Urang Sunda teh "luar biasa" nya!

Aya mojang Bandung jadi sherif siah!

Tapi aya oge anu masih "rame" 

Sunni Siah! 

Syi'ah siah!

Sunda Wiwitan Siah!
Nyandung siah!
Korupsi siah!

Pa siah-siah!
Pa sieuh-sieuh!

Dimana silih asah!
silih asuh!
silih asih!
silih simbeuh kanyaah?

Teuing siah!




________________________________
 From: Eman Suherman <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Thursday, February 2, 2012 1:16 PM
Subject: Bls: [Urang Sunda] Spam Mojang bandung jadi deputi serip di amrik
 

  
Kaciri geus gede wawanen ti samemehna, mana teu aneh lamun bisa hirup kalawan 
hasil cicing dimana wae oge, picontoeun keur anu leutik burih siga kuring

--- Pada Kam, 2/2/12, mang jamal <[email protected]> menulis:


>Dari: mang jamal <[email protected]>
>Judul: [Urang Sunda] Spam Mojang bandung jadi deputi serip di amrik
>Kepada: [email protected]
>Tanggal: Kamis, 2 Februari, 2012, 12:14 PM
>
>
>  
>http://sosok.kompasiana.com/2012/02/01/mojang-bandung-jadi-deputy-sherrif-di-amerika/
> 
>
>Carita msiswa sikuring nu pindah ka amrik terus jadi deputi serip. Hahaha. 
>Hampura make basa jerman. 
>
>Mojang Bandung Jadi Deputy Sherrif di Amerika 
>Nama lengkapnya Maria Esther Indrasari. Lahir di Bandung pada 24 Mei dan besar 
>di kota itu hingga kuliah di jurusan Desain Interior Institut Teknologi 
>Nasional (Itenas) Bandung. Tahun ketiga, Marie, panggilan akrabnya, pindah ke 
>Greensboro North Carolina karena menikah dengan Dan Llyod, seorang pakar IT 
>yang  bekerja di perusahaan garmen terkenal Amerika. Konon keduanya bertemu di 
>hutan. Lloyd sebagai aktivis Greenpeace dan Maria di World Wild Foundation 
>(WWF).
>Setelah menikah, Marie melanjutkan (bukan mengulang) kuliah Desain Interior di 
>University of North Carolina at Greensboro (UNCG), sebuah kampus negeri di 
>negara bagian North Carolina. Sambil kuliah, Marie bekerja paruh waktu sebagai 
>desainer di Zimmerman Furniture lalu di pabrik karpet Lexington North 
>Carolina. Setelah lulus, sempat bekerja jadi Desainer Interior di sebuah 
>konsultan. Karena belum mendapat lisensi sebagai Desainer Interior, dalam 
>proyek-proyek yang diekspos majalah, namanya tidak pernah dicantumkan sebagai 
>tim desainer interior. Tidak betah, dia kemudian mendirikan perusahaan sendiri 
>MLDG LLC. Selain seorang Desainer Interior, dia juga seorang pelukis yang 
>karyanya sering dia pamerkan dari galeri ke galeri terutama di Morikami Museum 
>and Japanese Garden. Kabar kemudian, dia dan suaminya pindah ke selatan, Palm 
>Beach, Florida.
>Jadi Polisi 
>Lama tidak terdengar kabar. Hingga suatu hari dia mengirim e-mail dilengkapi 
>foto-foto dirinya dan beberapa bule berpakaian hitam. Ternyata foto dia sedang 
>dilantik jadi polisi di Palm Beach. Ha? Jadi polisi Amrik? Iya, katanya. Via 
>e-mail dia lalu bercerita bahwa kesulitan ekonomi yang dialami Amerika 
>berimbas pada sepinya proyek desain interiornya. Dia kemudian mencoba cari 
>pekerjaan ke pemerintah.
>Salah satu cita-citanya jadi polisi. Jadi dia pernah melamar ke FBI, tapi 
>ditolak dengan alasan karena pendidikannya terlalu spesifik. Terus melamar ke 
>beberapa kantor polisi yang semuanya menolak dengan alasan antara lain 
>bertubuh kecil atau pendek dan ras Asia. Stereotip perempuan Asia dimata bule 
>Amerika itu lemah gemulai.
>
>
>
>Menurut Marie, polisi di Amerika ada tiga macam. Polisi Federal yang dikenal 
>dengan sebutan FBI (Federal Bureau of Investigation), polisi negara bagian 
>(state police, contohnya polisi patroli jalan raya di film CHIPS (California 
>Highway Patrol) dulu, polisi kota seperti yang sering jadi serial fil tv 
>seperti Los Angeles Police Department (LAPD) atau New York Police Department 
>(NYPD) dan polisi wilayah semacam kabupaten dan kecamatan (county) yang 
>dikenal dengan sebutan sherrif dan anggotanya disebut deputy sherrif. Polisi 
>negara bagian, polisi kota dan polisi county negara bagian Florida berada di 
>bawah Florida Department of Law Enforcement.
>Akhirnya PBSO (Palm Beach Sherrif Office) menerima Marie karena kebetulan PBSO 
>membutuhkan polisi dari ras Asia. Waktu tes, dia kandidat nomor satu karena 
>nilai tes dia paling tinggi dan satu-satunya perempuan Asia.
>Setelah diterima PBSO, dia harus mengikuti latihan di Akademi Kepolisian (Palm 
>Beach State College - Police Academy) selama enam bulan. Gara-gara ekonomi 
>sedang sulit, yang biasanya masuk akademi dibayarin PBSO, sekarang sebagian 
>kadet harus bayar sendiri. Di Akademi Kepolisian Maria kelas 137. Di kelas, 
>ada 28 orang dan perempuannya hanya tiga orang. Meskipun bertubuh kecil, Maria 
>punya nyali gede, jadi, selama pendidikan dia sering hampir terlibat 
>perkelahian dengan kadet lain yang bikin ulah. Maria yang bertubuh kecil 
>katanya memberi inspirasi ke yang lain. Banyak yang bertubuh kecil atau pendek 
>juga kemudian melamar jadi polisi.
>Ketika lulus, Maria lalu masuk dinas polisi FTO (field training 
>office) bekerja sebagai staff crash investigator alias peneliti kecelakaan di 
>kantor Sherrif Lake Worth Florida County. Untuk menambah kemampuannya sebagai 
>deputy sherrif, Maria sekarang kuliah lagi bidang psikologi forensik di 
>Florida Atlantic University di kota tempat tinggalnya Boca Raton Florida .(MJ)
> 
 

Kirim email ke