Woooooooow ruaaar biasaaa :). Hadeee euy. Yes setujuuuuh... Budaya, Mental Reform n' Character Building :).
nuhuuuuns, mang kabayan www.udarider.com -----Original Message----- From: "M. Danil Daud" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 12 May 2013 06:28:52 To: ia-itb<[email protected]>; Sinergi ITB<[email protected]>; Ar itb milis<[email protected]>; Senyum ITB Milis<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [Senyum-ITB] Kang Acil di Acara Ridwan Kamil.jpg [1 Attachment] Kang Acil sedang menyanyikan lagu Flamboyan. Kang Acil menyatakan dulu Bandung dikenal dengan kota pendidikan, kota budaya, kota perjuangan. Sayangnya skrg lebih dikenal sebagai kota FO, macet dan sampah. Katanya lagi tokoh nasional kita lebih dikenal Eyang Subur, Fathanah dll. Harapannya Emil dapat mengembalikan Bandung sebagai Kota Budaya. Lebih mementingkan Character Building dan Mental Reform. Setelah bertutur kata Kang Acil kemudian menyanyikan lagu Adinda. Berikut liric lagu Flamboyan, Adinda dan Sajadah Panjang. Bimbo - Bunga Flamboyan Senja itu Flamboyan berguguran Seorang dara memandang Terpukau ... Satu-satu Daunnya berjatuhan Berserakan di pangkuan bumi Bunga flamboyan itu diraihnya Wajahnya terlihat sayu Flamboyan berguguran Berjatuhan, berserakan Sejak itu sang dara berharapkan Esok lusa kan bersemi kembali Liric lagu ADINDA LIRIK LAGU Bimbo - Adinda Adinda Adinda oh sayang adinda Namamu tiada duanya Adinda oh sayang adinda Dikau intan permata Sejuknya embun dinihari Sesejuk tutur senyum kau beri Hangatnya sinar matahari Sehangat cinta yang kau beri Sejak ku mengenal dikau Dunia nampak indak kemilau Aku hidup hanya untukmua Jangan jangan jangan tingggalkan daku Adinda oh sayang adinda Cintamu tiada duanya Adinda oh buah hatiku Kau dan aku selalu satu Adinda dikaulah embun pagi Adinda dikaulah matahari Adinda dikau permata hati Adinda . . . cintamu . . . . . Adinda . . . . . LIRIK LAGU Bimbo - Sajadah Panjang Ada sajadah panjang terbentang Dari kain yang .... Sampai ke tepi kuburan hamba Kuburan hamba bila mati Ada sajadah panjang terbentang Hamba tunduk dan sujud Diatas sajadah yang panjang ini Diselingi sekedar interupsi Mencari rezeki mencari ilmu Mengukur jalanan seharian Begitu terdengar suara adzan Kembali tersungkur hamba Ada sajadah panjang terbentang Hamba tunduk dan rukuk Hamba sujud dan lepas kering hamba Mengingat Dikau sepenuhnya Salam MDD I AR84
