Nasib TKW di Arab Saudi geus sering dicaritakeun, tapi nu dibejakeun dihandap 
ieu mah, leuwih tragis deui, reuneuh ku anak dunungan, ngalahirkeun kembar, 
terus dibawa ka lembur. Tah Budak kembar ieu, warga nagara mana nya? Ari arab 
Saudi nganut faham kawarnagraan didasarkeun tempat kalahiran atawa didasarkeun 
bangsa/ turunan? Ceuk uing mah, dua budak ieu, warga nagara Arab Saudi, sabab 
kalahiranana di Arab, atuh tina turunan, Bapana urang Arab. Jadi sakuduna 
Nagara Arab Saudi kudu tanggung jawab. Beubeurat ieu ulah ditanggung wungkul ku 
indungna jeung nagara Indungna (Indonesia).


http://www.pikiran-rakyat.com/node/206143

Pulang dari Arab Saudi, TKW Bawa Anak Kembar 
Jumat, 05/10/2012 - 14:13 

 *PURWAKARTA, (PRLM).- Malang betul nasib Neneng Sari (28), tenaga kerja wanita 
asal Kampung Krajan, Desa/Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta ini. 
Impiannya mengubah kehidupan menjadi lebih baik di negeri orang kandas akibat 
perlakuan tak senonoh anak majikannya.

Neneng mengatakan, impitan ekonomi keluarganya membuat dirinya memutuskan untuk 
mengadu nasib di Arab Saudi. Melalui PT Bajri Putra Mandiri di Jakarta, dia 
terbang ke Arab Saudi pada April 2010 lalu untuk menjadi pembantu rumah tangga 
di Kampung Ar Ar di pinggiran Kota Riyadh.

Setibanya di tempat majikannya, dia diperlakukan baik sesuai dengan 
kapasitasnya sebagai pekerja. Makan sehari-hari tidak kekurangan. Gajinya 
sebesar 800 riyal (sekitar Rp 2 juta) juga tidak telat dibayarkan. Hanya, dia 
mengaku kurang beristirahat akibat banyaknya pekerjaan.

Namun, kondisi itu hanya berlangsung setahun. Sekitar Oktober 2011, anak 
majikannya, Qowas bin Yahya mulai mengusik ketenangannya. Anak majikannya itu 
kerap memanfaatkan situasi pada pagi hari ketika kedua orang tuanya masih 
terlelap. "Ketika sedang bekerja, saya diseret masuk ke kamar mandi, mulut saya 
dibekam, dan saya diancam macam-macam jika bilang kepada majikan," tuturnya.

Neneng tidak bisa berbuat banyak ketika anak majikannya itu memaksanya 
melakukan perbuatan tidak senonoh. Kejadian itu terus berulang hingga empat 
kali tanpa sepengetahuan majikannya. Tiga bulan kemudian semuanya terungkap. 
Neneng dinyatakan positif hamil setelah diperiksa di rumah sakit setempat. Anak 
majikannya tak mau tahu derita Neneng akibat perbuatannya itu.

Alih-alih membantu, majikan perempuan Neneng, Hamidah malah geram. Dia menuduh 
Neneng telah berbuat zina dan melaporkannya ke polisi. Neneng akhirnya dibui 
dengan kondisi mengandung si jabang bayi. "Saya ditahan selama sepuluh bulan 
saat sedang hamil hingga melahirkan," ujarnya.

Neneng melahirkan dua anak kembar, Ahmad dan Muhammad yang kini sudah berusia 
empat bulan. Beruntung, selama ibunya dibui, mereka mendapatkan perlakuan baik 
dari para sipir. Dengan kondisi psikologi yang masih tertekan, Neneng tidak 
lupa mengontak kerabatnya di kampung halaman. Dia memberitahu kondisinya saat 
itu sekaligus meminta bantuan agar dia segera dipulangkan ke tanah air.

Kerabatnya di kampung tak tinggal diam. Mereka segera melapor ke petugas RT-RW 
setempat dan meneruskannya ke kelurahan hingga ke bupati. Surat tembusan 
dilayangkan ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Luar 
Negeri, hingga ke Kedutaan Besar RI di Arab Saudi. Neneng akhirnya pulang ke 
tanah air Rabu (3/10) lalu dengan menggendong kedua anaknya.

Meski bersyukur masih bisa pulang dengan selamat, Neneng masih trauma dengan 
kejadian yang dialaminya di Arab Saudi. Dia mengaku kapok untuk kembali bekerja 
sebagai TKW di luar negeri. "Sekarang saya mau fokus dulu untuk mengurus kedua 
anak saya. Harapan saya, pemerintah ikut membantu memikirkan nasib anak saya," 
ujar Neneng. (A-192/A-147)***





------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke