________________________________
sumber :
http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&view=article&id=29710
barokahna muludan rasulullah saww ( 12-17 rabiulawwal)
perwakilan ulama : Ihwanulmuslimin, ulama libanon, suriah, mesir, Iraq,
malaysia, indonesia, dll...
Rahbar Beri Resep Jitu Hadapi AS Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau
Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan, musuh berupaya
mengesankan revolusi rakyat di Tunisia, Mesir dan di belahan lain dunia Islam
sebagai gerakan tidak Islami, padahal gerakan rakyat tersebut sudah pasti
Islami, karena itu harus diperkuat.
Sebagaimana dilaporkan IRNA, Ahad sore (20/2), Ayatullah Khamenei ketika
menerima kunjungan para undangan Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-24
di Tehran, menilai kondisi dunia Islam saat ini sebagai sebuah fase bersejarah
dan sangat sensitif.
"Memahami dengan benar fase sensitif tersebut, memperkuat keimanan rakyat,
menjaga persatuan, tidak takut terhadap hegemoni Amerika Serikat dan memiliki
pandangan positif terhadap janji pertolongan Allah Swt, merupakan syarat
keberhasilan dan kemenangan gerakan langka jutaan rakyat di dunia Islam," tegas
Rahbar.
Ketika menjelaskan kondisi dunia Islam saat ini, Ayatullah Khamenei menuturkan,
alasan pentingnya fase bersejarah saat ini adalah jika dipahami dengan benar
dan
diluruskan, maka problema-problema dunia Islam akan terselesaikan, namun jika
tidak dimengerti dengan benar dan dimanfaatkan dengan tepat, maka akan menjadi
pemicu krisis baru di dunia Islam.
Seraya menilai tak ada tandingannya partisipasi jutaan rakyat dalam kondisi
sekarang di dunia Islam, Rahbar menegaskan, kemenangan Revolusi Islam Iran juga
karena partisipasi jutaan warga dan gerakan ini tidak mungkin terjadi kecuali
berkat keimanan.
Menurut Rahbar, partisipasi rakyat hingga mencapai hasil final dan juga
memelihara pencapaian itu sebagai dua faktor penting lainnya di samping gerakan
itu sendiri. Masih menurut Rahbar, AS merupakan masalah utama dunia Islam dan
kendala ini harus disingkirkan dari dunia Islam serta memperlemah Amerika.
Satu-satunya jalan adalah berharap kepada Allah Swt dan punya pandangan baik
terhadap janji-janji Tuhan.
Lebih lanjut, Ayatullah Khamenei menyinggung semakin melemahnya AS di banding
tahun-tahun sebelumnya. Ditegaskannya, dampak pandangan positif terhadap
janji-janji Tuhan adalah berjuang dan melangkah maju ke depan, sementara hasil
prasangka buruk terhadap Sang Pencipta adalah rasa takut dan tunduk di hadapan
musuh.
Berbicara tentang kemajuan sains Iran khususnya di bidang teknologi nuklir,
Rahbar menilai pencapaian itu sebagai hasil kerja keras dan perjuangan para
ilmuan muda yang tulus dan bertaqwa. Ditambahkannya, Republik Islam Iran di
bidang nuklir telah mampu menyelesaikan masalah ini dan membuat banyak kemajuan
di tengah tekanan Barat.
"Propaganda Barat tidak lagi efektif, karena mereka tertinggal jatuh di
belakang
Republik Islam Iran dan perjalanan waktu akan menguntungkan Iran," kata Rahbar.
"Pengalaman Iran merupakan sebuah pengalaman bagi seluruh negara Islam. Kini
rakyat Mesir adalah rakyat yang arif dan punya sejarah gemilang keislaman.
Mereka kini aktif, tapi perlu berhati-hati agar musuh tidak menyelewengkan
gerakan rakyat dan jangan sampai musuh menitipkan antek rezim Firaun,"
tegasnya."Pada tahap pertama, ulama, pemikir, tokoh dan rakyat Mesir
berkewajiban untuk mengawal gerakan rakyat, dan selanjutnya menjadi tugas
seluruh umat Islam. Rasa tanggung jawab bangsa-bangsa Islam terhadap sesama
merupakan dampak paling penting persatuan Islam," jelas Rahbar. (IRIB/RM)