A. Rahim, BA mengatakan: 25 Januari 2012 pukul 10:20 am 0 0 i Rate This Saya suka membaca pandangan semua golongan dalam islam ( klu boleh dibilang golongan ) saya tidak menemukan pada salafi seperti dalam tulisan diatas, malah saya melihat gerakan “wahabi salafi” ( sebenarnya istilah ini tidak ada ) adalah sebaliknya mereka lah sebenarnya Ahlussunnah Wal Jamaah, karena semua pikiran dan pemahamannya berdasarkan Alquran, Sunnah dan pendapatnya para ulama Ahlussunnah. Fatwa mereka sangat mudah ditemukan dalilnya tidak ada di Alquran lihat di kutubussittah atau fatwa ulama ahlussunnah. Jadi dimana tidak benarnya ? semuanya sesuai kok dengan pedoman islam. Kalau wahabi salafi dikatakan mengganggu NKRI dan kerukunan umat beragama lo… ini pikiran dari mana ? sebaiknya dipahami dulu masalahnya biar gak timbul pitnah terhadap saudara kita. salafi sangat tidak suka menantang penguasa kalau mau menyampaikan yang haq disampaikan langsung dengan empat mata tanpa dipublikasikan ke umum itu yang saya tau tentang salafi, jadi kalau mengganggu NKRI wah sangat jauh. Namun kalau NKRI ini berantakan bukanlah salah salafi dan bukan juga salah yang lain, yang salah ya … pemerintah itu sendiri mungkin karena tidak menjalani amanah dengan baik. Kalau mau bukti lihat aja disekeliling kita, pipa minyak dihadapan rumah kita, tapi minyak mooohalnya minta ampun !, udah tu antri lagi mau dapatkan minyak. Aneh. aneh, aneh… salafi dikatakan bisa merusak sesama islam, saya pikir tidak yang penting sebagai seorang muslim, berbuat harus tau dasarnya jangan asal mengekor aja. Belajar dan terus belajar Insya Allah Islam tetap satu dan bersaudara. Salafi ditakuti merusak kerukunan antar umat beragama, dan teroris meraja lela astahfirullah ! tobatlah kepada Allah kepada yang mengatakan demikian, tahukah anda yang merusak islam dan merusak kerukunan ummat beragama itu, tu orang diluar sana yang tidak pernah suka dengan islam. Kenapa kita saling menuduh sementara pelakunya diluar sana tertawa mengejek melihat tingkah kita yang tolol. Saya sebagai muslim mengharapkan salafi terus berkembang dan besar semoga anak – anak kita yang belajar disana pulang membawa Alquran dan Sunnah untuk diterapkan di negeri ini agar syariat islam di negeri ini tidak kabur bercampur aduk dengan TBC ( Taqlid Bidah dan Khurafat ). Saya lihat saudara kita salafi itu sering di fitnah, contoh ketika saya berkunjung ke Batam kemudian sholat jumat disalah satu masjid di Batam, saya diberika buletin oleh pengurus mesjid, kemudian saya baca, tau apa isinya ? buletin itu menceritakan tentang sejarah hidupnya Muhammad bi Abdul Wahab yang di negeri ini dikenal dengan wahabi. Dalam buletin itu dikatakan bahwa Muhammad bin Abdul Wahab itu seorang murid yang pintar tapi durhaka kepada orang tuanya dan gurunya, setelah dewasa dia menjadi antek belanda. Aneh bukan ? Muhammad bin Abdul Wahab itu asli orang Nejd dari Arab, Belanda tidak pernah nyampe ke Arab,maksud saya Arab tidak pernah di jajah oleh Belanda, bagaimana Muhammad bin Abdul Wahab bisa jadi anteknya Belanda. Kalau orang Indonesia jadi anteknya Belanda, ya … bisa saja mengapa ? karena Indonesia memang pernah di jajah 350 tahun makanya tidak heran kalau di Indonesia banyak pemahaman yang aneh – aneh bukan sunnah di bilang sunnah. Salafi dikatakan melakukan upaya menanamkan keraguan kepada ulama, tentu perlu klarifikasi, ulama yang mana ? salafi sangat menghormati para ulama sunnah termasuk ulama empat mazhab Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’, Imam Ahmad bin Hambal dan ulama Sunnah lainnya mereka semuanya ulama Ahlussunnah yang dimulyakan, bahkan satu sekolah tingkatan SD IT ( islam terpadu ) mereka beri nama sekolah Assyafi’. Nah kalau ulama yang mendasari pendapatnya bertentangan dengan Alquran, sunnah dan pendapatnya para ulama ahlussunah lainnya ya.. saya kira bukan salafi saja tapi semua orang islam tidak akan menerima bahkan Allah dan RasulNya juga tidak menerima. Kenapa saya mengomentari tulisan diatas ? ya … saya merasa terpanggil aja untuk mengomentari karena saya melihat ada sesuatu yang benar tapi di salahkan. semoga kita semua tetap diberi hidayah oleh Allah agar kita semua tetap satu dalam kalimah Laa Ilaha Illallah. Amien.
________________________________ Dari: Rifki Luthfi <[email protected]> Kepada: [email protected] Dikirim: Rabu, 25 Januari 2012 10:25 Judul: [kisunda] Fwd: Mewaspadai Gerakan Wahabi Salafi ---------- Forwarded message ----------From: Cara Membuat Blog <[email protected]> Date: 2012/1/25Subject: Mewaspadai Gerakan Wahabi SalafiTo: [email protected] Mewaspadai Gerakan Wahabi Salafi ________________________________ Mewaspadai Gerakan Wahabi Salafi Posted: 23 Jan 2012 06:37 PM PST Oleh A. Fatih Syuhud Ditulis untuk Buletin Al-Khoirot Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang Dalam sebuah tulisan di harian Republika edisi 3 Oktober 2011, KH. Agil Siradj menulis sebuah artikel menarik... Visit http://www.fatihsyuhud.com for more You are subscribed to email updates from Cara Membuat Blog To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. Email delivery powered by Google Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 -- Tubagus Rifki Luthfi Al Bantany,Serang - Banten, Indonesia
