hingga mengeluarkan darah.

Diantar rekan-rekan, handai taulan dan masyarakat Komp Sindangasih, RT 05 RW
06, Kel. Sindangjaya, Kec. Mandalajati, Kota Bandung, setelah dishalatkan di
Mushola Ibrahim, almarhum dikebumikan di TPU Sindangasih yang hanya berjarak
sekira 100 meter dari rumahnya. Semoga amal ibadah almarhum diterima disisiNya
dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan. (A-87/das)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/130663




--- On Fri, 12/24/10, mang jamal <[email protected]> wrote:

From: mang jamal <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [Urang Sunda] Abah Surya tos Mulih ka Jati Mulang ka Asal
To: [email protected]
Date: Friday, December 24, 2010, 7:07 PM







 



  


    
      
      
      



wilujeng angkat abah. mulih ka jati mulang ka asal.

abah surya teh salah saurang inohong sunda nu gede jasana. pikeun

sakuringeun mah nya jadi narasumber kasundaan, pikeun tempat pangulinan,

kungsi anjeuna disuhunkeun katiasana ngadamel ngaran2 gedong kuliah ku

ngaran2 sunda jeung aksara sunda.



tos sampurna abah.





      

Kirim email ke