http://us.dunia.vivanews.com/news/read/281595-media-inggris--pelajar-ri-mirip-indiana-jones

[image: Jembatan rusak di Lebak, Banten]


2012/1/20 Gunawan Yusuf <[email protected]>

> **
>
>
> Media Inggris: Pelajar RI Mirip Indiana Jones
> Mereka bertaruh nyawa, meniti tali temali di atas Sungai Ciberang
> untuk sampai ke sekolah.
> Jum'at, 20 Januari 2012, 10:51 WIB
> Denny Armandhanu
> Para pelajar di Lebak, Banten, meniti jembatan untuk ke sekolah.
> (REUTERS/Beawiharta)
> BERITA TERKAIT
>
> * Jembatan Penghubung Dua Desa Terancam Putus
> * Akhirnya Jembatan Warisan Belanda Itu Ambruk
> * Jembatan Rusak di Jalur Purwokerto-Semarang
>
> VIVAnews - Media Inggris, Daily Mail, menuliskan sebuah artikel yang
> menggambarkan betapa beratnya perjalanan para pelajar Indonesia menuju
> ke sekolah. Harian ini bahkan menyamakan aksi mereka dengan adegan
> berbahaya di film Indiana Jones.
>
> Pada foto-foto yang diambil oleh Reuters, terlihat beberapa orang
> pelajar SMP dan SD di kampung Tanjung, Lebak, Banten, meniti sebuah
> jembatan rusak yang hanya dihubungkan dengan satu tali terbentang di
> atas Sungai Ciberang.
>
> Merayap perlahan-lahan, mereka berusaha untuk tidak tergelincir masuk
> ke dalam sungai Ciberang yang berarus deras dan dalam. Sungai ini
> kerap digunakan para wisatawan untuk olah raga arung jeram.
>
> Pegangan mereka hanyalah tali dan kayu-kayu sisa-sisa jembatan. Daily
> Mail menuliskan, anak terkecil yang pernah menyeberang berusia lima
> tahun. Penyeberangan menjadi semakin berbahaya jika sungai Ciberang
> diterpa banjir. Titian tali bisa terendam air dan putus terbawa arus.
>
> "Aksi mereka seperti aksi di salah satu adegan di film Indiana Jones
> and The Temple of Doom," tulis Daily Mail.
>
> Para pelajar mengaku lebih memilih menghadapi bahaya meniti tali
> ketimbang harus berjalan satu setengah jam lamanya ke jembatan yang
> lebih bagus. Jika mereka mencari aman, maka harus bangun pagi-pagi
> buta dan pulang ketika hari sudah gelap.
>
> Kumpulan foto di bawah ini diambil juru foto Reuters pada Kamis, 19
> Januari 2012.
>

Kirim email ke