Inget harita teh kungsi aya nu nanya duren nu kelirna beureum. Ieu duren teh
di Borneo di sebut Pampakin.
Tah ieu artikelna:

==========
Merasakan Nikmatnya
Pampakin<http://ransel-merah.blogspot.com/2010/02/merasakan-nikmatnya-pampakin.html>
 Diposkan oleh ranselmerah / di
22:03<http://ransel-merah.blogspot.com/2010/02/merasakan-nikmatnya-pampakin.html>
/
Label: Barabai <http://ransel-merah.blogspot.com/search/label/Barabai>,
Kalimantan
Selatan <http://ransel-merah.blogspot.com/search/label/Kalimantan%20Selatan>,
Pampakin <http://ransel-merah.blogspot.com/search/label/Pampakin> /
<http://3.bp.blogspot.com/_qYbhikuaADs/S3zUDtz22XI/AAAAAAAABEI/D2F-60-fzu4/s1600-h/pam+1.jpg>

Awalnya Saya berfikir buah durian itu akan selalu memiliki warna seragam
pada dagingnya, dan tidak terlintas sedikitpun bahwa ada buah yang
menyerupai durian namun dagingnya berwarna orange. Sebelumnya Saya berangkat
menuju Banjarmasin melalui Surabaya, dan perjalanan pun berlanjut menuju
Barabai yang memakan waktu hampir 3 jam, di Barabai terdapat pasar yang
menjadi primadona masyarakat Kalimantan Selatan, tempat bertemunya penjual
dan pembeli ini, menawarkan berbagai jenis kebutuhan hidup, mulai dari
sayur, masakan tradisional, alat-alat rumah tangga hingga buah-buah lokal.

Buah yang mendominasi Pasar Barabai adalah buah Cempedak dan buah Pampakin,
kalau cempedak cukup Saya kenal namun berbeda halnya dengan Pampakin, buah
ini menyerupai buah durian namun yang cukup membedakan adalah warna
dagingnya yang berwarna orange. Sebenarnya perjalanan ke Kalimantan Selatan
bukan perjalanan pertama kali, sebelumnya pernah diexpose di blog ini
tentang perjalanan Saya ke Hamayung dengan judul Negeri di Atas Sungai,
namun kesempatan benar-benar belum berpihak kepada Saya untuk menikmati
Pampakin, dan tepat 2 hari yang lalu akhirnya Saya dapat merasakan keunikan
bentuk dan rasa Pampakin.

<http://2.bp.blogspot.com/_qYbhikuaADs/S3zU9ZwqV2I/AAAAAAAABEQ/U856GKHkvE4/s1600-h/pam+2.jpg>
<http://1.bp.blogspot.com/_qYbhikuaADs/S3zVLCX6nXI/AAAAAAAABEY/23Wwkh7BHvA/s1600-h/pam+3.jpg>

<http://3.bp.blogspot.com/_qYbhikuaADs/S3zVQLJcI-I/AAAAAAAABEg/eEkNaztA3T8/s1600-h/pam+4.jpg>

Pampakin, untuk jenis Mantuala, sangat digemari karena rasa dan baunya yang
enak. Harganyapun tidak terlalu mahal berkisar diantara 5-10 ribu per buah.
Warga yang berburu membeli Pampakin ternyata tak hanya warga Barabai, tapi
juga warga kota lain yang sedang ada di Barabai. Sebenarnya Pampakin adalah
buah lokal asal Kalimantan yang tumbuh di rimba belantara, rasa dan baunya
tidak begitu menyengat seperti durian, tidak terlalu manis dan agak padat
dagingnya, namun lezat.

Ketika berkunjung ke Kalimantan Selatan, suhu setempat mencapai 33°C, cukup
panas dan memaksa Saya untuk selalu minum melepas dahaga, namun kondisi
tersebut berubah menjadi kebahagiaan, betapa tidak terik panas matahari yang
menyengat membuat dahaga berada di puncak kerongkongan, hilang terbasuh
segelas es kelapa muda yang tersaji nikmat dengan susu kental manis dan
jeruk nipis, nikmat….

<http://4.bp.blogspot.com/_qYbhikuaADs/S3zXG0NKFvI/AAAAAAAABE4/j2AAhShYGHQ/s1600-h/es+.jpg>

Jika ada kesempatan berkunjung ke Kalimantan Selatan, tidak ada salahnya
mencoba kelezatan Pampakin dan es kelapa muda, selamat mencoba!

<http://4.bp.blogspot.com/_qYbhikuaADs/S3zXDGWVVwI/AAAAAAAABEw/7QH6-DOqxSM/s1600-h/jaln.jpg>


http://ransel-merah.blogspot.com/2010/02/merasakan-nikmatnya-pampakin.html

Kirim email ke