Narasi Nabi (catatan novel-novel profetis)
Oleh AHMAD SAHIDIN
BEBERAPA pekan lalu saya menyempatkan diri bersama istri ke sebuah Toko Buku
di Bandung. Selain dalam rangka mencari buku-buku yang dibutuhkan, juga untuk
meng-update informasi tentang perbukuan. Saat berjalan ke sana kemari; dari rak
ke rak, sampailah pada rak khusus novel. Betapa kagetnya saya melihat
novel-novel yang dipajang di sana, yang sebagian besar diisi dengan novel yang
bertemakan sejarah dan tokoh lokal seperti Siliwangi, Prajurit Pajajaran,
Perang Bubat, Gajah Mada, Raden Saleh, Samudera Pasai, dan beberapa novel
terjemahan dari luar negeri.
Begitu juga pada saat datang pada pameran buku yang berlokasi di Jalan Braga
Bandung, terdapat beberapa novel sejarah yang diterbitkan oleh Tiga Serangkai,
Bentang, Eldeweis, Sygma, dan lainnya.
Sembari melihat-lihat novel, saya bertanya-tanya dalam hati: kenapa sekarang
lebih banyak novel yang bertemaka sejarah dan tokoh lokal? Saya terus berpikir,
tetapi tidak dapat menyimpulkan gejala tersebut. Namun bagi saya selaku
penikmat buku, banyaknya novel yang bernuansa sejarah dan tokoh-tokoh lokal,
dapat bisa disebut kemajuan karena kalau dilihat dari tema-tema novel Indonesia
sebelumnya masih bertemakan klasik: cinta, pengorbanan, tobat, perselingkuhan,
cinta terlarang, petualangan, dan traficking.
Selain itu, saya juga menemukan beberapa novel terjemahan tentang Nabi Muhammad
saw dan khualafa ar-rasyidun (Abu Bakar, Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan,
dan Sayyidina Ali bin Abi Thalib) karya Abdurrahamn Syarqawi.
Juga terdapat novel biografi Muhammad saw yang ditulis orang Indonesia.
Misalnya Idrus Shahab dengan judul “Sesungguhnya, Dialah Muhammad” yang
beberapa kali cetak ulang dan “Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan” karya Tasaro
GK dan Mei 2011 akan diluncurkan buku keduanya “Muhammad: Para Pengeja Hujan”.
Saya tidak tahu; apakah isinya akan lebih banyak nuansa imajinasi atau fakta
yang disuguhkan seorang Tasaro dalam karya lanjutan tersebut. Mudah-mudahan
bukan sebuah pengulangan dari kisah lama yang dikemas dalam narasi baru. Kita
tunggu dan lihat bersama.
Kemudian muncul novel seri inspirasi Nabi yang ditulis oleh Fatih Beeman dan
diterbitkan Salamadani (Agustus 2010). Ada empat judul: Yusuf, Sulaiman, Daud,
dan Musa.
Keempat novel ini, kabarnya terinspirasi dari kisah para Nabi yang ditulis
dengan gaya penulisan sastrawi berbentuk novel. Mungkin hal baru yang disajikan
dalam novel tersebut adalah seting zamannya dan lokasi serta konteks cerita.
Apalagi kalau dilihat dari jumlah halaman yang kurang tebal, tampaknya novel
inspirasi Nabi ini dapat disebut ”karya tanggung” dan terlalu dipaksakan
sehingga kurang berkesan sempurna untuk ukuran novel Indonesia. Apabila
dibandingkan dengan Tasaro GK, Ayu Utami, atau Ahmad Tohari, sangat jauh
kelasnya.
Mungkin sebagai catatan untuk perbaikan ke depannya, saya menemukan beberapa
“ketanggungan”. Pertama, peralihan cerita demi ceritanya sangat dekat sehingga
alurnya terasa loncat-loncat; tersekat dan terpenggal saat membacanya. Kedua,
tokoh-tokoh muncul begitu saja tanpa ada latar belakangnya atau penjelasan di
akhir. Ketiga, konflik yang dibangun kurang dramatis dan terasa kering serta
endingnya pun kurang seru dan memuaskan. Keempat, penggunaan dan pilihan diksi
(kata) masih biasa-biasa sehingga saya selaku pembaca tidak mendapatkan
pencerahan baru.
Setelah membacanya, saya jadi bertanya-tanya: apa yang hendak disuguhkan oleh
Fatih Beeman? Apakah hanya mengambil setting kisah Nabi semata dan
mengalihkannya dalam bentuk cerita lain dengan alur sama? Atau membuat kisah
yang sekadar terinspirasi kisah Nabi? Namun dari pertanyaan itu saya sedikit
memahami: kemungkinan naskahnya belum final dan diburu-buru oleh penerbit
karena dikejar target marketing untuk bersaing dengan novel-novel sejarah kini
sedang marak. Kalau hanya sekadar memenuhi tuntutan market dan tren, tanggung
jadinya.
www.ahmadsahidin.wordpress.com
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/