ABI (Ahlul Bait Indonesia)

Ahlulbait Indonesia Dideklarasikan

15/06/2011 20:13
Liputan6.com, Jakarta: Kecintaan pada Rasulullah SAW dan Ahlulbait menjadi 
bagian dari sejarah dan budaya masyarakat Indonesia sejak Islam hadir. 
Kecintaan 

itu demikian melekat dan mengakar dalam berbagai tradisi Nusantara sehingga 
melahirkan Islam yang penuh toleransi, menjunjung tinggi keragaman, 
mengedepankan perdamaian, dan kesediaan mempertahankan harga diri dan 
kemerdekaan serta membela kaum tertindas.

"Lahir dari kecintaan dan ikatan yang telah mengakar itulah sejak lama 
masyakarakat Indonesia mengharapkan hadirnya sebuah organisasi kemasyarakatan 
yang mencerminkan nilai-nilai Ilahi yang diajarkan Rasulullah dan Ahlulbait 
sucinya di negeri tercinta ini," ucap Ketua Dewan Syura Ahlulbait Indonesia Dr. 
Umar Shahab, MA., Lc dalam rilis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Rabu 
(15/6).

Atas semua alasan itu, kini hadir organisasi kemasyarakatan bernama Ahlulbait 
Indonesia. Organisasi dideklarasikan di Jakarta, hari ini. Ahlulbait Indonesia 
diharapkan mampu mengemban fungsi perdamaian yang sangat dirindukan masyarakat. 
Ormas Ahlulbait Indonesia lahir dari kehendak kuat untuk memperteguh NKRI 
berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Ahlulbait Indonesia sepenuhnya yakin bahwa pelbagai krisis yang kita hadapi 
dewasa ini, merupakan akibat langsung dari terus berlangsungnya segala rupa 
penindasan, rasisme, fanatisme golongan, sektarianisme, dan tindakan-tindakan 
anti-kemanusiaan lainnya," ujar Hassan Alaydrus, Ketua Umum DPP Ahlulbait 
Indonesia.

Menurut Hassan Alaydrus, ajaran Islam menyuruh semua orang untuk bangkit dan 
berjuang menghapuskan segenap tindakan anti kemanusiaan itu demi memperbaiki 
kehidupan manusia. Ormas Ahlulbait Indonesia meyakini, kehadirannya 
diperuntukan 

bagi keseluruhan rakyat. Ahlulbait Indonesia percaya, deklarasi organisasi 
hanyalah langkah awal dalam melayani rakyat Indonesia.

"Oleh karena itu, Ahlulbait Indonesia akan berperan aktif bersama dengan 
organisasi kemasyarakatan Islam lainnya untuk memelihara persatuan dan kesatuan 
bangsa," jelas Hassan Alaydrus. Ia menambahkan, persatuan dan kesatuan bangsa 
tak mungkin terwujud tanpa persatuan umat Islam.

Ahlulbait Indonesia percaya, kebhinekaan Indonesia mengandung pesan 
kemanusiaan. 

Karena Islam mengajarkan, perbedaan apapun yang muncul mengandung anugerah dan 
manifestasi dari Maha Sempurna dan Maha Kaya Ilahi. Perbedaan adalah pelajaran 
berharga yang dinilai dapat meningkatkan rasa solidaritas kemanusiaan dan 
kecintaan terhadap Allah SWT.

Maka, dalam deklarasinya, Ahlulbait Indonesia menegaskan, sebagai ormas yang 
menjadi garda depan menegakkan nilai-nilai akhlakul karimah. "Karena 
bagaimanapun, nilai-nilai akhlakul karimah adalah syarat mutlak bagi kehidupan 
berbangsa dan bernegara," kata Hassan Alaydrus.(AIS)

http://berita.liputan6.com/read/339493/ahlulbait_indonesia_dideklarasikan

Demi Cinta dan Pluralitas, Ahlulbait Indonesia Dideklarasikan 
Rabu, 15 Juni 2011 | 14:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Berlandaskan niat melawan segala bentuk penindasan, 
rasisme, fanatisme golongan, sektarianisme, dan tindakan-tindakan 
antikemanusiaan lainnya, sekelompok anggota masyarakat mendeklarasikan 
organisasi massa Ahlulbait Indonesia, Rabu, 15 Juni 2011, di Jakarta. Para 
jamaah Ahlulbait Indonesia mendaulat Hassan Alaydrus sebagai Ketua Umum 
Pengurus 

Pusat Ahlulbait Indonesia dan Umar Shahab sebagai Ketua Dewan.

