Ceu Een, cenah kriteriana teh kieu: === The Best Performance: Mereka dinilai berdasarkan pemerintah daerah yang memiliki kinerja organisasi terbaik dilihat dari aspek manajemen, sumber daya manusia, keuangan, hingga program kerja.
The Best Achievement: Dinilai sebagai pemerintah daerah yang optimal berusaha mencapai target organisasi di bidang pariwisata sesuai rencana yang telah ada sebelumnya. The Most Improved: Diberikan kepada pemerintah daerah yang konsisten dan memiliki perhatian penuh terhadap perkembangan wisata daerah dari tahun ke tahun. === Mun kitu, keur noong kondisi pariwisata Jabar-Banten, coba toong kaayaan mana kira-kirana nu bisa ngagambarkeun kaayaan pariwisata lembur urang: 1. Pemda talangke, rahayat rancage 2. Pemda talangke, rahayat talangke 3. Pemda rancage, rahayat talangke 4. Pemda rancage, rahayat rancage 5. Punten, lain jawaban di luhur Kaci mun jawabanana mun make dalil nu soheh. 2011/9/26 een Herdiani <[email protected]> > > > Hawatosnya Jabar....kunaon cenah Ki Hasan dugi ka lasut kitu ? > > ------------------------------ > *From:* Ki Hasan <[email protected]> > *To:* Ki Sunda <[email protected]> > *Cc:* Baraya Sunda <[email protected]>; Urang Sunda < > [email protected]> > *Sent:* Monday, September 26, 2011 3:53 PM > *Subject:* [Baraya_Sunda] Wisata - Pemda vs Pariwisata? > > > Jabar-Banten, lasut euy! > > ==== > Trave Club Tourism Award 2011 > Saatnya Pemda Unjuk Gigi di Lomba Pariwisata > SENIN, 26 SEPTEMBER 2011 | 15:12 WIB > *JAKARTA, KOMPAS.com* – Provinsi Kalimantan Timur, Kota Denpasar, dan > Kabupaten Sleman berhasil mendapatkan penghargaan “The Best Performance”. > “Mereka dinilai berdasarkan pemerintah daerah yang memiliki kinerja > organisasi terbaik dilihat dari aspek manajemen, sumber daya manusia, > keuangan, hingga program kerja,” kata Urry Kartopati selaku Pokja Travel > Club Tourism Award, Senin (26/9/2011) > Ia menuturkan hal tersebut dilihat di antaranya dari berepa persen sumber > daya manusia yang memang memiliki latar belakang di bidang pariwisata. > Penghargaan tersebut diberikan saat malam penganugerahan Travel Club Tourism > Award 2011 di JITEC Mangga Dua Square, Jakarta, pada Sabtu (24/9/2011) yang > lalu. Anugrah tersebut diberikan kepada pemerintah daerah dalam bidang > pembangunan sektor pariwisata. > Urry menjelaskan sistem penilaian dilakukan oleh juri dari akademisi, > verifikasi data dilakukan oleh perusahaan auditor sekelas Deloitte. > Sebelumnya panitia membagikan 429 kuosioner untuk pemerintah daerah tingkat > provinsi, kota, dan kabupaten. Ada 157 pemda yang merespon, kemudian > diseleksi lagi menjadi 20 pemda yang memenuhi syarat untuk diikutsertakan > dalam penyeleksian dan menjadi nominator. > Selain kategori “The Best Performance”, terdapat dua kategori lainnya yaitu > “The Best Achievement” dan “The Most Improved”. Kategori “The Best > Achievement” diraih oleh Kepulauan Bangka Belitung, Kota Sawah Lunto, dan > Kabupaten Malang. Ketiga daerah tersebut dinilai sebagai pemerintah daerah > yang optimal berusaha mencapai target organisasi di bidang pariwisata sesuai > rencana yang telah ada sebelumnya. > Sementara itu, untuk kategori yang terakhir adalah “The Most Improved” > diberikan kepada pemerintah daerah yang konsisten dan memiliki perhatian > penuh terhadap perkembangan wisata daerah dari tahun ke tahun. Peraih > penghargaan dalam kategori ini adalah Provinsi Sulawesi Selatan, Kota > Yogyakarta, dan Kabupaten Raja Ampat. > “Untuk “The Most Improved”, kita lihat misalnya ada kenaikan jumlah > wisatawan dari tahun ke tahun, juga meningkatnya anggaran promosi,” kata > Urry. > “Mudah-mudahan dengan adanya Travel Club Tourism Award 2011, semua bisa > bekerja sama untuk mempromosikan Indonesia. Sehingga nantinya target > kunjungan wisatawan tahun 2011 sebanyak 7,7 juta bisa tercapai karena usaha > bersama,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata > Kemenbudpar Firmansyah Rahim yang tampak hadir dalam malam penganugerahaan > TCTA 2011. > Pada malam yang sama dan juga di tempat yang sama, Putri Pariwisata > Indonesia 2011 dinobatkan. Finalis yang terpilih menjadi Putri Pariwisata > Indonesia 2011 adalah Melisa Putri Latar, wakil dari Provinsi Maluku. > Kali ini, ajang pemilihan tersebut mengangkat tema “Goes to The Beautiful > Ocean World'. Rangkaian penyelenggaraan PPI 2011 dimulai dengan tahapan masa > karantina selama 12 hari sejak tanggal 12 September hingga 24 September > 2011. > Dalam pemilihan PPI 2011, terdapat beberapa kategori special award bagi > para finalis, antara lain Putri Pangan Indonesia 2011 yaitu Jean Liatri > Agustine Girsang, Putri Olahraga Indonesia 2011 yaitu Offie Dwi Natalia, > Putri Bahari Indonesia 2011 yaitu Melisa Putri Latar, Putri Wirausaha > Kreatif Indonesia 2011 yaitu Eva Ria Hafizta. > Sementara peraih Runner Up 1 adalah Ni Made Ita Rossyani Dewi, Runner Up 2 > adalah Ratna Mariana, Runner Up 3 Jean Liatri Agustine Girsang, Runner Up 4 > Eva Septriani Sianipar yang semuanya berhak mewakili Indonesia di berbagai > ajang pariwisata internasional. > "Masih banyak tempat wisata di Indonesia yang belum dikenal publik, untuk > itu diperlukan suatu cara dengan memanfaatkan media internet untuk > mempromosikan pesona wisata Indonesia," kata Melisa. > Menbudpar Jero Wacik menyambut baik hasil penobatan PPI 2011 ini. > Menurutnya, setiap orang dari 35 finalis merupakan agen untuk mengenalkan > wisata di provinsi masing-masing. > "Dengan adanya pemilihan Putri Pariwisata ini, setidaknya saat ini ada 35 > orang yang akan membantu Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata untuk > mempromosikan wisata di Indonesia," kata Jero Wacik.* (Adhika Pertiwi)* > > *Ni Luh Made Pertiwi F* > *Dapatkan artikel ini di URL:* > > http://www.kompas.com/read/xml/2011/09/26/15125169/Saatnya.Pemda.Unjuk.Gigi.di.Lomba.Pariwisata > > >
