Karek aya dua tafsir:

1. Tafsiran Sains
2011/1/4 Waluya <[email protected]>
Nya panginten katumbiri biasa wae, ngan kabeneran haseup nu ngandung
kristal-kristal cai posisina leuwih luhur. Kristal kristal cai ieu nu
nyababkeun cahaya panonpoe jadi katumbiri (dibiaskeun). Kulantaran posisina
luhur, bentukna jadi buleud, beda jeung lamun haseupna handap, katumbirina
kacirina ukur melengkung.

2. Tafsiran Spiritual
2011/1/4 <[email protected]>
Ari saur pelajaran mah, cai nu katojo ku panon poe. Dibiaskeun tea... Tapi
kapungkur saur nini abdi mah cingcirining menak2 nuju susah. Seueur nu
dicerek. Kitu saurna mah..

*TEMPO Interaktif: *Sulistyono mengatakan peristiwa ini sering ia lihat
ketika masih kecil. Menurut cerita orang tuanya, tanda alam ini
mengisyaratkan raja sedang bersedih atau ada peristiwa yang tidak biasa
sedang terjadi.

*TEMPO Interaktif:* Perserta lain Damayanti meyakini peristiwa ini sebuah
pertanda bahwa akan ada perdamaian.

Cing sugan aya tafsiran sejenna, ditoong tina aspek Seni, Ekonomi,
Fotografi, atawa nu lainna.

==========
Matahari Cincin di Yogya Dikaitkan Bencana
Selasa, 04/01/2011 - 20:14
  [image: MUKHIJAB/"PRLM"]
MUKHIJAB/"PRLM"
Fenomena alam halo matahari yang menghiasi langit Yogyakarta, berlangsung
Selasa (4/1) dari pukul 10.15 hingga 11.15 WIB.*

YOGYAKARTA, (PRLM).- Matahari cincin atau halo matahari menghiasi langit
Yogyakarta, Selasa (4/1) selama hampir satu jam. Sebagian warga yang melihat
matahari dilingkari pelangi dan tengahnya sedikit gelap, tampak was-was, dan
mengaitkan dengan bencana gempa bumi di Bantul empat tahun silam.

Fenomena alam halo matahari tersebut berlangsung dari pukul 10.15 hingga
11.15 WIB. Semua warga di kampung keluar rumah untuk melihat secara langsung
pantulan sinar yang sangat putih. "Wah bagus ya. Mau ada apa lagi nih. Dulu,
saat ada matahari begitu terus terjadi gempa besar di Bantul," kata
Samsidar, warga di Wirobrajan. Warga lainnya sibuk menepon untuk
menyampaikan kabar kepada sanak-saudaranya supaya menyaksikan sambil
mengingatkan untuk waspada.

Karyawan perkantoran pun ikut heboh juga. Mereka beranjak dari ruang kerja
masing-masing untuk menyaksikan sosok halo matahari.Karyawan Universitas
Gadjah Mada (UGM) misalnya, semua menyempatkan diri menyaksikan dengan mata
telanjang dari halaman maupun emperan gedung kantor.

"Saya mendapatkan peristiwa fenomena halo matahari empat kali hingga
kejadian ini. Saya beruntung bisa mengabadikan dengan kamera untuk halo
matahari ke empat," kata dia.

Paka iklim Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Sudibyakto, M.S. menyatakan
salah besar apabila warga di manapun melihat halo matahari sebagai tanda
akan terjadi bencana alam. Fenomena demikian terjadi akibat sinar matahari
tertutup oleh partikel air di atmoster.Partikel air memiliki kemampuan untuk
membelokkan atau membiaskan cahaya matahari.

Menurut dia musim hujan sangat potensial terjadi halo matahari karena uap
air ada yang naik hingga tinggi sekali di atmosfer.Adapun proses halo
matahari sama dengan pelangi pada pagi atau sore hari setelah hujan.
Lengkungan pelangi sering terlihat di bagian bawah cakrawala.

Kalau halo matahari terjadi pagi hari, posisi matahari miring, partikel air
akan membiaskan cahaya matahari dalam skala besar. "Halo matahari terjadi di
tengah hari, bias cahaya matahari tidak terlalu besar," ujar dia.

Hingga petang hari, suasana Yogyakarta aman, tidak terjadi gejala alam yang
aneh. Warga pun seperti mulai melupakan halo matahari yang terjadi pada
siang harinya. (A-84/A-26).***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/131435

=======
2011/1/4 <[email protected]>

>    Ari saur pelajaran mah, cai nu katojo ku panon poe. Dibiaskeun tea...
> Tapi kapungkur saur nini abdi mah cingcirining menak2 nuju susah. Seueur nu
> dicerek. Kitu saurna mah..
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Jalak Pakuan <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Tue, 4 Jan 2011 12:54:59 +0800 (SGT)
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[kisunda] Srangenge cincinan katumbiri
>
>
>
> Bah Willy, KO, Bi Uti secara fisika ieu phenomena naon nya?
>
> Bah Imun? Hallo bah Imun aya hartosna henteu phenomena ieu?
>
> salam
> JP
>
> Makarya Mawa Raharja
>
>  Matahari Dikelilingi Pelangi Terlihat di Langit Yogya
> Selasa, 04 Januari 2011 | 11:24 WIB
> Besar<http://www.tempointeraktif.com/hg/jogja/2011/01/04/brk,20110104-303559,id.html#>
> Kecil<http://www.tempointeraktif.com/hg/jogja/2011/01/04/brk,20110104-303559,id.html#>
> Normal<http://www.tempointeraktif.com/hg/jogja/2011/01/04/brk,20110104-303559,id.html#>
>  [image: foto]  <http://image.tempointeraktif.com/?id=59350&width=490>
>
> Matahari Bercincin. (Facebook/Ully Dhedhek K.)
>
> *TEMPO Interaktif*, *Yogyakarta* - Sebuah peristiwa alam yang unik terjadi
> di langit Yogyakarta, Selasa (4/1). Matahari terlihat dikeliling pelangi.
> Berdasarkan pantauan Tempo, cincin pelangi ini makin lama makin terang.
> Sudah lebih setengah jam cincin itu belum juga hilang.
>
> Beberapa peserta yang mengikuti kuliah umum Profesor Suhartono Wiryopranoto
> tentang perpindahan Republik Yogya di Universitas Gajah Mada berhamburan.
> Mereka memotret fenomena alam yang jarang terjadi ini.
>
> Satu peserta yang keluar dan memotret, Sulistyono mengatakan peristiwa ini
> sering ia lihat ketika masih kecil. Menurut cerita orang tuanya, tanda alam
> ini mengisyaratkan raja sedang bersedih atau ada peristiwa yang tidak biasa
> sedang terjadi.
>
> Perserta lain Damayanti meyakini peristiwa ini sebuah pertanda bahwa akan
> ada perdamaian. Tapi peserta yang lain, Niko bingung dengan fenomena alam.
> "Ini tanda malapetaka atau berkat ya?" ujarnya.
>
> *BERNADA RURIT *
>
>
>

Kirim email ke