Umar Sahab mengatakan, organisasi ini didirikan dalam kerangka Negara Kesatuan 
Republik Indonesia. "Untuk mengemban fungsi perdamaian yang dirindukan 
masyarakat," kata Umar Shahab.

Menurut Hasan Alaydrus, deklarasi ini hanya langkah awal melayani masyarakat. 
"Ahlulbait Indonesia meyakini kehadirannya diperuntukkan seluruh rakyat," kata 
Hasan. "Kami percaya kebhinekaan mengandung pesan kemanusiaan, serta perbedaan 
merupakan pelajaran berharga untuk meningkatkan rasa solidaritas."

Hasan memaparkan, Ahlulbait Indonesia meyakini persatuan Islam tak mungkin 
terwujud tanpa langkah nyata melawan segala bentuk upaya memecah-belah umat 
Islam. "Kami percaya, persatuan umat Islam akan menjadi solusi bagi masalah 
moral yang menerpa bangsa ini," kata Hassan.

Maka, dalam deklarasinya, Ahlulbait Indonesia menegaskan sebagai ormas yang 
menjadi garda depan menegakkan nilai-nilai akhlakul karimah. "Bagaimana pun, 
nilai-nilai akhlakul karimah adalah syarat mutlak bagi kehidupan berbangsa dan 
bernegara," kata Hassan Alaydrus.
RUSMAN PARAQBUEQ

http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/06/15/brk,20110615-340872,id.html

Muncul Ormas Baru Islam, Ahlulbait Indonesia
"Menghargai perbedaan dengan semangat kebhinekaan."

Kamis, 16 Juni 2011, 06:19 WIB
Muhammad Hasits, Nila Chrisna Yulika

VIVAnews - Setelah kemunculan organisasi masa (ormas) Nasional Demokrat 
(Nasdem) 

beberapa waktu lalu menarik perhatian publik, muncul lagi ormas Islam bernama 
Ahlulbait Indonesia. Ormas itu dideklarasikan di Gedung Balai Prajurit Marinir, 
Cilandak, Jakarta Selatan.

"Bersih dari tindakan anarkis dan terbebas dari teorisme dengan ukhuwah 
Islamiyah serta menghargai perbedaan dengan semangat kebhinekaanya." kata 
Sekjen 

Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia, Ahmad Hidayat.

Ormas ini menurut Ahmad Hidayat, sama halnya dengan Nahdatul Ulama 
ataupun Muhammadiyah. "Ya ini sama dengan Nahdatul Ulama dan Muhammadyah, 
kecuali Ahmadiyah tolong bedakan."

Ketua Dewan Syura Ahlulbait Indonesia, Umar Shahab, menjelaskan bahwa ormas 
Islam ini lahir dari kehendak kuat untuk memperteguh Negara Kesatuan Republik 
Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang mencerminkan 
nilai-nilai Ilahi seperti ajaran Rasulullah serta Ahlulbait sucinya.

"Lahir dari kecintaan dan ikatan yang telah mengakar itulah sejak lama 
masyakarakat Indonesia mengharapkan hadirnya sebuah organisasi kemasyarakatan 
yang mencerminkan nilai-nilai Ilahi yang diajarkan Rasulullah dan Ahlulbait 
sucinya di negeri tercinta ini," kata Umar.

Kehadiran ormas bernama Ahlilbait Indonesia ini diharapkan mampu mengemban 
fungsi perdamaian yang dirindukan masyarakat. Menurutnya, ormas ini akan 
berperan aktif bersama dengan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya untuk 
memelihara persatuan dan kesatuan bangsa karena persatuan dan kesatuan bangsa 
tak mungkin terwujud tanpa persatuan umat Islam.

Ahlulbait Indonesia percaya kebhinekaan Indonesia mengandung pesan kemanusiaan. 
Karena Islam mengajarkan bahwa perbedaan apapun yang muncul mengandung anugerah 
dan manifestasi dari Kemahasempurnaan dan Kemahakayaan Ilahi. Perbedaan adalah 
pelajaran berharga yang dinilai dapat meningkatkan rasa solidaritas kemanusiaan 
dan kecintaan terhadap Allah SWT.

