Sae pisan infonya Teh Nining :).

Bagi Mamang mah tidak terlalu penting apakah itu 68 atau 66 karena keduanya 
benar :). Yang terpenting adalah apakah kita sudah benar-2 Merdeka? Mandiri dan 
Berdikari ~ Berdiri di atas Kaki Sendiri sebagai satu negara yg berdaulat? :).

Yang menarik dan betul sekali 9 Ramadhan dan jatuh di hari Jum'at, para 
pemimpin dan founder bangsa ini memperjuangkan kemerdekaan ini sambil berpuasa. 
Menahan lapar dan dahaga tanpa mengenal lelah. Semangat ini barangkali sudah 
pudar karena Ramadhan sekarang identik dengan menurunnya produktifitas. Sebagai 
contoh jam kerja yang biasanya misalnya masuk jam 7 pulang jam 15.00 maka di 
bulan Ramadhan dikurangi menjadi Jam 7.30 dan pulang jam 14.30. Artinya 
produktifitas menurun 1 jam. Belum lagi ditambah muka-2 yang lesu dan loyo yg 
nyaris tidur, ketika ditanya karena sedang berpuasa. 

Hal tersebut bersebrangan dengan semangat / tauladan yg ditunjukan oleh 
Rosululloh, para Sahabat, dan Para Founder negara ini yg berjuang dan bahkan 
BERPERANG dibulan ramadhan ini dan oleh karenanya layak mengucapkan "Minal 
Aidzin Wal Faidzin", artinya Kita Berperang dan Kita Menaang!! Rosululloh 
berkali-2 berperang mempertahankan kedaulatannya yg walaupun kalah jumlah 
tetapi dengan strategi yg jitu akhirnya Menang!! Nah pertanyaannya layakah kita 
mengucapkan kalimat itu? Minal Aidzin Wal Faidzin? Perang apa yang sudah 
dimenangkan? Perang melawan hawa nafsu kah? Wallohualam. Dan harus diingat 
Rosululloh berperang bukan karena suka perang tetapi beliau DISERANG! 
Mempertahankan kedaulatannya.

Di pertengahan puasa ini masih ada sisa 13 hari Insya Alloh, semoga kita bisa 
pada saat Idul Fitri bisa merayakan kemenangan peperangan itu dengan 
sesungguhnya :). Hiduuup adalah peperangan dan yg terpenting adalah memerangi 
diri sendiri dari hawa nafsu yg menjerumuskan kita ke dalam kenistaan. Contoh 
sederhana di bulan Ramadhan ini kurangilah korupsi sebelumnya dibulan lain 
mungkin bahagia menerima amplop dlsb. Saat ini tahaaaaaan perangi keinginan 
untuk menerima dan jangan diterima kalau isinya sedikit hehehe Lebaraaan kan 
butuh banyak biayaa hehehe (just kidding). Apabila kita berhasil menahan itu 
Insya Alloh kita layak mengirim SMS atau BBM ke temen-2 dan kolega kita 
menyantolkan kalimat "Minal Aidzin Wal Faidzin", Kita Berperang dan Kita 
Menaang :D. 

Dirgahayu Negriku... Jayalah Indonesiaku... Merdekaaaaaa!!

powered by dkabayan.com

-----Original Message-----
From: "Nining I Soesilo" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 16 Aug 2011 16:35:30 
To: indro soesilo<[email protected]>; <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: Senyum<[email protected]>; yoyok 
trihandoyo<[email protected]>
Subject: [Senyum-ITB] Selamat RI merdeka 68 tahun

Dear all, RI ternyata ultah 68 tahun bukan 66 tahun...

Dari hasil ceramah buka bersama hari ini 16 Agustus 2011 di BPR BBS Cinere (pak 
Karnom Tanjung merujuk pak Hidayat Nurwahid di Al Azhar) maka RI ternyata 
merdeka pada 9 Romadhon 1364 H (17 agustus 1945 Masehi) sekarang tahun 1432 H 
sehingga usia kemerdekaan RI kita 68 tahun Hijrah. Sering kita melupakan 
perhitungan tahun Islam, padahal dia juga merupakan rujukan kita. 

Dari team kemerdekaan 7 orang ada 3 orang kiai dan 4 lagi memeluk agama Islam 
misalnya Ir Sukarno, bung Hatta dan Sukirman

Team persiapan kemerdekaan kala itu  tak setuju dengan Jakarta Charter karena 
kalau disetujui, maka RI akan merdeka hanya 1 hari. Kata yang dibuang ada 7 
kata  (dg menjalankan syariat islam bagi pemeluknya)

Demikian, disampaikan, apa ada komentar?

Salam berbagi
Wassalam
Nining I Soesilo, AR76

Nining I Soesilo
Kepala UKM Center FEUI
Kampus UI Depok, 16424
phone +62217272425
Fax +6278884487
www.ukm-center.org
www.penghargaantki.org

Kirim email ke