hiji parte tos halo-halo moal ngadukung deui Foke kaluar usul gubernur DKI dipilih dprd sanes pemilihan langsung haneut keneh cenah bin cenah si bentang ti eta parte hayang jadi gubernur DKI penduduk dki?... siap2 parasea weeee Makarya Mawa Raharja
________________________________ Dari: Roza R. Mintaredja <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sen, 14 Maret, 2011 17:01:24 Judul: Re: [kisunda] Milih Gubernur? tos aya anu uninga dina amandemen UUD, aya hiji pasal anu negeskeun yen PRESIDEN DIPILIH OLEH PARTAI.?????????? wilujeng ah, janten nyarambung pan? hidup PARTAI. *hn*R3M 2011/3/10 Ki Hasan <[email protected]> >Kamis, 10 Maret 2011 > > >Usulan Dalam Rakernas ADPSI 2011 >Gubernur Tak Dipilih Rakyat > > >ASIA AFRIKA,(GM)- >Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) mengusulkan agar gubernur ke >depan dipilih oleh DPRD. Pasalnya kini banyak kepala daerah dan wakilnya yang >dipilih langsung rakyat, ternyata tidak harmonis. > > >Usulan tersebut dilontarkan Ketua ADPSI, Ferrial Sofyan pada Rapat Kerja >Nasional (Rakernas) ADPSI di Gedung Merdeka, Jln. Asia Afrika Bandung, Rabu >(9/3). Acara tersebut dibuka Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi. >Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPR RI Marzuki Alie, Gubernur Jabar >Ahmad >Heryawan, dan Ketua DPRD Provinsi Jabar Irfan Suryanagara. > > >Ferrial menyatakan, dalam rakernas ini pihaknya meminta agar gubernur dipilih >langsung oleh DPRD. Sebab akibat dipilih langsung oleh rakyat, kepala daerah >dan >wakilnya banyak yang tidak harmonis. > > >Terlebih, lanjutnya, dengan dipilih langsung rakyat, biaya yang harus >dikeluarkan pun jauh lebih besar dibanding dengan pemilihan oleh DPRD. >"Melihat >kondisi saat ini, kepala daerah dan wakilnya hanya harmonis sekitar 6 bulan. >Ke >sananya pasti tidak akan harmonis lagi dan mencari popularitas. Hal ini >berdampak pada proses pembangunan yang kurang maksimal. Makanya kami >mengusulakn >gubernur dipilih oleh DPRD, karena nantinya tidak ada lagi embel-embel mencari >popularitas," ungkap Ferrial. > >Hal senada diungkapkan Ketua DPR RI, Marzuki Alie. Ia mengatakan, saat ini DPR >RI lebih setuju jika gubernur dipilih oleh DPRD. > > >Sehubungan hal itu, ia menyatakan, kini DPR tengah membahas perubahan regulasi >pemilihan gubernur. Pihaknya masih mencari sistem yang cocok untuk diterapkan >dalam proses pemilihan gubernur. > > >"Secara ekstrem saya sempat mengusulkan jika gubernur tidak usah dipilih. >Gubernur diposisikan sebagai pejabat karier yang ditunjuk langsung pemerintah >pusat. Jadi yang dipilih langsung hanya presiden dan bupati/wali kota saja. >Tapi >jika ini tidak bisa diimplementasikan, saya berpendapat pemilihan gubernur >idealnya dipilih oleh DPRD," ungkap Marzuki. > >Terkait ketidakharmonisan antara gubernur dan wakilnya pun diakui Mendagri >Gamawan Fauzi. Ia menyatakan, keharmonisan mereka paling lama bertahan selama >dua tahun. Setelah itu cenderung jalan masing-masing. > >Sehubungan hal itu, ia pun menyetujui agar gubernur ke depan tidak dipilih >langsung oleh rakyat. "Seiring revisi UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan >Daerah, kami akan merumuskan hal ini. Apakah gubernur mau tetap dipilih >langsung >atau oleh DPRD atau gubernur tetap dipilih langsung, sementara wakilnya >ditunjuk >dari birokrat. Masalah ini masih dibahas. Saya juga mengakui hal ini ada pro >dan >kontra," jelasnya. (B.96)** > >http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110310061850&idkolom=tatarbandung > > >