Maka, dalam deklarasinya, Ahlulbait Indonesia menegaskan dirinya sebagai ormas 
yang menjadi garda depan dalam menegakkan nilai-nilai akhlakul karimah. "Karena 
bagaimanapun, nilai-nilai akhlakul karimah adalah syarat mutlak bagi kehidupan 
berbangsa dan bernegara," kata Ketua Umum DPP Ahlulbait Indonesia, Hassan 
Alaydrus.
• VIVAnews

http://nasional.vivanews.com/news/read/227123-muncul-ormas-baru-islam--ahlulbait-indonesia


Ormas Ahlulbait Indonesia Dideklarasikan
Rabu, 15/06/2011, 14:58 WIB

Dengan tujuan menciptakan perdamaian dan menentang bentuk penindasan, rasisme, 
fanatisme golongan, sekratarisme dan tindakan antikemanusiaan lainnya, Rabu 
(15/6/2011), sekelompok masyarakat mendeklarasikan organisasi massa Ahlulbait 
Indonesia.
Para jamaah Ahlulbait Indonesia mendaulat Hassan Alaydrus sebagai Ketua Umum 
Pengurus Pusat Ahlulbait Indonesia dan Umar Shahab sebagai Ketua Dewan.

"Organisasi ini didirikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
Untuk mengemban fungsi perdamaian yang dirindukan masyarakat," ujar Umar Shahab.

"Kami percaya kebhinekaan mengandung pesan kemanusiaan, serta perbedaan 
merupakan pelajaran berharga untuk meningkatkan rasa solidaritas," tutur Hasan 
Alaydrus.

Hasan memaparkan, Ahlulbait Indonesia meyakini persatuan Islam tak mungkin 
terwujud tanpa langkah nyata melawan segala bentuk upaya memecah-belah umat 
Islam.

"Kami percaya, persatuan umat Islam akan menjadi solusi bagi masalah moral yang 
menerpa bangsa ini," kata Hassan.
Dalam deklarasinya, Ahlulbait Indonesia menegaskan sebagai ormas yang menjadi 
garda depan menegakkan nilai-nilai akhlakul karimah. (ans/der) 

http://www.berita8.com/read/2011/06/15/2/43722/Ormas-Ahlulbait-Indonesia-Dideklarasikan-


Organisasi `Ahlul Bait Indonesia' Dideklarasikan 
Published: 14 Rajab 1432AH :: 16 June 2011 

Sekelompok anggota masyarakat mendeklarasikan organisasi Ahlul Bait Indonesia 
di 

Gedung Balai Prajurit Marinir, Cilandak, Jakarta, Rabu (15/6). Jamaah Ahlul 
Bait 

Indonesia mendaulat Hassan Alaydrus sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ahlul 
Bait 

Indonesia dan Umar Shahab sebagai Ketua Dewan.

Umar Sahab mengatakan, organisasi ini didirikan dalam kerangka Negara Kesatuan 
Republik Indonesia (NKRI). "Untuk mengemban fungsi perdamaian yang dirindukan 
masyarakat," kata Umar Shahab.

"Lahir dari kecintaan dan ikatan yang telah mengakar itulah sejak lama 
masyakarakat Indonesia mengharapkan hadirnya sebuah organisasi kemasyarakatan 
yang mencerminkan nilai-nilai Ilahi yang diajarkan Rasulullah dan Ahlulbait 
sucinya di negeri tercinta ini," ucap Ketua Dewan Syura Ahlulbait Indonesia Dr. 
Umar Shahab, MA., Lc dalam rilisnya.

Menurut Ketua Umumnya, Hasan Alaydrus, deklarasi itu hanya langkah awal 
melayani 

masyarakat. "Ahlulbait Indonesia meyakini kehadirannya diperuntukkan seluruh 
rakyat," kata Hasan.

"Kami percaya kebhinekaan mengandung pesan kemanusiaan, serta perbedaan 
merupakan pelajaran berharga untuk meningkatkan rasa solidaritas," lanjut Hasan

Hasan memaparkan, Ahlulbait Indonesia meyakini persatuan Islam tak mungkin 
terwujud tanpa langkah nyata melawan segala bentuk upaya memecah-belah umat 
Islam. "Kami percaya, persatuan umat Islam akan menjadi solusi bagi masalah 
moral yang menerpa bangsa ini," kata Hassan.

