===
Penelitian Teraneh Dapat Penghargaan
Darryl 
Gwynne<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/10/02/14255795/Penelitian.Teraneh.Dapat.Penghargaan#>
Seekor kumbang Julodimorpha bakewelli mencoba kawin dengan botol yang
ternyata dari hasil penelitian diangapnya sebagai betina yang seksi.
MINGGU, 2 OKTOBER 2011 | 14:25 WIB

*KOMPAS.com *- Sejumlah penelitian teraneh mendapat penghargaan pada ajang
"Ig Nobel Prize" ke 21. Ig Nobel merupakan parodi dari penghargaan nobel
yang diberikan rutin setiap tahun. Semua peraih "Ig Nobel Prize" ini
mendapat piala yang diserahkan oleh peraih penghargaan nobel yang
sebenarnya.

Penelitian aneh yang mendapat penghargaan antara lain "Tak Ada Bukti
Fenomena Menguap yang Menular pada Kura-kura Berkaki Merah" dalam bidang
fisiologi serta studi mengapa orang punya kebiasaan mendesah pada bidang
psikologi.

Ada pula studi kasus mengapa orang pusing ketika melempar cakram dan tidak
saat melempar palu" pada bidang fisika. Pada bidang matematika judul
penelitian yang menang adalah penggunaan prediksi kiamat sepanjang sejarah
agar orang berhati-hati dalam menghitung.

Pada bidang biologi, Professor Daryll Gwynne yang merupakan ahli ekologi
perilaku memenangkan penghargaan dengan membuat penelitian mengapa ada
kumbang jantan spesies *Julodimorpha bakewelli* "bunuh diri" karena lebih
tertarik "mengawini" botol bir daripada kumbang betina.

"Saya merasa terhormat. Penghargaan ini membuat orang berpikir dan sedikit
tertawa," kata Gwynne. Ia memublikasikan hasil penelitian itu pada tahun
1983 dan mengaku telah lama menunggu kabar bahwa ia akan memenangkan
penghargaan ini.

Gwynne mengaku melakukan penelitian ini secara tak sengaja. Ia melihat
banyak kumbang jantan berkumpul di botol bir, mengabaikan kumbang betina dan
akhirnya mati karena sinar matahari. Setelah diusut, ternyata botol bir
mirip dengan kumbang betina yang seksi.

Yang perlu dipikirkan adalah, jika pengabaian terhadap betina ini berlanjut
dalam skala lebih besar, maka bisa berpengaruh pada evolusi. Kedua,
kenyataan ini menunjukkan bahwa pejantan dengan keinginannya untuk kawin
ternyata memang jadi kalangan yang sering salah memilih.

Sementara, pada bidang kimia ada penelitian Mirjam Tuk dan Peter Synder dari
Brown University, Rhode Island, AS. Dalam penelitian itu, Tuk melihat
pengaruh kondisi tubuh yang sedang ingin kencing atau ke toilet pada cara
pengambilan keputusan dan hasilnya.

"Ketika orang ada pada titik di mana mereka dalam keadaan 'sakit' yang tak
tertahankan, rasanya seperti sedang mabuk. Kemampuan menampung informasi
tidak berfungsi," kata Synder seperti dikutip *Daily Mail*, Jumat
(30/9/2011).

Meski merupakan parodi, penghargaan ini bukan berniat mencemooh. Tujuannya
justru menjaring hasil-hasil penelitian aneh tapi nyata untuk membuat orang
tertawa dan kemudian memikirkannya. Harapannya, minat terhadap sains,
teknologi dan kesehatan meningkat dengan cara ini.

*Yunanto Wiji Utomo*

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2011/10/02/14255795/Penelitian.Teraneh.Dapat.Penghargaan

Kirim email ke