jigana mun ahmadiyah teu ngaku islam mah moal diserang. usul ah ka urang ahmadiyah, kumaha mun ngaran agamana diganti.
________________________________ Dari: Ilen Kardani <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sel, 8 Februari, 2011 23:26:42 Judul: [kisunda] Semah parasea di buruan urang Penyerangan Ahmadiyah tidak Beradab Penyerangan terhadap jemaah Ahmadiyah di Kampung Pendeuy, Desa Umbulan, Cikeusik, Pandeglang, Banten, Minggu (6/2/2011) sungguh tidak beradab dan tidak menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila, menodai kebebasan umat beragama, melanggar hak asasi, melanggar norma, kesusilaan. Sebiadab itukah manusia Indonesia, dimana letak hati nuraninya. Agama tidak mengajarkan kekerasan, apalagi agama Islam, tidak ada dalam Islam kekerasan. Islam itu cinta damai, toleran, menghargai sesama dan begitu juga agama-agama lainnya sangat menjunjung tinggi itu. sebagai solisinya adalah menurut penulis kembali keajaran agama, mempelajarinya secara komprehensif jangan setengah-setengah, tekan hawa nafsu dan emosi dengan banyak beribadah, sirami rohani dengan berdzikir bagi islam dan agama lainnya menyesuaikan dengan ajarannya masing-masing. Berubah berawal dari diri kita, keluarga, masyarakat dan khalayak umum. Semangat Indonesiaku jangan saling menyalahkan namun berebutlah salah. Sent from my iPhone