Maka, dalam deklarasinya, Ahlulbait Indonesia menegaskan sebagai ormas yang 
menjadi garda depan menegakkan nilai-nilai akhlakul karimah. "Bagaimana pun, 
nilai-nilai akhlakul karimah adalah syarat mutlak bagi kehidupan berbangsa dan 
bernegara," kata Hassan Alaydrus.
"Bersih dari tindakan anarkis dan terbebas dari teorisme dengan ukhuwah 
Islamiyah serta menghargai perbedaan dengan semangat kebhinekaanya." kata 
Sekjen 

Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia, Ahmad Hidayat.

Ormas ini menurut Ahmad Hidayat, sama halnya dengan Nahdatul Ulama ataupun 
Muhammadiyah. "Ya ini sama dengan Nahdatul Ulama dan Muhammadyah, kecuali 
Ahmadiyah tolong bedakan."

Deklarasi tersebut terkait dengan rencana peringatan kelahiran sahabat yang 
juga 

keponakan Nabi Muhammad Saw, Ali bin Abi Thalib. Ahmad Hidayat mengatakan, 
organisasinya berbeda dengan IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia), 
organisasi Syi'ah Indonesia yang telah ada. (Tempo 
Interaktif/Liputan6/Vivanews).*

http://pusdai.com/?p=6111

Segera Dideklarasikan Organisasi Ahlulbait Indonesia 
Rabu, 15 Juni 2011 

Hidayatullah.com--Terkait dengan rencana peringatan kelahiran Sahabat Nabi Ali 
bin Abi Thalib as, akan dideklarasikan organisasi Ahlulbait Indonesia. Acara 
yang diselenggarakan hari, Rabu (15 Juni 2011) malam bertempat di Gedung Balai 
Prajurit Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.

Dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi hidayatullah.com, Ketua Dewan Syura 
Ahlulbait Indonesia, Dr. Umar Shahab, MA., Lc mengatakan, kecintaan terhadap 
Ahlulbait telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya masyarakat Indonesia 
sejak Islam hadir di bumi Nusantara.
"Lahir dari kecintaan dan ikatan yang telah mengakar itulah sejak lama 
masyakarakat Indonesia mengharapkan hadirnya sebuah organisasi kemasyarakatan 
yang mencerminkan nilai-nilai Ilahi yang diajarkan Rasulullah dan Ahlulbait 
sucinya di negeri tercinta ini," tulisnya.

Karena itu, kehadiran organisasi bernama Ahlulbait Indonesia pada Rabu 
(15/o6/2011) malam di Jakarta, diharapkan mampu mengemban fungsi perdamaian, 
terangnya.

Sementara itu, Sekjen Ahlulbait Indonesia Drs. Ahmad Hidayat mengatakan, 
organisasinya berbeda dengan IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia), salah 
organisasi Syi'ah yang telah sebelumnya berdiri.

"Kita beda orang dan beda organisasi, namun memiliki kesamaan dalam semangat," 
ujar kepada hidayatullah.com, Rabu siang.
Selain ada "Wiladah Ali Bin Abi Thalib" dalam acara nanti juga ada ceramah 
tentang Imam Ali oleh Ustad Muhammad bin Alwi BSA. Selain itu ada sambutan 
Ketua 

Dewan Syura Ahlulbait Indonesia, sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat DPP, 
dan orasi Sekjen DPP Ahlulbait Indonesia.

Menurut Ahmad Hidayat, sebelumnya, organisasi ini hanyalah berbentuk sebuah 
yayasan biasa yang bergerak pada bidang sosial, namun setelah perjalanan lima 
tahun, maka diputuskan menjadi sebuah organisasi.
Meski baru, Hidayat mengklaim, organisasi ini telah memiliki banyak pengikut 
(jamaah).

"Kalau dihitung-hitung, telah menyebar dari Aceh sampai Papua, "ujarnya. *

Rep: CR-3
Red: Cholis Akbar

http://www.hidayatullah.com/read/17528/15/06/2011/hidayatullah.com

[Non-text portions of this message have been removed]


 

Kirim email ke