sumber : http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&view=article&id=29566:korban-tewas-kerusuhan-tehran-ternyata-mahasiswa&catid=17:berita3&Itemid=18
Persatuan
Mahasiswa Islam Iran mengeluarkan pernyataan keras yang isinya mengecam
kelompok fitnah yang biasa disebut dengan istilah Gerakan Hijau.
Pernyataan itu dirilis menyusul tewasnya seorang mahasiswa Institut
Seni.
Statemen
itu menyebutkan bahwa warga yang dipastikan meninggal akibat kerusuhan
kelompok fitnah adalah seorang mahasiswa Institut Kesenian. Dalam
statemen itu disebutkan bahwa seorang mahasiswa tak berdosa menjadi
korban ulah pendukung Mir Hossein Mousavi dan Karoubi. Untuk itu,
Persatuan Mahasiswa Islam Iran mengecam kerusuhan yang hanya diikuti
oleh segelintir orang. Akan tetapi karena ulah kasar perusuh, warga
sipil yang kemudian diketahui sebagai mahasiwa menjadi korban kerusuhan
tersebut.
Para
mahasiswa dalam statemennya menuntut supaya para pemimpin fitnah yang
sekarang ini masih menhirup udara bebas, supaya segera diadili karena
ulah-ulah mereka yang kunjung selesai.
Mir
Hossein Mousavi dan rekan-rekannya seperti Karoubi dan Mantan Presiden
Iran, Mohammad Khatami disebut-sebut sebagai para pemimpin fitnah yang
hingga kini belum diadili. Padahal nama mereka selalu disebut dalam
pengadilan pihak-pihak yang terlibat dalam kerusuhan pasca pemilu.
Setelah
kalah dalam pemilu presiden kesepuluh. Mousavi menuding Presiden
terpilih Ahmadinejad sebagai pihak yang curang. Akan tetapi Mousavi
hingga kini, tidak dapat membawakan bukti-bukti kecurangan. Padahal
Dewan Garda Revolusi Islam Iran yang juga pemantau pemilu di Iran
selalu memberi peluang kepada Mousavi dan kandidat yang kalah lainnya
untuk mengajukan pengaduannya. Akan tetapi Mousavi yang kini didukung
Barat, khsususnya AS, lebih memilih jalur-jalur illegal. Hingga kini,
ulah Mousavi sudah menelan banyak korban.
Sebelumnya, oknum
penyebar fitnah dan kriminal di Iran menembaki warga dan pejalan kaki
dalam aksi ilegalnya Senin (14/2) mengakibatkan seorang warga tewas.
Seperti
dilaporkan Fars News mengutip sumber-sumber pemberitaan, oknum penyebar
fitnah dan kelompok munafikin Senin malam mengelak melakukan kerusuhan
di jalan-jalan Tehran serta menembaki pejalan kaki. Akibatnya seorang
warga dilaporkan tewas. Selain itu, aksi brutal mereka juga menciderai
sejumlah warga lainnya. Saat ini warga yang terluka sudah dilarikan ke
rumah sakit untuk menjalani perawatan. (IRIB/Farsnews/AR/SL)