Anjing Laut Dapat Mengendus Ikan Besar Hanya dengan Kumis
Jumat, 13/05/2011 - 01:12
 [image: national geographic/"prlm"]
national geographic/"prlm"

ROSTOCK, (PRLM).- Anjing laut dapat mengendus ikan besar dengan hanya
menggunakan kumis. Demikian hasil penelitian universitas di Jerman, seperti
dikutip BBC, Kamis (12/5).

Uji coba telah dilakukan terhadap seekor anjing laut yang ditutup mata serta
pendengarannya. Para ilmuwan mengatakan, dengan kondisi seperti itu, anjing
laut tetap dapat mengendus makanannya.

Dr Wolf Hanke dan para ilmuwan dari Pusat Sains Kelautan di Universitas
Rostock, Jerman menyatakan kumis anjing laut sangat sensitif. Mereka
mengatakan anjing laut yang sudah terlatih, yang diberi nama Henry, dapat
mencium ikan buatan dari jarak 100 meter dengan kumisnya.

Para ilmuwan juga meneliti apakah anjing laut dapat menggunakan kumis untuk
mengetahui bentuk dan ukuran mangsa. Temuan mereka diterbitkan di Jurnal
Biologi Eksperimental.

Di kolom terbuka di kebun binatang Cologne, tim ilmuwan membuat kotak dengan
sejumlah pemisah berisi umpan yang dibuat seolah ikan yang berenang. Anjing
laut, Henry, berenang di kotak yang disediakan dan dapat mencari mangsanya.

Melalui penelitian ini, para ilmuwan mengatakan anjing laut juga dapat
mengetahui apa saja yang tertinggal dalam kotak itu. "Anjing laut dapat
mengetahui bentuk dan ukuran barang yang bergerak di air dan barang apa saja
yang tersisa dengan menggunakan kumis. Anjing laut menggunakan apa yang
disebut indra hydrodynamic. Ini sangat penting bagi anjing laut karena
penglihatan mereka di bawah laut terbatas sementara indra pendengaran tidak
dapat digunakan," kata Dr Hanke.

Walaupun para peneliti hanya menggunakan seekor anjing laut yang terlatih,
mereka menyatakan kemampuan itu juga terbukti pada anjing laut lain. Para
peneliti mengatakan kumis sensitif ini sangat besar gunanya bagi spesies ini
sehingga mereka dapat memburu ikan dengan kalori paling tinggi. "Fungsi
kumis ini dapat membedakan ikan dengan berbagai bentuk dan ukuran dan hal
ini dapat menghemat waktu serta energi dalam perburuan di laut," katanya.

Para peneliti mengatakan dengan menggunakan kumis, anjing laut dapat
mengoptimalkan perburuan mereka dengan mencari ikan besar. Anjing laut
(Phoca vitulina) banyak ditemukan di Atlantik utara dan di utara Samudra
Pasifik. Spesies ini juga dikenal karena paling mudah beradaptasi di kawasan
air keruh di Laut Utara dan di air jernih Samudra Pasifik. Hampir 5% dari
populasi anjing laut dunia terdapat di pesisir Inggris. (bbc/das)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/144967

Kirim email ke