Asin Jambal Roti Lebih Mahal dari Daging Sapi

 Minggu, 25/12/2011 - 21:37
 [image: NURHANDOKO/"PRLM"]
NURHANDOKO/"PRLM"
CECEP (kanan) pedagang ikan asin bersama dengan Ahdi (58), salah seorang
perajin yang sudah hampir 30 tahun membuat ikan asin jambal roti,
menunjukkan ikan asin jambal roti kualitas super yang...

CIAMIS, (PRLM).- Bagi penggemar ikan asin tentu kenal dengan ikan asin
jambal roti. Ikan asin tersebut memang memiliki tempat tersendiri bagi
penyuka ikan yang dikeringkan dan pengawetannya hanya dengan ditaburi
garam.

Keberadaan ikan asin jambal roti saat ini juga naik daun, setidaknya sering
disertakan menjadi pelengkap nasi timbel khas Sunda. Potongan kecil ikan
asin dipadukan dengan ikan ayam, sambal serta lalaban.

Belakangan ini harga ikan asin jambal roti menunjukkan tren relatif stabil,
berkisar antara Rp 65.000 - Rp 85.000 untuk kualitas super. Naiknya harga
jambal roti juga tidak bisa dipisahnya dengan semakin berkurangnya pasokan
ikan manyung dan ikan kadukang yang menjadi bahan baku ikan asin jambal
roti.

Bagi perajin ikan asin di Pangandaran, Kabupaten Ciamis, kebutuhan bahan
mentah ikan manyung tidak bisa dipenuhi oleh nelayan lokal, sehingga harus
didatangkan dari luar wilayah seperti Cirebon, Pekalongan dan daerah lain
yang memiliki pelabuhan samudra. Sedangkan untuk ikan kadukang, selain dari
luar, sebagian di antaranya berasal dari hasil tangkapan nelayan
tradisional di Pangandaran.

"Memang banyak perajin ikan asin jambal roti di Pangandaran, akan tetapi
sebagian besar bahan bakunya masih didatangkan dari luar. Manyung dari
Cirebon, PPekalongan dan daerah lain, sedangkan kadukang ada beberapa yang
dari hasil tangklapan nelayan lokal," tutur Cecep (47) pemilik kios ikan
asin di kawasan Pantai Timur Pangandaran.

Dia mengatakan, dibandingkan ikan asin lainnya, jambal roti menjadi buruan
wisatawan yang datang ke Pangandaran. Akibat banyaknya permintaan, di lain
pihak pasokan terbatas, menjadikan harga ikan asin jambal roti lebih mahal
dibandingkan lainnya. Karena keterbatasan pasokan, menjadikan pedagang
harus memiliki simpanan atau stok banyak.

"Menghadapi libur tahun baru ini pedagang sudah menyetok (menyimpan) jambal
roti dalam jumlah cukup. Saya punya stok satu ton lebih. Biasanya kalau
libur panjang stoknya bisa lebih banyak lagi. Soal harga memang juga
tergantung persedaiaan, kalau stok menipis harganya bisa menembus Rp 90.000
- Rp 95.000 untuk kualitas super," ungkap Cecep yang didampingi salah
seorang perajin ikan asin jambal roti, Ahdi (58).

Di kawasan wisata Pangandaran banyak dijumpai penjual asin jambal roti.
Ikan asin terseut tidak hanya didagangkan dengan cara dijual dikos, akan
tetapi juga di asongkan di sekitar tepi pantai atau di depan hotel. Selain
itu juga banyak perajin ikan asin yang memilih menjual sendiri ikan hasil
olahannya.

Ahdi yang sudah tiga puluh tahun menggeluti pembuatan ikan asin jambal
roti, mengungkapkan bahwa pada dasarnya membuat ikan asin jambal roti
relatif mudah, yang penting adalah bagaimana membuat perbandingan kebuthan
garam dengan bahan baku ikan. Berapa takaran yang pas, kata dia, kadang
kala tidak sama untuk setiap perajin, alasannya karena diperoleh dari hasil
pengalaman.

Ada dua cara membuat ikan asin jambal roti dengan bahan baku ikan manyung
dan kadukang. Cara pertama pembuatan ikan asin jambal roti adalah, sebelum
diberi garam, terlebih dahulu isi perut ikan dikeluarkan ata dibersihkan,
selanjuytnya ditaburi garam. Sedangkan cara kedua adalah terlebih dahulu
memotong bagian kepala ikan, serta membuang isinya tanpa harus membelah
perut ikan. Setelah bagian dalamnya dibersihkan, kemudian bagian perutnya
diberi garam selama tiga hari atau sesuai dengan kondisi ikan. Sebelum
dijemur, terlebih dahulu dibersihkan serta badannya dibelah.

Saat ini, lanjut dia, harga ikan kadukang mencapai Rp 24.000 per kilogram
basah, sedanghkan ikan manjung mencapai Rp 18.000 per kilogram basah. Dari
satu kilogram ikan, ghhanya menghasilkan ikan asin sebesar tiga ons. Untuk
satu kali proses pembuatan ikan asin, membutuhkan waktu paling cepat satu
minggu, yaitu tiga sampai empat hari perendaman ikan hingga garam meresap
ke dalam daging ikan, serta pengeringan yang masihg mengandalkan sinar
matahari. "Kalau matahari terik bisa tiga sampai empat hari baru kering,
sedangkan jika mendung bisa lebih lama lagi," kata Ahdi.

Ia juga membuka rahasia ikan jambal roti kualitas super juga diperoleh dari
ikan yang super pula, dalam arti ikannya masih segar atau belum terkena es.
Sedangkan untuk kualitas biasa, umumnya berasal dari bahan baku ikan yang
sebelumnya telah direndam es untuk menjaga kesegarannya. Garam yang
dipergunakan juga harus garam krosok atau krital.

Biasanya untuk menghasilkan jambal roti kualitas super, jelas dia adalah
memakai cara kedua atau memasukkan garam ke dalam perut ikan, selanjutnya
dibelah menjelang dijemur. Tanda-tanda jambal roti super, menurut Ahdi yang
juga memasok produksinya kepada pedagang asongan ikan asin jambal roti,
dapat dilihat dari warna daging relatif lebih cerah, serta bagian dagingnya
empuk dan renyah.

"Untuk kualitas super, orang sini mengatakan dagingnya renyah. Ada pula
yang kualitas super tetapi warga dagingnya agak kekuningan, karena
kandungan lemaknya yang sangat banyak. Yang pasti rasanya lebih lembut
apabila dibandingkan dengan yang biasa, tidak cocok untuk balado, sebab
hancur," tuturnya. (A-101/das)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/170767

Kirim email ke