Mati Ketawa Ala Jemaah Haji (1)
SABTU, 05 NOVEMBER 2011 | 05:46 WIB
Besar<http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_serba_serbi/2011/11/05/brk,20111105-364998,id.html#>
 
Kecil<http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_serba_serbi/2011/11/05/brk,20111105-364998,id.html#>
 
Normal<http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_serba_serbi/2011/11/05/brk,20111105-364998,id.html#>
[image: foto]  <http://image.tempointeraktif.com/?id=94766&width=490>

Sejumlah jamaah calon haji naik mobil bak terbuka menuju Masjidil Haram di
kawasan Bakhutmah, Mekkah, Arab Saudi, (25/10). ANTARA/Prasetyo Utomo

Berita terkait

   - Mati Ketawa Ala Jemaah Haji
(4)<http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_serba_serbi/2011/11/05/brk,20111105-365006,id.html>
   - Mati Ketawa Ala Jemaah Haji
(3)<http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_serba_serbi/2011/11/05/brk,20111105-365003,id.html>
   - Mati Ketawa Ala Jemaah Haji
(2)<http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_serba_serbi/2011/11/05/brk,20111105-365001,id.html>
   - Jemaah Haji Mulai Bergerak ke
Arafah<http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_berita_mutakhir/2011/11/04/brk,20111104-364850,id.html>
   - BlackBerry Siapkan Smartphone untuk Jemaah Haji
<http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_berita_mutakhir/2011/11/03/brk,20111103-364636,id.html>
   -


*TEMPO Interaktif*, *Jakarta -* Di balik kekhusuan ibadah, ternyata banyak
hal unik dan lucu dialami jemaah haji Indonesia. Berikut sejumlah cerita
mati ketawa ala jemaah haji.

Seorang jemaah haji asal Purwokerto, sebut saja namanya Fulan, sedang
menunggu angkutan di sebuah halte dekat maktabnya untuk ke Masjidil Haram.
Setiap kali bus datang, dia mengurungkan niatnya untuk naik. Bus datang
lagi, urung lagi. Datang lagi, urung lagi. Begitu seterusnya dari pagi
sampai menjelang waktu zuhur tiba.

Usut punya usut ternyata si Fulan tidak berani naik ke bus karena setiap
berhenti di halte, kernetnya teriak: "Haram! Haram!".

"Si Fulan mengira kalau dia tak boleh naik ke bus karena kernetnya bilang
`Haram.Haram!` seperti kondektur Metromini Jakarta yang bilang
`Grogol.Grogol!," kata mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi sambil
terkekeh-kekeh.

Saat dikasih tahu bahwa Fulan bukan tidak boleh naik bus melainkan bus itu
memang jurusan Masjidil Haram, dia punya ide besar. Kelak jika kembali ke
Tanah Air, dia akan bangun sebuah masjid yang akan dia beri nama "Masjidil
Halal".

"Supaya jangan ada orang terkecoh seperti saya. Dikira haram, ternyata
halal," kata si Fulan seperti diceritakan K.H. Hasyim Muzadi.

Wakil Amirul Haj itu seperti dikutip *Antara* punya banyak cerita lucu lain
seputar jemaah haji karena dulu ia sering membawa rombongan jemaah dari
Jawa Timur.

Mereka kebanyakan berasal dari kampung-kampung, lugu-lugu, dan baru keluar
negeri untuk pertama kalinya. Ibaratnya, mereka tembak langsung ke Mekkah
dari desanya di Jawa sana.

Persoalannya adalah sejak di pesawat jemaah *ndeso* itu tidak faham
bagaimana menggunakan toilet. Toilet di pesawat menjadi bau karena jemaah
ada yang pipis di lantai kamar mandi. Ada juga yang buang air besar tidak
disiram karena tidak tahu cara menekan tombol "flush"-nya.

Begitu juga yang terjadi di pemondokan. K.H. Hasyim menemukan ada jemaah
yang kencing di wastafel, sehingga tempat cuci tangan dan cuci muka itu bau
pesing. Jemaah yang ditanya tidak ada yang mau mengaku. Lalu ia
mengumpulkan jemaahnya untuk mencari tahu siapa yang kencing tidak pada
tempatnya itu.

Hasyim melakukan semacam "brainstorming" untuk meminta pendapat jemaah
bagaimana kamar mandi yang bersih, khususnya urinoir yang diidamkan oleh
jemaah.

"Apakah tempat kencing di pemondokan ini sudah baik?" tanya Kyai Hasyim
memancing.

Seorang kakek menjawab dengan lugunya: "Sebenarnya yang sekarang sudah baik
Pak Kyai, cuma terlalu tinggi. Tadi pagi saya kencing susah karena
ketinggian saya bawa kursi ke kamar mandi."

Maka tahulah Kyai Hasyim siapa oknum jemaah yang kencing di wastafel.

*BS | ANT*

http://www.tempointeraktif.com/hg/wartahaji_serba_serbi/2011/11/05/brk,20111105-364998,id.html

Kirim email ke