Geng Motor Berulah Lagi, Remaja Tewas Dibantai

BANDUNG (Pos Kota) – Setelah lama hilang,  geng motor di Bandung
kembali  berulah.   Remaja tanggung Hamzah Hidayat, 17,  tewas  akibat
disiksa  puluhan geng motor di bawah jalan layang Pasupati, Balubur,
Bandung, Minggu (11/12) dini hari.

Hasil identiifikasi kepolisian korban tewas karena mengalmi enam luka
tusuk di dada kanan dan kini, perut dan punggung. Polisi  segera
mengevakuasi jenazah remaja tersebut ke kamar mayat RSHS Bandung untuk
dilakukan autopsi.

Wawan, 35, salah seorang kerabat korban, saat ditanya wartawan di RSHS
Bandung, menjelaskan, aksi pengeroyokan terhadap korban di Jalan
Pasupati Bandung itu berlangsung Minggu dini hari sekitar pukul 02.00.

Awalnya, kata dia, korban bersama dua rekannya naik motor berboncengan
 dari Jalan Tamansari menuju flyover Pasupati. Tiba-tiba datang
gerombolan motor dan mengejar kemudian mengepung korban di jembatan
layang.

“Jumlah motor itu ada 15 ditumpangi dua orang. Diperkirakan 30 anggota
geng motor mengepung korban,” ungkap Wawan.

Hamzah, korban tewas geng motor saat itu sempat terjatuh lantaran
motornya ditendang.  Ketika korban bangkit, tiba-tiba belasan sepeda
motor berdatangan kemudian mengepung korban.  Selang beberapa menit
mereka menyergap korban kemudian membantainya.

Korban yang bersimbah darah sempat bangkit kemudian mencoba
menyelamatkan diri ke Jalan Balubur. Hanya, usaha itu gagal, lantaran
geng motor mengejar kembali kemudian membacoknya hingga tewas. “ Dua
teman korban selamat karena mereka berhasil kabur ketika pelaku
mengepung korban,” katanya.

Wawan menjelaskan, Minggu dini sekira pukul 02.30 di bawah jembatan
layang Pasupati heboh. Warga pun bergegas melapor polisi. Selang
beberapa menit kemudian polisi tiba di lokasi kemudian melakukan
pemeriksaan.

“Mayat korban langsung dievakuasi.   Kami masih melakukan pengejaran
terhadap pelaku yang membantai korban. Dugaan sementara mereka geng
motor,” kata sejumlah anggota polisi Polsek Bandung Wetan.

Polisi menyebutkan, jenazah korban pengeroyokan geng motor sudah
diamakamkan Minggu siang di TPU Cileunyi. Korban berdasar keterangan
sejumlah anggota keluaraganya asalnya dari Cileunyi dan saat ini
tinggal di Kebon Bibit Barat, Tamansari,  Bandung.

“ Kami masih terus melakukan penyelidikan terkait pelaku dan motif
dibalik aksi penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,”
kata polisi lagi. (dono/dms)

Geng Motor dan Penembak gelap Merajalela, Bandung Jadi Kota Cowboy

Sabtu, 22 Oktober 2011 - 18:11 WIB
| More

BANDUNG (Pos Kota) –  Heboh, seorang warga Bandung Lutfi Sumarna,
ditembak pria misterius di Jalan Sari Indah, Bandung, Sabtu (22/10)
dini hari.

Dalam kondisi bersimbah darah, korban yang ditembak bagian dadanya
datang sendiri ke RS Immanuel untuk ditolong secara medis. Hingga kini
polisi yang menangani kasus ini masih melakukan penyelidikan, dan
sudah mengamankan mobil milik korban yang body-nya bolong  akibat
ditembak pelaku.

“Kami masih melakukan pnyelidikan terkait kasus ini. Kami pun masih
menunggu korban sehat, karena dia yang tahu persis kronoligis kejadian
ini,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus  Ade
Hidayat, Sabtu.

Kasat menjelaskan, mobil korban yang kini diamankan rusak karena
terkena peluru. Bahkan salah satu kaca kendaraan itu pun hancur
setelah pelaku melepaskan timah panas.

“Yang kami masih selidiki selain pelaku, juga motif penembakan itu
sendiri. Korban warga Bojongsoang, kabupaten Bandung, sedang
penembakan berlangsung  di Jalan Kiaracondong kota Bandung. Kami
menduga aksi kejahatan pecah kaca mobil mulai menggeliat di Bandung,”.

Untuk mengungkap kasus ini, Kasat mengaku tengah melakukan pemeriksaan
terhadap isteri korban yang mengantar suaminya ke rumah sakit akibat
ditembak pria misterius.

Ade menyebutkan, berdasar hasil pemeriksaan di rumah sakit, tim
Identifikasi Sat Reskrim Polrestabes Bandung mencatat luka tembak
korban itu terdapat di dada kiri bawah. Kondisinya masih belum
sadarkan diri karena masih dalam tindakan medis untuk segera dilakukan
operasi.

Kepala Humas RS Immanuel Bandung, Marlena, menjelaskan, pasien yang
mengalami luka tembak datang bersama isterinya ke rumah sakit naik
angkutan umum.

Sementara, berdasar keterangan kepolisian kendaraan korban di parkir
di pinggir jalan Babakan Sari Kiaracondong Bandung.  Meski begitu,
Humas RS meyakinkan kalau pasiennya kini sudah mulai membaik meski
luka tembak di dada cukup serius. “ Kondisnya sudah aga membaik,”
katanya.

Kasus penembakan yang dilakukan pria misterius  terhadap warga
Bojongsoang, Bandung, kini membuat ketar-ketir warga Bandung. Bahkan,
mereka menyebutkan, sudah ada dua terror besar yang patut diantisipasi
polisi setelah geng motor yaitu kejahatan dengan cara menembak kaca
mobil.

“Dua jenis kejahatan ini merupalkan teror  untuk warga. Kami sudah
mulai tak nyaman lagi bepergian malam di Bandung. Polisi supaya berani
bertindak tegas. Bila perlu tembak mati saja para pelaku itu. Bandung
kini sudah mulai menjadi kota cowboy,” kata  seorang warga, Husein
Sasmita, warga Kiaracondong, bandung, Sabtu. (dono/dms)


------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke