http://www.pikiran-rakyat.com/node/166585
Ada Piramida di Gunung Sadahurip?
Rabu, 23/11/2011 - 08:11
GARUT, (PRLM).- Berbentuk mengerucut mirip piramida, Gunung Sadahurip
yang dapat ditempuh melalui Desa Sukahurip Kec. Pangatikan Kab. Garut,
banyak didatangi peneliti dalam maupun luar negeri.
Gunung tersebut dikenal warga sebagai gunung keramat dan digunakan
sebagai tempat bercocok tanam untuk kehidupan masyarakat sehari-hari.
Letak Gunung Sadahurip di sebelah timur Kampung Cicapar, Desa Sukahurip
Kecamatan Pangatikan Garut, dan sebelah barat Kampung Sindang Galih Desa
Sindang Galih Kecamatan Karangtengah. Gunung tersebut juga dikenal
dengan sebutan gunung Putri yang memiliki bentuk piramida dengan empat
sisi dan sudut lancip yang terbentuk jelas.
Menurut Sekertaris Desa Sukahurip Sarif Hidayat, Gunung Sadahurip
tersebut sudah berkali-kali diteliti, namun belum ada paparan terkait
hasil penelitian berupa peninggalan bersejarah. "Sudah berbagai pihak
yang datang untuk meneliti, termasuk dari tim luar negeri. Tapi, belum
tahu hasilnya," ujarnya.
Penelitian Gunung Sadahurip yang bentuknya terlihat mengerucut atau
seperti Piramida dari daerah manapun, sudah mulai diteliti sejak tahun
2008. Sekitar sebulan lalu, tim peneliti dari LIPI selama lima hari
namun pihak desa belum mendapatkan hasil laporan dari penelitian
tersebut. Tim peneliti dari Jakarta juga sempat datang untuk meneliti
lempengan gunung tersebut meski belum diketahui hasilnya.
Pada bagian puncak gunung kini terdapat dua lubang tanah menganga
kedalaman dua meter dengan diameter 1,5 meter yang digali oleh para
peneliti. "Kami tidak tahu untuk apa lubang tanah tersebut," ujarnya.
Disebutkan, Gunung Sadahurip yang menyerupai piramida tersebut sudah
dilakukan uji geolistrik dan uji karbon oleh BPPT dan PVMBG. Di dalam
bukit diyakini terdapat batuan piramida dengan susunan tanah penutup
setebal 5 meter dan tertutup batuan. Batu penyusun didalamnya terlihat
berongga, mempunyai 4 sisi dan 4 sudut bujursangkar. Karena mirip
piramida, ujung atas gunung sangat lancip.
Gunung Sadahurip pernah diteliti Komunitas Turangga Seta, bersamaan
dengan penelitian di Gunung Lalakon di Kab. Bandung. Salah satu tim
sejarah Komunitas Turangga Seta Dani Subrata, mengatakan, semula
penelitian terkait piramida di Sadahurip sudah sempat ilakukan oleh
pihaknya.
"Kalau untuk Lalakon, kami sudah akan mulai gali sambil menunggu izin
dari Pemkab Bandung. Sedangkan, Sadahurip kami lepas karena ada tim dari
Staff Khusus Kepresidenan RI yang ingin meneliti lebih lanjut," katanya.
Dari petunjuk dan koordinat yang dimiliki Komunitas Turangga Seta,
lanjut Dani, diyakini pada perut Gunung Sadahurip terdapat piramida.
"Tidak perlu ada penelitian ilmiah juga kami sudah bisa pastikan Gunung
Sadahurip itu piramida. Tapi, kami disuruh melepasnya," ucapnya.
Dengan membuktikan kehadiran piramida di Indonesia, menurut Dani, maka
dapat mencatat sejarah baru dalam kehiduopan. "Adanya piramida di
nusantara menunjukkan bangsa Indonesia sebagai awalnya dunia," ujarnya.
(A-158/A-89)***