Urang India, urang Arab resep make baju asli maranehanana, urang Sunda ge make 
iket2 hungkul mah atuh piraku teu reueus.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Ki Hasan <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 30 Sep 2011 08:12:46 
To: Ki Sunda<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: Baraya Sunda<[email protected]>; Urang 
Sunda<[email protected]>
Subject: [kisunda] Jamaah Haji Jabar-Banten perlu Make Iket?

Gaya jigana mun jamaah haji Tatar Sunda, daraek make iket nya.

====
Setelan Jas Cenderung Kulit Putih
Jenis Pakaian Bisa Menentukan Ras PemakainyaKamis, 29/09/2011 - 12:34

CALIFORNIA, (PRLM).- Pakaianmu menunjukkan rasmu. Itulah hasil penelitian
yang dilakukan sejumlah universitas di Amerika Serikat. Dalam penelitian
yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Plos One itu, para peneliti
menemukan hubungan antara gaya berpakaian dan asumsi sebagian orang soal
asal usul seseorang.

Menurut penelitian itu, masyarakat -dalam hal ini di AS- cenderung
menganggap seseorang berkulit putih jika mengenakan pakaian resmi, misalnya
setelan jas. Sedangkan jika seseorang mengenakan pakaian yang lebih santai
dan kasual, maka orang itu bisa dianggap berkulit hitam.

Artinya ras apa pun Anda, jika mengenakan pakaian resmi maka berpeluang
dianggap berkulit putih. Demikian juga jika Anda mengenakan pakaian santai
atau pakaian kerja lapangan, apa pun rasnya maka berpeluang besar dianggap
sebagai orang kulit hitam.

Para ilmuwan berpendapat kondisi merupakan efek bawah sadar bagaimana
sebagian orang menilai orang lainnya. "Ini adalah temuan menarik tentang
bagaimana kita memilah-milah dan menilai orang lain," kata ahli psikologi
Lisa DeBruine, yang meneliti ilmu perwajahan di Universitas Aberdeen.

Bagaimana proses penelitian ini dilakukan? Langkah pertama adalah tim
peneliti Universitas Tufts, Universitas Stanford, dan Universitas California
Irvine merekrut 20 orang sukarelawan. Kemudian para sukarelawan diminta
untuk mengenali beberapa orang berdasarkan nada suara dan pakaian yang
dikenakannya.

Dan tim peneliti menemukan fakta bahwa seseorang yang bukan kulit hitam atau
kulit putih memiliki peluang sebesar 61% dianggap berkulit hitam jika
mengenakan pakaian resmi dan 65% jika mengenakan pakaian santai.

Sementara dengan mengawasi gerakan tangan para sukarelawan saat menggerakkan
mouse komputer untuk mengambil keputusan, para ilmuwan bisa melihat adanya
keraguan saat mengambil keputusan.

Tim peneliti juga menemukan meskipun seorang sukarelawan akhirnya memutuskan
seseorang dengan setelan jas adalah kulit hitam namun arah pilihan lebih
sering menunjuk ke arah 'kulit putih' ketimbang saat wajah berkulit hitam
mengenakan pakaian santai atau pakaian kerja lapangan.

"Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa apa yang seharusnya menjadi sebuah
stereotip, ternyata memungkinkan untuk berubah," kata Jon Freeman dari
Universitas Tutfts, yang memimpin penelitiani.

Freeman menjelaskan pandangan soal ras, gender atau usia bisa berubah
sejalan dengan perasaan terhadap orang lain serta mempengaruhi cara manusia
berhubungan dan bersikap terhadap orang lain.

Jika demikian maka penelitian-penelitian semacam ini bisa digunakan untuk
menghilangkan semua efek stereotip di tengah masyarakat.(bbc/A-147)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/160132

Kirim email ke