Jum'at, 30 Desember 2011 | 08:52 WIB
Dahlan Iskan, Sayembara Avanza Buat Ide Terbaik  *TEMPO.CO*, *Jakarta* -
Rapat itu berlangsung pas hari libur jelang Natal, Sabtu, 24 Desember 2011.
Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan, memimpin rapat yang membahas persoalan
nasib maskapai Merpati Nusantara. "Pagi itu begitu sulit mencari ide yang
membumi," kata Dahlan seperti ditulis dalam blog pribadinya *
dahlaniskan.wordpress.com*.


Merpati sedang menghadapi persoalan besar. Suasana kerja di Merpati, kata
Dahlan, sudah seperti perusahaan *no hope* sehingga tak bisa diselesaikan
dengan cara biasa. Menurut dia, restrukturisasi perusahaan dengan cara
modern sudah dicoba sejak dua tahun lalu, tapi belum juga membuahkan
hasil.

Dahlan berusaha menjaring pendapat melalui dialog intensif dan tanpa batas
dengan jajaran lebih bawah. Rapat dihadiri oleh komisaris, direksi, serta
manajer senior Merpati. Namun, sulit menemukan ide membumi. Dahlan lantas
teringat gurauan pedagang sukses. "Tuhan itu baik, tapi uanglah yang bisa
membuat orang mengatakan Tuhan itu baik."

Dari gurauan pedagang itu, Dahlan menyimpulkan bahwa perlu ada rangsangan
material untuk melahirkan ide kreatif. Maka, Dahlan membuat sayembara di
forum itu. "Peserta rapat yang mengusulkan ide terbaik akan saya beri
hadiah satu mobil baru, Avanza, dari kantong saya pribadi."

Pancingan sayembara membuat rapat menjadi heboh. Gelak tawa memenuhi
ruangan. Inspirasi bermunculan. Hampir semua peserta rapat mengangkat
tangan. Mereka berebut mendaftarkan ide. Angkat tangan lagi untuk ide
kedua, ketiga, bahkan sampai kelima.

Setelah terkumpul 53 ide, barulah diperdebatkan. Ide kemudian diranking,
dari yang terbaik sampai terbawah. Perdebatan seru karena masing-masing
mempertahankan idenya. "Diskusi yang luar biasa intensif, mengalahkan rapat
kerja bagian pemasaran," ujar Dahlan.

Dari ranking tersebut, bisa diketahui pemenang sayembara mobil. Tapi, ada
yang protes dengan mengatakan hadiah baru diberikan setelah ide jadi
kenyataan. Dia ingin membuktikan meski idenya kalah ranking, dalam
pelaksanaan kelak akan mengalahkan juara ranking itu. Akhirnya, Dahlan
setuju melihat dulu kenyataan di lapangan sehingga peluang ide yang
rankingnya di bawah pun masih terbuka.

Seperti apa ide itu? Tentu masih dirahasiakan karena masih akan dirumuskan
dalam bentuk program kerja nyata di lapangan. Menurut Dahlan, semua ide
memang sangat menarik. Dari sinilah bisa diketahui bahwa Merpati seharusnya
tidak akan rugi secara operasional.

Setelah enam jam berdebat, tepat pukul 16.00, rapat pun diakhiri dengan
lega. Dahlan segera pulang untuk mandi pagi. Lho, kok mandi pagi? Rupanya
Dahlan memimpin rapat tak sempat mandi pagi. Dia pun masih memakai baju dan
celana olahraga selesai mengikuti acara jalan sehat dalam perayaan ulang
tahun BRI ke-116.

*YMR*

*
http://www.tempo.co/read/news/2011/12/30/093374411/p-Sayembara-Dahlan-Iskan-Berhadiah-Avanza
*

Kirim email ke