Beu, geuning manuk Piit ge boga bahasa Piit.
Ulah eleh ku Piit, urang Sunda ge kudu bisa basa Sunda
Hehehe

====
Burung Pipit Pun Mengerti Tata Bahasa

  
SHUTTERSTOCK<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/06/30/23542784/Burung.Pipit.Pun.Mengerti.Tata.Bahasa#>
  Kamis, 30 Juni 2011 | 23:54 WIB

*KOMPAS.com* — Burung pipit berkicau menggunakan pola yang serupa dengan
tata bahasa. Temuan itu dilaporkan oleh Kentaro Abe dari Kyoto University,
bersama koleganya, Dai Watanabe dari Japan Science and Technology Saitama.

Abe dan timnya melakukan eksperimen dengan memutarkan beberapa lagu berulang
kali sampai pipit terbiasa mendengarnya. Kemudian mereka mengacak suku kata
setiap lagu dan memperdengarkannya kembali kepada pipit.

Hasilnya, burung itu hanya bereaksi terhadap satu dari empat versi yang
telah diacak. Burung pipit itu hanya bereaksi terhadap versi yang dinamakan
SEQ2, seolah-olah menyadari ada pelanggaran tata bahasa di dalamnya. Hampir
90 persen dari burung pipit yang diuji menunjukkan respons yang sama.

Menurut Abe, respons tersebut mengindikasikan adanya aturan tertentu dalam
pengaturan urutan suku kata dalam nyanyian burung pipit yang disepakati
dalam komunitas mereka. "Burung pipit ini mempunyai kemampuan spontan untuk
memproses hubungan antarkata dalam nyanyian mereka," kata Abe.

Kemampuan tersebut bukanlah bawaan lahir melainkan harus dipelajari. Dalam
eksperimen berikutnya, Abe menemukan burung yang dibesarkan dalam isolasi
tidak bereaksi terhadap SEQ2. Setelah burung itu dikumpulkan bersama
burung-burung lainnya selama dua minggu, barulah burung itu menunjukkan
reaksi yang sama.

Constance Scharff yang mempelajari kicauan burung di Free University of
Berlin, Jerman, mengatakan bahwa hasil eksperimen tersebut sangat penting
karena sebelumnya hanya manusia yang diklaim sebagai satu-satunya spesies
yang menggunakan tata bahasa. Binatang lain seperti anjing, kera, dan burung
kakatua dapat mengenali dan menyusun kalimat. Namun, hanya burung pipit yang
menggunakan tata bahasa dalam kicauan mereka. (*National Geographic
Indonesia/Agung Dwi Cahyadi*)

<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/06/30/23542784/Burung.Pipit.Pun.Mengerti.Tata.Bahasa#>

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2011/06/30/23542784/Burung.Pipit.Pun.Mengerti.Tata.Bahasa

Kirim email ke