Dahlan Iskan/Admin (Tribunnews.com/Herudin) Lagi-lagi kita bicara Dahlan Iskan. Hampir tak ada henti2nya tokoh kita yang satu ini. Tokoh yang disinyalir menyelamatkan muka SBY pada resuffle KIB2 atau sisa masa kepemimpinannya. Segala sisi positif dikupas habis di media manapun. Rasanya sulit menemukan sisi negatif pada tokoh mantan wartawan yang kini hidup dengan hati orang lain. Organ tubuhnya boleh sakit tetapi semangat hidup dan berbuat untuk negeri seolah menjadi obat yang paling mujarab, manjur dan tokcer bagi penyakitnya. Kisah hidupnya yang dibukukan dengan judul ‘ganti hati’ sangat jelas bagaimana perjalanan hidupnya dari keluarga yang serba kekurangan, religius sampai menjadikan dia sosok seorang manajer yang berhasil. Sebagai wartawan hampir dia menjelajah seluruh bumi ini, dia tidak bisa menunggu pesawat sampai 4 jam dengan mengganggur. Selama sakit dia lebih banyak menghabiskan waktu di Singapore dan Cina. Pada saat yang sama hampir setiap pejabat yang berkunjung ke Cina minta ditemanai pria yang mahir berbahasa Cina. Dia mensyukuri 1 tahun operasi ganti hatinya di Kasmir, India. Sebagai direktur PLN kisahnya memimpin di PLN banyak ditulis di blog pribadinya. Tulisan yang membuka mata kita semua betapa gilanya dia bekerja. Pagi masih rapat di Jakarta, sore di Sulawesi, mengadakan rapat dengan jajarannya di pulau terpencil menjelang malam (karena faktor geografis), kemudian pagi menjelang subuh sudah berada di pulau lain, sore kembali ke jakarta. Perjalanan yang hampir mustahil bisa dilakukan oleh seorang yang pernah divonis hidupnya tinggal 5 tahun. Kesederhanaan tokoh inilah yang membesarkan hatinya. Hampir semua perjalanan dinasnya dibiayai oleh uagnya sendiri. Dia juga menolak segala yang berbau mewah. Jiwanya selalu terpaut dengan masa kecilnya yang serba kekurangan. Pendek kata jiwa dan kepribadian yang mendekati kesempurnaan. Kisah yang menarik dan menjadi subyek tulisan ini adalah dia satu2nya mentri yang hanya lulusan SMA (Madrasah Aliyah). Dan jabatan yang diemban sebagai mentri bukan jabatan remeh temeh. Mengelola BUMN yang berjumlah sekitar 140-an dan banyak masalah di dalamnya. Kalau dia diberi jabatan di Menpora itu bukan sesuatu yang luar bisa. Ibaratnya Menpora itu tidur selama menjabat negara ini tidak akan runtuh. paling-paling Menpora akan disibukan mengurus orang-orang gila di organisasi bola di tanah air ini. Jabatan Meneg BUMN adalah maqomnya ahli ekonomi, managemen, dsb. Ahli - ahli seperti itu berjibun di negeri ini. Kita mempunyai banyak stock orang-orang lulusan dari universitas luar negeri yang terkenal menjadi kiblat ekonomi dsb. Pakar ini dan itu yang kalau di deret gelarnya membuat terperangah bagi yang membacanya. Bukan tidak mungkin bawahan Dahlan Iskan adalah para jago-jago ekonomi dan managemen lulusan universitas tersebut. Kisah diangkatnya sorang yang hanya lulusan SMA menjadi mentri adalah semangat baru bagi generasi muda di negeri ini. Karir seseorang bukan melulu ditentukan oleh pendidikan. Di dunia banyak orang-orang yang sukses tanpa mengenyam pendidikan setingkat universitas. Meneladani kisah sukses beliau, sekolah bukanlah satu-satunya untuk sukses berkarir. Meskipun saya yakin Pak Dahlan juga bukan menyepelekan sekolah. Buktinya