Dipublikasikan pada *Radio Netherlands Worldwide * (http://www.rnw.nl)

------------------------------
Di Minahasa Juga ada Jantje
Oleh *Jean van de Kok*
Dibuat *14 April 2011 15:38*
 [image: image/jpeg
icon]nederlands.jpg<http://cdn.radionetherlands.nl/data/files/images/lead/article/2011/04/nederlands.jpg>

*Marietje dan Jantje - dua nama Belanda yang juga dikenal di Minahasa.
Sebutan tante dan oom, ik untuk saya, zus dan broer untuk mbak dan mas juga
biasa digunakan dalam bahasa sehari-hari. Pengaruh bahasa Belanda memang
kuat di Minahasa, itu warisan masa silam. Bagaimana dengan masa kini?
Bagaimana posisi bahasa Belanda di Sulawesi Utara?*

Ibu Julie Woworuntu mengajar bahasa Belanda di Universitas Sam Ratulanggi.
Ia sehari-hari menyampaikan lika-liku tata bahasa Belanda kepada para
mahasiswa yang membutuhkannya sebagai bahasa sumber. Perlukah?

* Motivasi
*Ibu Julie Woworuntu sudah lama mengajar bahasa Belanda di fakultas hukum,
sejak tahun 1980an ia menjadi dosen. Sebelumnya ia mengajar di fakultas
sastra. Minat orang di Minahasa pada bahasa Belanda sebenarnya besar. Tapi
kemampuannya diragukan ibu Julie, "sedikit payah," katanya. Diperlukan
motivasi, yang tersisa dari jaman Belanda adalah, orang Minahasa generasi
tua yang masih mengenal bahasa ini. Menurut generasi muda, bahasa Inggris
itu bahasa dunia, bahasa Belanda hanya dibutuhkan kalau studi di Belanda.
Padahal bahasa Belanda itu masih penting, untuk studi di perguruan tinggi
demikian ibu Julie Woworuntu.

Itu dialami sendiri oleh ibu Juli. Walaupun tidak mengalami sendiri sekolah
Belanda, ia belajar sendiri lewat buku-buku dan sekarang mengajar bahasa
Belanda. Buku-buku yang disediakan pemerintah Belanda, bacaan anak-anak
muda. Mencari kata-kata yang tak dikenal di kamus dan dengan begitu menambah
pengetahuan bahasa Belanda.

Ia juga belajar sendiri tata bahasa Belanda, terutama bentuk kata kerja masa
lampau, masa kini dan masa mendatang. Ucapan itu sebenarnya tidak susah bagi
lidah Manado, pelan-pelan dilatih.

*Generasi tua
*Ibu Julie tidak bisa menjelaskan mengapa generasi tua Minahasa tidak
meneruskan bahasa Belanda kepada generasi muda. Hanya keluarga-keluarga
tertentu yang menggunakan bahasa Belanda dalam komunikasi sehari-hari. Tapi
yang mencolok, keluarga-keluarga yang berbahasa Belanda sangat mementingkan
tata krama, yang dianggap penting dalam keluarga-keluarga ini.

Jadi susah juga menarik minat generasi muda untuk belajar bahasa Belanda.
Perlu motivasi. Di fakultas-fakultas yang mewajibkan bahasa Belanda, mereka
perlu ambil kuliah bahasa Belanda. Untuk satu semester saja tentu tidak
cukup, harus dipraktekkan beberapa waktu. Motivasi untuk belajar bahasa
Belanda yang penting apalagi kalau ada bea siswa untuk studi di Belanda.

Akhirnya ibu Julie Woworuntu menceritakan pengalamannya yang lucu, terutama
*uitspraak* atau pengucapannya.  Ucapan 'u" dan "oe" misalnya dalam kata *huur
*atau sewa, dan *hoer *untuk pelacur. Hal ini memberi situasi lucu dan salah
ucap mengakibatkan kesalahpahaman.

Mengenal bahasa asing penting untuk kemajuan bangsa demikian ibu Julie
Woworuntu, setelah Indonesia merdeka bahasa Belanda tetap penting.
*
Ingin dengar wawancara selengkapnya? Klik ujung tanda panah berikut:*
 ------------------------------
*URL sumber:*
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/di-minahasa-juga-ada-jantje
 *Links:*
 *Images:*
[i1]
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/data/files/images/lead/article/2011/04/nederlands.jpg
[i2] http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia

Kirim email ke