Lima Pelacur Indonesia Ditangkap di Mekah
RABU, 21 SEPTEMBER 2011 | 12:31 WIB
TEMPO Interaktif, Mekah - Komisi Investigasi dan Penuntutan (PIC) Arab Saudi,
Selasa, 20 September 2011, menyidik 11 warga asing yang diduga melakukan
praktik pelacuran di Distrik Al-Khansa, Mekah, saat musim haji dan umrah.
Pejabat setempat mengatakan, kelompok itu terdiri dari enam pria Bangladesh dan
lima pelacur Indonesia. "Mereka disergap petugas setelah dikuntit selama
beberapa kali."
Polisi menjelaskan, praktik pelacuran itu berlangsung mulus berkat bantuan
satpam gedung dengan mengutip bayaran SR 200 (Rp 500 ribu) semalam terhadap
pelanggan.
Juru bicara Kepolisian Mekah, Letnan Kolonel Zaki Al-Rihaili, mengatakan para
pelaku praktik mesum itu akan dikirimkan ke kantor Kepolisian Al-Maabdah
sebelum mereka diserahkan ke PIC untuk disidik dan dikirimkan ke pengadilan.
Arab Saudi tak hanya menggiurkan bagi penduduk dunia untuk mencari rezeki halal
dan negara tujuan ibadah haji, melainkan juga memikat germo dan pelacur Afrika.
Dalam laporannya 15 Januari 2008, situs Moderghana.com, menyebutkan bahwa
banyak perempuan Ghana di musim haji bergabung dengan rekan-rekannya dari
Nigeria di Arab Saudi. Mereka bukan mau menjalankan ibadah, melainkan menjadi
pelacur. "Meskipun di sana hukum Islam diterapkan secara ketat, mereka tak
peduli."
ARAB NEWS | CA
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/