Manstaap nih salah satu program yg digagas Kabupaten Kuningan, namanya Pepeling 
~ Pengantin Peduli Lingkungan. Kabupaten Kuningan sudah menggagas dengan 
kementrian Agama bahwa setiap pengantin yang akan melakukan nikah diharuskan 
menanam pohon apapun pohonnya baik dihalaman rumahnya atau dimanapun misalnya 
taman kota ataupun dipinggir jalan. 

Di Kuningan KUA sudah otomatis pengantin sebelum akad nikah harus menanam dulu 
sebagai contoh menanam pohon buah dihalaman rumahnya untuk kemudian dirawat 
bersama dan mungkin yg menikmati nanti anak-anaknya nanti ketika pohon itu 
sudah berbuah. Sangat tepat di tengah krisis buah lokal yg makin riweuh dan 
juga lingkungan yg makin kusyut banjir dan longsor sudah menjadi langganan. 

Kepedulian terhadap lingkungan ini baik sekali ditanamkan sejak awal bahkan 
kepada para calon orang tua sehingga bisa mendidik anaknya kelak. Memang 
kesannya sepele ya tapi apabila dilakukan secara komprehensif dan menasional 
luar biasa sekali. Ketika KUA/ Penghulu memberikan ceramah tentang hakekat 
keluarga/ pernikahan juga bisa diajarkan tentang menjaga lingkungan melalui 
penanaman pohon. Tentunya prosesnya tidak berhenti pada saat penanaman namun 
berlanjut ke pemeliharaan. Begitu juga dengan rumah tangga proses terindah itu 
bukan disaat malam pertama ketika pertama kali kita menanam "benih" tetapi 
justru saat berikutnya merawat dan menjaga rumah tangga dalam mengarungi lautan 
yg penuh berbagai gelombang dengan bahtera keluarga mempertahankannya agar 
jangan sampai tenggelam sampai adzal memisahkan.

Pohon juga begitu perlu komitmen kebersamaan merawatnya, memupuknya, 
menyianginya, menyiraminya sampai akhirnya si Pohon bisa berkontribusi balik 
kepada kita kalau pohon buah bisa berbuah, kalau pohon bunga ya bisa berbunga, 
kalau pohon peneduh bisa meneduhkan, kalau pohon pengikat air bisa mengikat 
air, kalo pohon kayu bisa jadi kayu, segala macam tumbuh menjadi indah dan 
bermanfaat, sehingga pada akhirnya bisa dinikmati oleh semua. Itulah hukum alam 
semesta dari Alloh SWT apa yg ditanam itulah yg dituai, ketika kita menanam 
pohon mangga pasti berbuah mangga, ketika kita menanam jati akan menjadi kayu 
jati :).   

Semoga program-2 seperti ini bisa ditiru dan mungkin jadi program nasional 
untuk peduli terhadap lingkungan. Top 10 citical problems in the next 10 years 
salah satunya adalah Environment dan sekarang bisa kita lihat sendiri. Kemarin 
Bandung Selatan lumpuh karena banjir dimana-2 bahkan Jakarta pun demikian 
hampir tiap tahun terjadi banjir. Longsor pun sudah menjadi langganan. Kita 
mungkin bisa mengabaikannya tapi apakah itu yang akan kita ajarkan pada anak & 
cucu kita. Rasanya kita sebagai orang tua ingin meninggalkan bumi Indonesia 
Nusantara tercinta ini lebih nyaman sehingga anak cucu kita bisa hidup lebih 
layak dari kita.

Pepeling Karuhun mah sederhana...
Gunung Kayuan ~ Gunung Tanami Kayu
Lamping Awian ~ Tebing tanami bambu
Legok Balongan ~ Lembah bikin kolam/ situ
Datar Sawahan & Imahan ~ Datar Tanami Sawah/ bangun rumah.

Pun sapun kaluluhuran.

nuhuuuuns,
mang kabayan
www.udarider.com

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke