Tah baraya euy, uing nimu nini-nini Sunda ngaprak dunya, By Etty nu dumuk
di Rotterdam Belanda.
Najan geus sakitu sepuhna, lahir taun 1927, Si Ibi aktif FB-an

===
Facebooker Lebih Tua dari Persib Bandung
Oleh *tanjung*
Dibuat *20 Oktober 2011 14:59*
[image: image/jpeg
icon]etty_1000.jpg<http://cdn.radionetherlands.nl/data/files/images/lead/article/2011/10/etty_1000.jpg>

*Lansia ini mungkin berhak masuk daftar MURI, sebagai orang Indonesia tertua
yang aktif di Facebook. Bi Etty aktif minimal dua jam sehari dan **usianya
lebih tua dari Persib Bandung.*

Namanya Gartila Toeriresmi, berasal dari Jawa Barat kalahiran 1 November
1927. Sejak tahun 1950an dia pindah ke Rotterdam Belanda, ikut suami, pria
keturunan Suriname bernama Henk Tjen A Kwoei yang berprofesi sebagai guru.

Dia mulai punya akun Facebook sejak dikunjungi seorang keponakan dari
Indonesia, dua tahun lalu. Keponakan inilah yang membuatkan akun Bi Etty di
Facebook. Sejak itu pensiunan staf perpustakaan ini menghabiskan minimal dua
jam sehari hanya untuk Facebook saja.  "Selain Facebookan, saya juga masih
tulis email dan mengisi administrasi," kata wanita beranak tiga itu.

*Ganti Telepon
*Ia sudah punya kontak 180an orang, kebanyakan keluarga di Indonesia. “Saya
jadi bisa berhubungan dengan keponakan, cucu-cucu dan juga buyut.”  Etty
merasa Facebook bisa menggantikan peran telefon dan mendekatkan keluarga
besar yang terpisah antar benua.  “Facebook ini seperti telepon dan email,
malahan lebih bagus karena kita bisa membaca kembali bersama-sama, melihat
foto dan pesannya tidak terbuang.”

*Guru Sejarah*
Selain keluarga, lansia kelahiran 1 November 1927 itu juga punya kontak dari
kalangan guru sejarah di Indonesia. Dengan usianya yang sudah lanjut, ia
bisa menjadi sumber informasi tentang Bandung masa silam dan juga hubungan
Belanda-Indonesia.

*Persib Kalah
*Bi Etty menyadari bahwa ia merupakan kelompok langka untuk orang Indonesia
yang aktif di Facebook. Tidak heran ketika salah seorang kontaknya terkejut
melihat usianya, dan membandingkan dengan klub sepakbola ternama Bandung,
Persib yang berdiri tahun 1933. “Aduh ibu, ternyata lebih tua dari Persib,”
katanya menirukan tulisan di dindingnya.

Wanita Priyangan ini, di Belanda menyandang nama almarhum suaminya, G.T.
Tjen-A-Kwoei. Berkat Facebook akhirnya dia juga bisa menjalin kembali
hubungan dengan para rekan-rekannya anggota Pandu Rakyat yang hilang kontak
sejak tahun 50an.

[media:image]
*Pandu Rakyat*
Berkat reuni di dunia maya itu, Bi Etty ikut berkontribusi besar dalam
penerbitan buku memperingati ulang tahun ke 50 Pandu Rakyat Indonesia. Ia
menyumbangkan banyak foto-foto lama. “Foto yang tersimpan puluhan tahun di
lemari, ternyata masih bermanfaat dan banyak yang kepakai di buku. Padahal
sebelumnya saya sempat berniat untuk membuang.”

Dan pengetahuannya tentang masa silam harus disampaikan kepada generasi
baru. “Kebanyakan hanya tahu Sekolah Rakyat. Tapi kurang faham sekolah
kedokteran zaman dulu seperti NIAS, STOVIA dan tentang Dokter Djawa.”

*Anak Muda
*Sebagai pensiunan pustakawati, di Facebook ia senang menelusuri info budaya
dan sejarah. Baginya sejarah sangat penting untuk masa depan bangsa.
“Pengetahuan sejarah itu penting. Anak-anak sekarang harus tahu makna
merdeka, dan arti dari perjuangan.”

Sambil berfacebook, dia biasanya mendengarkan lagu-lagu Sunda, lagu
perjuangan dan juga keroncong. Sejak menemukan Facebook dia merasa dekat
dengan keluarga dan anak-anak cucu. “Kalau ada keponakan yang sakit, bisa
langsung diberitahu. Kalau ada yang kebetulan di Belanda juga bisa
silaturahmi.”

Selama masih bisa wanita 84 tahun ini tetap memanfaatkan Facebook sebagai
sarana komunikasi dan informasi. “Mungkin saja ada yang tertarik dengan
tulisan-tulisan saya,” pungkasnya.


   - [image: image/jpeg icon]Bi
Etty<http://cdn.radionetherlands.nl/data/files/images/image/article/2011/10/etty_500.jpg>

------------------------------
*URL sumber:*
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/facebooker-lebih-tua-dari-persib-bandung
*Links:*
*Images:*
[i1]
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/data/files/images/lead/article/2011/10/etty_1000.jpg
[i2]
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/data/files/images/image/article/2011/10/etty_500.jpg

Kirim email ke