anaknya yang sekarang menjadi penyelenggara Kompetesi Basket di tanah air juga lulusan universitas di Amerika. Kisah hidupnya semoga menginpirasi para anak-anak miskin di negeri ini yang tidak mampu melanjutkan study ke jenjang sarjana. Meskipun anggaran pendidikan 20% yang diklaim sebagai salah satu kesuksesan SBY ternyata di lapangan sekolah itu mahal apalagi kuliah. Masih banyak gedung sekolah yang rusak dan sejuta kisah sedih di dunia pendidikan. Jika beliau masih diberi umur panjang saya berharap tahun 2014 beliau menjadi orang nomer satu di negeri ini. Kalau tidak siapapun Presiden RI kelak semoga dia masih dipercaya mengemban amanah. Saya dan mungkin juga rakyat Indonesia ingin melihat beliau diberi tugas menjadi Mendikbud. Satu bidang yang sangat menentukan kualitas masa depan bangsa Indonesia. Saat di mana anak bangsa akan mendapatkan pendidikan yag merata dan berkualitas. Kalaupun dia dijadikan Mentri perhubungan semoga pula Bali-Jawa- Sumatra cepat tersambung. Salam
http://sosok.kompasiana.com/2011/10/27/dahlan-iskan-membalikkan-logika-dunia-pendidikan/ Dari: Ki Hasan <[email protected]> Kepada: Ki Sunda <[email protected]> Cc: Baraya Sunda <[email protected]> Dikirim: Senin, 5 Desember 2011 12:46 Judul: [kisunda] Menteri jeung KRL? Dahlan Iskan Nekat Naik KRL Ekonomi Senin, 5 Desember 2011 | 11:18 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri BUMN Dahlan Iskan, menurut informasi, meninjau langsung penerapan rute baru (rerouting) KRL Jabodetabek dengan menumpang langsung salah satu KRL. Tidak tanggung-tanggung, mantan Dirut PLN ini nekat menumpang KRL ekonomi Bogor-Jakarta Kota yang terkenal padat. "Menurut informasi beliau menumpang dari Stasiun Depok UI," kata Makmur Syaheran, Sekretaris Perusahaan PT Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ), kepada Kompas.com di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (5/12/2011). Saat dimintai konfirmasi, salah seorang petugas Stasiun Manggarai menjelaskan, Menteri BUMN akan menumpang KRL 0825. Sang menteri sendiri tidak menyebutkan stasiun tujuan. Saat KRL 0825 tiba di Stasiun Manggarai pada pukul 09.00, Dahlan Iskan tidak terlihat. Mateta Rijalulhaq, petugas Humas PT KAI Daops 1 Jakarta, yang dimintai informasi menjelaskan, Menteri BUMN menumpang KRL Ekonomi 0810 dari Stasiun Depok. "Beliau minta tanpa pengawalan. Kemungkinan tujuannya Depok-Tanah Abang. Beliau bisa berganti beberapa kereta. Jadi mungkin sulit ditemukan," terang Mateta. Dia juga menjelaskan, Menteri juga meminta untuk tidak didampingi para pejabat PT KAI. Alhasil, hingga saat ini pihaknya tidak tahu secara persis di mana sang menteri berada. "Ini sosok menteri yang kami rindukan. Kami memang berharap ada gebrakan seperti ini," kata Mateta menyikapi keberanian Dahlan Iskan. Rute baru KRL Jabodetabek mulai diterapkan hari ini. Jika sebelumnya ada 37 rute KRL, pihak PT KAI bersama operator KRL PT KCJ telah memangkasnya menjadi 6 rute yang tidak saling bersilangan. Pemangkasan rute ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah perjalanan KRL guna mengakomodasi jumlah pengguna yang meningkat setiap tahun. Imanuel More Dapatkan artikel ini di URL: http://www.kompas.com/read/xml/2011/12/05/11183299/Dahlan.Iskan.Nekat.Naik.KRL.Ekonomi
