He..he..he... keur ngembangkeun semangat senyum bae, urang mah kedah impor dan 
teu aya catetan luluhur urang bageur tur murah senyum????

pun tabe
ER



________________________________
Dari: Roza R. Mintaredja <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Dikirim: Selasa, 19 April 2011 10:55
Judul: Re: [kisunda] Mengetuk Pintu Tuhan


  
wah katingalna sae eta jalan kang jalal teh
hn*R3M


2011/4/18 Ahmad Sahidin <[email protected]>

  
>Buku : JALAN RAHMAT; Mengetuk Pintu Tuhan 
>Penulis: Jalaluddin Rakhmat
>Terbit: April 2011
>Penerbit: Quanta Elexmedia komputindo
>
>Suatu hari seorang Arab dari dusun mengotori masjid Nabawi. Puluhan sahabat 
>Nabi serentak berdiri, sebagian menghunus pedang mereka, siap menghentak 
>kepalanya: a fadhribu `unuqahu ya Rasulallah? teriak seorang di antara mereka. 
>
>"Apa harus aku pukul tengkuknya Ya Rasulallah?" Rasulallah Saw. menggeleng. Ia 
>memerintahkan agar Arab dusun itu dibiarkan. Setelah itu, ia minta sahabat 
>mengambilkan ember berisi air. Lalu ia mencuci bekas kotoran itu dengan 
>tangannya sendiri. Inilah perwujudan rahmat Allah bagi alam semesta. Ia 
>tebarkan kasih, ia sunggingkan sebaris senyum, ia berdakwah dengan cara yang 
>indah, dengan perilaku yang terpuji.
>
>Sungguh, betapa umat manusia merindukan orang seperti beliau. Sebarkan 
>senyuman Sang Nabi. Inilah misi yang diusung oleh buku ini. Menyebarkan 
>semangat senyum Sang Nabi. Di tengah kecamuk angkara murka, reka perdaya 
>durjana, dan musibah yang menguji rongga dada, merindukan Sang Nabi adalah 
>obat penenteram jiwa. Inilah jalan Sang Nabi, jalan rahmatan lil `alamin. 
>Melalui buku ini, KH DR Jalaluddin Rakhmat ingin mengajak kita semua kembali 
>pada misi awal Sang Nabi.
>
>Dengan bahasa yang mudah, ulasan yang indah, dan kisah-kisah yang menggugah, 
>ia memaparkan peta perjalanan untuk meneladani manusia kekasih Tuhan ini. 
>Lengkap dengan bekal perjalanan, dasar perjalanan dan teladan-teladan manusia 
>pilihan sepanjang zaman.
>
>Semoga kita semua dapat memberanikan diri menghamba dan mengetuk pintu Tuhan, 
>yang terbuka lebar melalui jalan rahmat, jalan Rasulullah saw., keluarganya 
>yang suci, dan para sahabat yang shaleh. Membaca buku ini, kita diajak untuk 
>menegakkan Islam Madani, Islam sebagai rahmat untuk alam semesta.
>
>www.ahmadsahidin.wordpress.com
>

 

Kirim email ke