Presiden SBY Akan Buka Silatnas ke II Raja dan Sultan
Rabu, 13/04/2011 - 14:46

 [image: RETNO HY/"PRLM"]
RETNO HY/"PRLM"
RAJA Samu Samu VI De Laatstse Van Koning Stamboom Abubu, Nusa Laut, Maluku -
YM. Upu Latu M.L. Benny A. Samu Samu didampingi Ketua Umum Silaturahmi
Nasional (Silatnas) II Raja dan Sultan Se-Nusantara, Sultan Sepuh XIV
Keraton Kasepuhan Cirebon, Arief natadiningrat, Pangeran Raja Adipati (PRA)
Arief Natadiningrat saat memaparkan program kediatan Silatnas II Raja dan
Sultan SE Nusantara yang akan diselenggarakan di Gedung Merdeka Bandung,
Juni mendatang.*

BANDUNG,(PRLM). Silaturahmi Nasional (Silatnas) Raja dan Sultan Se-Nusantara
2011 direncanakan akan diseelnggarakan di Gedung Merdeka Kota Bandung pada
25-26 Juni mendatang. Rencana Silatnas ke II Raja dan Sultan Se-Nusantara
akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut akan membahas
sejumlah isu penting menyangkut keberadaan dan peran Raja serta Sultan dalam
interaksi berbangsa termasuk soal keistimewaan.

"Dipastikan sebanyak 220 raja dan sultan serta 80 permesuri akan hadir dari
sekitar 300 raja dan sultan yang ada. Secara keseluruhan ada 500 undangan
dalam kegiatan ini," ujar Ketua BP SilatnasII , Sultan Sepuh XIV Keraton
Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, dalam
paparannya pada persiapan Silatnas II Raja dan Sultan Se-Nusantara 2011,
bertempat di ruang rapat lantai tiga, kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Jawa Barat, Jalan L.LR.E. Martadinata 209 Bandung, Rabu (13/4).

Dikatakan Pangeran Arief, dalam Silatnas II yang akan diselenggarakan di
Bandung nanti, sejumlah agenda pembahasan itu lebih ditujukan mengupas
persoalan yang selama ini dianggap keraton dan kesultanan membutuhkan sebuah
kejelasan. Diantaranya, perlunya UU Adat untuk mengatur hak ulayat guna
mendapatkan penyelesaian yang memadai, terutama saat bersinggungan dengan
kepentingan besar.

Kemudian peran keraton dalam UU Pemda yang merasa belum diakomodir. Dalam
perundangan, tugas membina kebudayaan baru sebatas menempatkan kepala
daerah.

Selain itu, Silatnas II juga bakal menyinggung soal keistimewaan dalam
kaitan dengan dinamika perkembangan di sekitarnya.

"Persoalan itu akan dibahas lengkap dalam silaturahmi tersebut," ujar
Pangeran Arief, yang berharap dalam pelaksanaan Silatnas II nanti terwujud
kesepahaman yang kembali memunculkan peranserta dan eksistensi kerajaan dan
kesultanan dalam menggerakan roda pembangunan negara. (A-87/kur)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/141487

Kirim email ke