Gambar di Atas Lempengan Batu Itu Mirip Danau
TRIBUN JABAR/FIRMAN
SURYAMAN<http://www1.kompas.com/printnews/xml/2011/10/11/09174488/Gambar.di.Atas.Lempengan.Batu.Itu.Mirip.Danau#>
Hasbini (50), mengenakan topi kupluk, bersama warga menyaksikan dari dekat
batu tulis paling besar, Senin (10/10/2011), dari tiga batu tulis yang
ditemukan di Blok Pasir Pogor, Desa Linggaraja, Kecamatan Sukaraja,
Kabupaten Tasikmalaya.
























SELASA, 11 OKTOBER 2011 | 09:17 WIB

*TASIKMALAYA, KOMPAS.com —* Meskipun belum ada penelitian resmi, warga mulai
memaknai alur-alur yang terdapat pada batu paling besar dari tiga buah batu
yang ditemukan di bukit Blok
Pasir<http://regional.kompas.com/read/2011/10/10/10441012> Pogor,
Desa Linggaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.

Salah seorang tokoh pemuda setempat, Acep Zamzam Noor, yang juga pegiat
budaya Situ Sangiang, mengatakan, alur-alur tersebut seperti membentuk peta
atau denah Situ Sangiang. "Jika melihat alur-alurnya dan dibandingkan dengan
denah Situ Sangiang, seperti ada kemiripan. Alur itu membentuk gambar danau
dan lahan-lahan lain pendukungnya," ujarnya, Senin (10/10/2011).

Penemuan ketiga batu itu, kata Acep, akan makin memperkaya informasi seputar
keberadaan Situ Sangiang yang diduga menjadi salah satu situs peninggalan
kerajaan kuno. Di zaman kolonial Belanda, Kecamatan Sukaraja sendiri pernah
menjadi Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya.

"Saat ini saya tengah menyusun buku tentang asal-usul Situ Sangiang yang
dilengkapi dengan sejumlah literatur yang bisa dipertanggungjawabkan. Adanya
temuan batu itu diharapkan bisa menjadi penghubung suatu peristiwa dengan
peristiwa lain dalam siklus sejarah Situ Sangiang," ujar Acep.

Hasbini, pemilik bukit sekaligus penemu batu tersebut, memaknai alur-alur di
atas batu sebagai sebuah hikmah yang sengaja dibukakan terhadap dirinya dari
Yang Mahakuasa. "Temuan batu ini berawal dari mimpi. Dan, setelah saya
lihat, alur tersebut mirip gambar orang lagi bersujud. Sementara itu, alur
mirip angka lima melambangkan salat lima waktu dan rukun Islam," ujarnya.

Hasbini pun berharap masih bisa melakukan penggalian batu besar tersebut
mengingat dalam mimpi sebelumnya, disebutkan di bawah batu besar terdapat
benda pusaka berupa keris. "Sedianya kami akan terus menggali, tapi batunya
terlalu besar. Jika nanti di bawah batu ditemukan benda seperti dalam mimpi,
saya berharap benda itu bisa membawa manfaat kepada saya," ujarnya.

**

*Dapatkan artikel ini di URL:*
http://www.kompas.com/read/xml/2011/10/11/09174488/Gambar.di.Atas.Lempengan.Batu.Itu.Mirip.Danau

Kirim email ke