Aduh Kang Abbas.
Ceuk kuring kieu, eta Jusfiq model jelema anu ngaku bener tina kahirupananan, 
padahal nyata manehna mangrupakeun Jalma-jalam dungu, idiot, bodoh bin tolol. 
Hal ieu saluyu jeung dawuhan Allah Swt. dina al Qur'an anu hartosna : 
".....(nyaeta) jalma anu leuwih micinta kahirupan dunya tibatan (kahirupan) 
akhirat, jeung ngahalang-halangan (manusa) ti jalan Allah jeung mihareup (jalan 
anu) bengkok. Maranehna eta dina kayaan kasesatan anu jauh" (QS. Ibrahim : 3).
Saterusna jalma model si Jusfiq anu ngaku pangbenerna jeung ngajudge umat islam 
teh jalma-jalma sesat, saestuna manehna anu sesat. 
Firman Allah "Jeung mun diomongkeun ka maranehna, 'Ariman maneh sakumaha jalma 
lain geus ariman!' Maranehna ngajawab, 'Naha kuring arek ariman saperti 
jalma-jalma anu kurang akalna ariman?'. Tengetkeun, saestuna maranehna eta 
jalma-jalma anu kurang akalna, tapi meranehna henteu nyaho" (QS. Al-Baqarah : 
13).
 
Sakitu we Kang ulasan singket ti kuring, moal loba-loba teuing dalil bilih olab 
nyah.
 
Nuhun Kang postinganana..........
Salam,
  

________________________________
 Dari: Abbas Amin <[email protected]>
Kepada: proletar <[email protected]>; [email protected]; 
[email protected] 
Cc: [email protected]; urangsunda <[email protected]>; 
kisunda <[email protected]> 
Dikirim: Selasa, 22 Mei 2012 10:20
Judul: [kisunda] (unknown)
  
 
   
 
Jusfiq dkk 
Jusfiq meyakini bahwa Islam adalah ajaran yang salah. 
OK kita hargai keyakinannya itu. 
Jusfiq meyakini bahwa yang mengikuti ajaran Islam semuanya
Pasti dungu2. 
OK keyakinan inipun kita bisa terima; namanya pendapat, ya
sah sah sajalah. 
Jusfiq berusaha menurut keyakinannya bahwa harus ada
PEMBEBASAN; yaitu pembebasan dari kedunguan selama ini; mereka2 yang dianggap
Jusfiq terpengaruh oleh ajaran sesat Islam, harus ditolong; diangkat dari
kesesatannya serta dicerdaskan. 
OK ini tujuannya mungkin saja mulia dan bagus; sampai disini
kita bisa terima. 
Apa kenyataan yang terjadi ? 
OK semua yang dikatakan oleh dia, baru tarap “keyakinan”
harus ada counter ! Benarkah semua pernyatannya itu ? 
Ternyata setelah beberapa kali tukar argument; paaling2
mentok ! 
Yang memegang Islam, tetap pada pendiriannya karena alasannya
atau argumennyapun cukup kuat dan tak tergoyangkan oleh JUSFIQ dkk. 
Sekarang bagaimana ?  
Yang terbaik adalah ; pihak Jusfiq harus mundur sedikit;
hargai pendapat orang Islam; yang ternyata punya argument kuat juga. 
Tapi apa kejadiannya setelah itu ? 
Jusfiq tak mau terima ! Alih2 dia terus berargumentasi; malah
dia maki2 lawan yang bisa mengarguenya dengan dungu dan segala macam cacian ! 
Nah disini jelas kesewenang wenangan harus ditolak. 
Tindakan Fasis dan anarkis harus kita lawan. 
Akhirnya terjadilah adu maki ! Dan si Jusfiq lepas tangan !
Dia bilang orang Islam karena DUNGU2 dan tak bisa jawab, maka marah2 dan maki2.
Padahal kita orang Islam menganggap adu argumentasi sudah berlalu dengan
keyakinan masing2; tapi karena Jusfiq dkk tak mau berenti begitu saja; dan
memaksakan kehendaknya maka makianlah yang Jusfiq cs lontarkan; giliran kita
balas maki2; kita disalahkan sebagai bisanya cuman maki2. 
Maka baik adu argumen, maupun debat KUSIR selalu ini Jusfiq
cs NGOTOT ingin menang sendiri ! 
Tadinya saya mengira; mereka adalah kaum Atheis/agnostic ! 
Ternyata dugaan saya salah besar ! mereka bukan Atheis atau
Agnostik ! Tapi ANTI Islam ! Kaum pembenci Islam ! Yang hanya satu kata dalam
dirinya : Islam harus dimusnahkan ! 
Jadi Atheis dan agnostikpun kalau mencoba dekat dengan orang2
Islam; lantas di maki2 dan dimusuhi ! Mereka benar2 tak ada rasa kompromi atau
tolerans sedikitpun ! Boro2 persahabatan atau tolerans; yang ada adalah NYARI
MUSUH ! Yaitu Islam harus dimusuhi semua pihak !!! 
Jadi jelas pikirannya sangat jahat ! Bohong sekali mereka
bilang mau menolong orang Islam dari lembah kesesatan ! Mereka tak punya
argumen kuat untuk mendeskreditkan Islam sebagai agama sesat. Bohong sekali
mereka mengaatakan mau mencerdaskan orang Islam. 
Jadi mereka hanyalah memperturutkan OTAK GILA mereka
sendirri bahwa Islam SESAT ! Menurut pikiran mereka sendiri. Dan celakanya
pikiran mereka sendiri ini mau dituangkan dan dipaksakan oleh mereka sebagai
pikiran seluruh umat manusia !@!!
Bersambung
     
         

Kirim email ke