Wilders: Kurang Ajar vs. Kritis
Oleh *John Tyler*
Dibuat *22 September 2011 15:51*
 [image: image/jpeg
icon]geert_wilders-_-anp_ok.jpg<http://cdn.radionetherlands.nl/data/files/images/lead/article/2011/09/geert_wilders-_-anp_ok.jpg>

*Lagi-lagi politisi Belanda angkat tangan menghadapi Geert Wilders. Kali ini
mereka mempermasalahkan nada bicara Wilders di parlemen.
*
“Kurang ajar,” “tidak pantas,” “urakan, tidak pantas jadi anggota parlemen
Belanda,” adalah beberapa komentar politisi mengenai Geert Wilders.

Ketika ditanya, PM Mark Rutte menyatakan, ia terganggu. Bukan oleh nada
bicara Geert Widlers, tapi oleh liputan pers mengenai apa yang dikatakan
Geert Wilders.

Ini adalah beberapa komentar Wilders yang menyebabkan protes:

   - Setelah pemimpin partai demokrat D66 Alexander Pechtold mengemukakan
   pertanyaan panjang, Wilders berkata, “Saya akan coba jawab pertanyaan Mr.
   Pechtold yang mirip diare itu.”


   - Sepanjang hari, Wilders terus-menerus menyebut pemimpin partai buruh
   PvdA Job Cohen sebagai anjing peliharaan Perdana Menteri. Wilders bilang,
   Cohen berlarian di halaman rumah PM, menggonggong, kencing di pohon, namun
   ketika PM datang, Cohen duduk di pangkuan PM dengan manis.
   - Dari sepuluh anggota parlemen partai kiri hijau GroenLinks, hanya lima
   yang kembali dari liburan musim panas untuk mengikuti debat khusus. Wilders,
   yang bangga karena semua anggota partainya datang untuk debat tersebut,
   mengatakan, anggota partai GroenLinks anak tidak mau meninggalkan pantai.
   Wilders menyebut mereka “anak pantai” sepanjang hari.
   - Wilders seringkali menggunakan sarkasme ketika merespons pertanyaan,
   dan ke-24 anggota partainya yang berada di parlemen justru menyambut hinaan
   Wilders dengan tawa terbahak-bahak.
   - Wilders terus-menerus mengolok-olok lawan politiknya, sampai-sampai tak
   punya waktu mempresentasikan proposalnya untuk melarang pembangunan menara
   masjid. Selain itu, ia menyebut masjid sebagai istana kebencian.

Di sebuah acara radio publik Belanda, analis politik Kees Boonman
mengatakan, bahasa ala Wilders di parlemen mengejutkan, karena biasanya
politisi Belanda sopan. Ia mengatakan, anggota parlemen di negara-negara
lain sudah terbiasa dengan nada bicara seperti Wilders, bahkan banyak yang
lebih kasar dalam berdebat.

 ------------------------------
*URL sumber:*
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/wilders-kurang-ajar-vs-kritis
 *Links:*
 *Images:*
[i1]
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/data/files/images/lead/article/2011/09/geert_wilders-_-anp_ok.jpg
[i2] http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia

Kirim email ke