Hindari Kerusakan dan Petani Hendak Menanam Situs Candi Sawah Keramat Ditutup Kembali Selasa, 22/11/2011 - 21:46
KARAWANG, (PRLM).- Situs Candi Sawah Keramat, Dusun Telaga Herang RT 10/04 Desa Teluk Buyung, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang kembali diurug dengan tanah yang sebelumnya telah ditutupi kantong plastik, Selasa (22/11). Penutupan tersebut dilakukan agar terhindar dari kerusakan. Selain itu, petani meminta penutupan agar mereka dapat mengelola kembali sawah mereka. "Sebelum ada pembebasan lahan kami ingin mengelola kembali sawah kami. Kami juga telah diberi beberapa pengetahuan dalam mengelolah lahan sawah yang di bawahnya ada candi," tutur Maska (45) pemilik sawah keramat. Maska bersama rekan-rekannya tidak keberatan jika sawah mereka hanya digali untuk memastikan apakah ada candi atau tidak. Namun, jika harus digali secara permanen dan seluruhnya akan membuat puluhan hektare sawah rusak. "Oleh karena itu jika memang harus digali seluruhnya, kami ingin diganti rugi terlebih dahulu," ucapnya. Dua candi yang ditemukan merupakan perluasan dari perluasan Candi Jiwa, Batujaya yang diperkirakan seluas 500 hektare yang kemungkinan dulunya merupakan kompleks percandian. Penggalian oleh oleh Tim Balai Pengelolaan Kepurbakalaan Sejarah dan Tradisional (BPKSNT) Jabar bersama Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang (BP3) Serang dilakukan hanya sebagai survey pengujian. "Tidak ada masalah ketika ditutup situs candi ditutup kembali kemudian dilakukan pengolahan lahan sawah," ucap Salah seorang tim BP3 Serang, Juliadi. (A-186/A-88)***
