Kumaha mun bebas, nu rek ngeusi pek sukarela dieusi, nu rek henteu teu nanaon 
kosongkeun. 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "mang kaby" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 25 Apr 2013 09:48:42 
To: Senyum-ITB<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [kisunda] Re: Penghapusan Kolom Agama di KTP RI

Wooooow manstaaaap niiiih setujuuu pisan. 

Sebagai gambaran Agama asli Urang Sunda, yaitu Agama Sunda atau Sunda Wiwitan 
atau Jatisunda juga tidak diakui oleh pemerintah padahal itu asli dari Tatar 
Sunda bukan import dari luar.

Kasian banyak pemeluk Agama Sunda yang di KTP-nya Agama-nya (-) alias Setriiiip 
hehehe. 

Jadi Yes setuju pisan tidak perlu ada kolom agama dalam KTP. 

nuhuuuuns,
mang kabayan
www.udarider.com

-----Original Message-----
From: Untung Suryanto <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 25 Apr 2013 15:09:28 
To: <[email protected]>; 
sinergi-ia-itb<[email protected]>; <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [Senyum-ITB] Penghapusan Kolom Agama di KTP RI

Kan-rekan Alumni,

Kemarin malam di running text Metro TV tertulis kalau Komnas Perempuan
mengusulkan agar kolom AGAMA di KTP Indonesia dihapuskan saja alias tidak
perlu ditulis.

Saya tertarik konsep " out of the box " seperti ini ditengah hingar
bingarnya perpolitikan negeri ini yang dasarnya UUD ( ujung ujungnya duit)
dan melempar bola panas (atau bola salju, tergantung siapa yang pegang) ini
ke forum terhormat dan bergengsi Alumni ITB. Seingat saya di Amrik, Driver
License saya juga gak ditulis Religion dan tidak pernah ditanya oleh
siapapun baik di Bank, Kantor, Grocery Stores, Mall, Hospital  etc.

Salam

GL67

Kirim email ke