Mun puasa mah arek miluan nu pandeuri, ari lebaran mah mending miluan nu 
pangheulana.



________________________________
From: Ki Hasan <[email protected]>
To: Ki Sunda <[email protected]>
Cc: Urang Sunda <[email protected]>; Baraya Sunda 
<[email protected]>
Sent: Sun, July 31, 2011 11:11:47 AM
Subject: [kisunda] Re: Puasa - Paheula-Heula Munggah?

  
Islam Aboge Mulai Ramadhan 2 Agustus
Kamis, 28 Juli 2011 | 15:07 WIB
BANYUMAS, KOMPAS.com - Penganut Islam Aboge (Alip Rebo Wage, red) di wilayah 
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meyakini awal Ramadhan akan jatuh pada Selasa, 
2 Agustus 2011.
"Berdasarkan informasi dari para sesepuh Islam Aboge, kami akan mulai 
menjalankan ibadah puasa Ramadhan pada hari Selasa (2/8/2011) Pahing," kata 
Anto 
(30), seorang penganut Islam Aboge di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, 
Banyumas, Kamis (28/7/2011).
Kendati demikian, dia mengaku belum mengetahui cara menentukan awal Ramadhan 
tersebut sehingga hanya mengikuti petunjuk dari para sesepuhnya.
Menurut dia, dasar perhitungan penentuan tanggal akan diajarkan oleh sesepuh 
Islam Aboge kepada para penerusnya setelah mereka melalui berbagai tahapan, 
salah satunya telah berkeluarga.
"Saat ini kami hanya sekadar tahu mengenai ajaran Aboge dan mengikuti petunjuk 
dari para sesepuh. Kalau masalah perhitungan tanggal, akan diajarkan setelah 
kami berkeluarga," katanya.
Tokoh masyarakat Islam Aboge di Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, 
Santibi (66), mengatakan penentuan awal Ramadhan tersebut berdasarkan cara 
perhitungan yang telah diyakini penganut Aboge sejak ratusan tahun silam.
Menurut dia, penganut Islam Aboge meyakini bahwa dalam kurun waktu delapan 
tahun 
atau satu windu terdiri atas tahun Alif, Ha, Jim, Awal, Za, Dal, Ba/Be, Wawu, 
dan Jim akhir serta dalam satu tahun terdiri 12 bulan dan satu bulan terdiri 
atas 29-30 hari dengan hari pasaran berdasarkan perhitungan Jawa, yakni Pon, 
Wage, Kliwon, Manis (Legi), dan Pahing.
Berdasarkan perhitungan ini, lanjutnya, penganut Aboge meyakini jika sekarang 
merupakan tahun Be dengan tanggal 1 Muharam atau Sura (hari pertama di bulan 
pertama kalender Hijriyah maupun Jawa, red.) jatuh pada Kamis dengan pasaran 
Legi.
"Dalam menentukan awal puasa ini, kami menggunakan perhitungan yang menyebutkan 
bulan, hitungan hari, dan hitungan pasaran yang diturunkan dari tanggal 1 
Muharam tersebut, yakni Be-Mis-Gi atau tahun Be, hari Kamis, dan pasaran Legi. 
Dengan demikian, hari Kamis Legi sebagai awal perhitungan," katanya.
Sementara untuk menghitung awal puasa Ramadhan, kata dia, penganut Aboge 
menggunakan perhitungan Sa-Nem-Ro (puasa-enem-loro) atau Do-Nem-Ro 
(Ramadhan-enem-loro), yakni awal puasa pada hari keenam dan hari pasaran kedua 
yang dihitung dari hari pertama tahun Be (Be-Mis-Gi) tersebut.
Oleh karena hari pertama di tahun Be jatuh pada hari Kamis Legi, lanjutnya, 
berdasarkan perhitungan Sa-Nem-Ro atau Do-Nem-Ro tersebut diketahui bahwa hari 
keenam adalah Selasa dan hari pasaran kedua adalah Pahing.
"Karena Kamis merupakan hari pertama di tahun Be, sehingga hari keenamnya 
adalah 
Selasa. Demikian pula hari pasaran pertamanya Legi, berarti hari pasaran kedua 
adalah Pahing," kata dia menjelaskan.
Menurut dia, perhitungan tersebut juga digunakan untuk menentukan tanggal 1 
Syawal, yakni dengan rumusan Wal-Ji-Ro (Syawal-Siji-Loro atau Syawal-Satu-Dua, 
red.) yang berarti 1 Syawal pada hari pertama dengan hari pasaran kedua.
Dengan demikian, kata dia, tanggal 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada hari Kamis 
Legi, yakni 1 September 2011.
Seperti diketahui, di Kabupaten Banyumas terdapat ratusan penganut Islam Aboge 
yang tersebar di sejumlah desa, antara lain Desa Cibangkong (Kecamatan 
Pekuncen), Desa Kracak (Ajibarang), Desa Cikakak (Wangon), dan Desa 
Tambaknegara 
(Rawalo).
Selain itu, di Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, juga 
terdapat 
ratusan penganut Islam Aboge.
Penganut Islam Aboge atau Alip-Rebo-Wage (A-bo-ge) merupakan pengikut aliran 
yang diajarkan Raden Rasid Sayid Kuning.
Perhitungan yang dipakai aliran Aboge telah digunakan para wali sejak abad 
ke-14 
dan disebarluaskan oleh ulama Raden Rasid Sayid Kuning dari Pajang.

Dapatkan artikel ini di URL:
http://www.kompas.com/read/xml/2011/07/28/1507273/Islam.Aboge.Mulai.Ramadhan.2.Agustus


Kirim email ke