Saur abdi mah bertenggerna pengusaha cina tos mulai bergeser teu sapertos kapungkur, ayeuna mah seueur pisan pengusaha jawa, sunda jsb nu sukses oge, abdi teu satuju sukses kusabab hemat, pelit, meregehese gaya cina, nu penting saling tulungan jeung sasama, nu gede nulungan nu leutik, nu leutik ulah ngarewongan wae nu gede, pacekel2 leungeun ngabangun bisnis babarengan Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: mh <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 5 Feb 2011 04:20:19 To: Ki Sunda<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [kisunda] "Liang Ru Er Chu", Jurus Dagang Babah? Inilah Filosofi Bisnis Orang Tionghoa Jumat, 4 Februari 2011 | 08:41 WIB *JAKARTA, KOMPAS.com *- Masyarakat Tionghoa di Indonesia terkenal jago berbinis. Pada umumnya, bisnis mereka tergolong berhasil. Lantas, apa yang membuat bisnis mereka sukses? Seorang pengusaha Tionghoa, Nyoto Suhardjoyo mengatakan, kiat bisnis seorang Tionghoa sangat bertalian dengan filosofi atau gaya hidup mereka. Dalam berusaha, kata Nyoto, orang Tionghoa cenderung rajin dan ulet. "Contohnya, perantau China yang ada dimana-mana, saat merantau tidak membawa apa-apa, hanya baju dan celana, tapi kenap akhirnya berhasil? Karena rajin," katanya dalam pameran "Gerakan Kewirausahaan Nasional", Jakarta, Kamis (3/2/2011). Selain itu, pengusaha Tionghoa, lanjut Nyoto, senatiasa hidup sederhana dan hemat. Mereka memegang peribahasa "Liang Ru Er Chu" yang artinya pengeluaran disesuaikan dengan pemasukan. Pengusaha China-pun, lanjut Nyoto, selalu berusaha menjaga kepercayaan pelanggan maupun rekan bisnisnya. "Kepercayaan, itu modal untuk dijaga. Kalau sesorang tanpa kepercayaan, karirnya habis. Apalagi dalam perdagangan," katanya. Terakhir, menurut Nyoto, yang menjadi kunci sukses orang Tionghoa dalam berbisnis adalah menggunakan kebaikan hati atau jujur. *Icha Rastika* *Dapatkan artikel ini di URL:* http://www.kompas.com/read/xml/2011/02/04/08414524/Inilah.Filosofi.Bisnis.Orang.Tionghoa
