Melihat Bung Karno dan Sarinem dalam Bingkai
  Indra 
Akuntono<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/06/26/0832421/Melihat.Bung.Karno.dan.Sarinem.dalam.Bingkai#>
"Ketika Bung Karno tengah menyapa dan bercakap-cakap dengan seorang
"Sarinem", rakyat yang dicintainya dan diperjuangkannya. Koleksi : Dok. Kel,
P Prabowo dalam pameran foto Bung Karno "Aku Melihat Indonesia".
 Minggu, 26 Juni 2011 | 08:32 WIB

*JAKARTA, KOMPAS.com* - Langkah Anis terhenti di depan sebuah bingkai foto
yang terpancang di dinding Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki, Cikini,
Jakarta Pusat, Sabtu (25/6/2011). Sosok yang ada dalam foto itu adalah
seorang pemimpin besar bangsa ini. Dia lah Soekarno, yang akrab disapa Bung
Karno. Berbagai fotonya dipamerkan dalam pameran foto yang bertajuk "Bung
Karno Melihat Indonesia", 13-25 Juni 2011. Foto dokumen Pranenda Prabowo lah
yang membuat langkah Anis terhenti. Di dalam foto itu, terlihat Bung Karno
tengah berbincang dengan seorang wanita tua. Sarinem namanya.

Dari sekian foto Bung Karno yang dipamerkan, sejumlah pengunjung memilih
foto ini karena dinilai menggetarkan dan menyentuh emosi.

"Bagaimana dalam foto ini ia (Bung Karno) terlihat sangat memperhatikan
rakyat kecil. Sekarang ini presiden sulit seperti itu, mungkin kareena
terlalu kebanyakan pengawal," kata Anis, Sabtu (25/6/2011).

Pengunjung lainnya, Sures menilai, foto "Sarinem" sangat natural. "Tidak
nampak dibuat-buat," ujarnya.

Baik Sures maupun Anis menganggap, meski hanya melihat sosoknya melalui
foto, getaran semangat nasionalisme Bung kArno bisa mereka rasakan. "Bung
Karno seperti mempunyai daya magis yang menebarkan pesona kewibawaan dan
keramahan kepada rakyatnya. Hal inilah yang terpancar dari foto dan
karya-karyanya," ujar dia.

Dalam sebuah puisinya, Bung Karno menuliskan, "Wahai engkau rakyatku,
saudara sebangsaku, putra-putri dan sahabatku. Aku ingin mengajakmu
mendengarkan lautan membanting di pantai bergelora. Aku ingin mengajakmu
melihat awan putih berarak di angkasa. Aku ingin mengajakmu mendengarkan
burung perkutut di pepuhunan. Aku ingin mengajakmu mengetahui lebih dalam
bagaimana aku melihat Indonesia."

Yudha, seorang pemuda yang sangat fanatik dengan Bung Karno mengungkapkan,
tokoh idolanya itu memang tidak bisa diragukan lagi sosok ketokohannya. Bung
Karno dinilainya selalu bisa menempatkan diri dengan rakyatnya dan mampu
mensejajarkan diri dengan para tokoh di seluruh dunia.

"Ia dekat dengan rakyat dan seorang sahabat yang tidak lupa asalnya, tidak
menciptakan sekat dan memang begitulah seharusnya seorang pemimpin.
Ketokohannya setara dengan tokoh-tokoh dunia pada masanya. Terutama para
pemimpin yang mengkritisi kebijakan-kebijakan Amerika. Saat ini, bahkan
terbentuk opini membenci Amerika adalah tindakan teroris. Stigmanya seperti
itu," kata Yudha.

Setelah di Jakarta, "getaran" Bung Karno juga akan sampai di Bandung, Jawa
Barat. Pameran foto yang sama akan digelar di Bandung pada 24-30 Juni 2011.

*Indra Akuntono*

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2011/06/26/0832421/Melihat.Bung.Karno.dan.Sarinem.dalam.Bingkai

Kirim email ke