Baraya,

Sanggeus ngaliwatan sababaraha diskusi, debat, malahan nepi ka pagetreng
pamadegan, lalamparahan riset Gn Padang ti tim Mandiri akhirna nepi oge ka
Presiden SBY. Dina hiji pagempungan, kang Danny Hilma Natawidjaja (DHN,
putera asli Subang), inohong ahli lini ti LIPI, anu jadi gegedugna pisan
tim riset Mandiri Gn Padang, mintonkeun hasil-hasil panalungtikanana jeung
timna di payuneun Presiden. Saterusna, RI1 marentahkeun supaya
panalungtikan Gn Padang kudu tuntas akhir taun ieu kalawan nugaskeun
Mendikbud salaku anu nyekel kadali utama jeung pananggungjawab ieu
panalungtikan. Nya, ieu Menteri teh, ngahaja ngadeugdeug ka Gn Padang
kamari (piraku wae tempat & obyek anu jadi tanggunjawabna teu dilongok
heula).

Di handap ieu warta eta muhibah pak Mendikbud kamari (iraha urang Sunda &
kisunda kopdar di Gn Padang? Pikeun narasumber mah meh ampir sadayana urang
Sunda: kang DHN, kang Pon, dll): *
*

*#
*

*TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR -* Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia, M Nuh, menyambangi situs megalitikum Gunung Padang, Desa
Karyamukti, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur, Kamis (6/6/2013).

Orang yang sempat mendatangi kantor Komisi Pemberantans Korupsi (KPK)
seminggu yang lalu ini sempat menyampaikan kekagumannya terhadap alam yang
ada di sekitarnya Gunung Padang. Ketika menaiki anak tangga menuju puncak,
ia pun sempat berhenti untuk melihat pemandangan sekitar.

"Sambil melihat pemandangan sekitar sebaiknya semua harus tarik napas
dulu," kata Nuh sambil tertawa ketika menaikki ratusan anak tangga menuju
puncak Gunung Padang. Setidaknya sebanyak delapan kali Nuh berhenti di anak
tangga hingga pada akhirnya sampai ke teras satu Gunung Padang.

Kedatangan M Nuh ke gunung padang memang untuk pertama kalinya sejak
menjabat menjadi Mendikbud RI. Ia sengaja datang untuk melihat kondisi dan
situasi gunung padang yang sebenarnya setelah melakukan pertemuan dengan
lintas kementerian dan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di
Jakarta beberapa waktu lalu.

"Akhirnya saya bisa berkunjung ke situs ini setelah selama ini hanya
mendengar dan melihat presentasi yang dilakukan tim peneliti beberapa waktu
lalu. Kedatangan saya ke sini tentunya untuk memastikan apa yang disajikan
dalam presentasi sama atau tidak," kata Nuh sembari tertawa lagi.

Dikatakan Nuh, sebagai leading sector persoalan Gunung Padang, pihaknya
akan melakukan beberapa langkah untuk melestarikan Gunung Padang.
Diakuinya, langkah-langkah tersebut merupakan tindaklanjut dari perintah
SBY sekaligus untuk menyelesaikan penelitian yang sempat terhenti lantaran
munculnya pro dam kontra tentang eskavasi secara besar-besaran.

"Kami akan melakukan dan mempersiapkan beberapa tahapan, yakni melakukan
penyelamatan situs, menyiapkan sumber daya manusia dan anggaran yang
diperlukan untuk membantu serta mendukung secara penuh tim Terpadu
Penelitian Mandiri Situs Gunung Padang," kata Nuh menjawab pertanyaan
Tribun.

Nuh pun berharap, hasil dari penungkapan misteri Gunung Padang yang akan
dikupas secara ilmiah nanti bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat
Indonesia. Menurutnya, tiga hal yang bermanfaat yang didapat situs tersebut
setelah dilakukan penelitian lebih lanjut.

"Semua masyarakat Indonesia bisa tahu peradaban bangsanya, sebagai
pembelajaran nanti untuk para pelajar, dan yang terpenting meningkatkan
kesejahteraan. Sebab situs ini sangat menajubkan dan sangat luar biasa,"
kata Nuh.

Lebih lanjut, kata Nuh, pihaknya pun akan melibatkan berbagai intansi.
Badan Pertanahan Nasional, misalnya, untuk mengurus persoalan pembebasan
tanah. Selain itu, lanjut Nuh, pihak Kementerian Pekerjaan Umum juga harus
terlibat terkait dengan infrastruktur. Belum lagi pihak Kementerian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia terkait dengan kepariwisataan.

"Semuanya harus ditata rapi agar situs tetap terjaga dan terpelihara dengan
baik. Tapi selain memiliki potensi edukasi, di sekililingnya bisa
dimanfaatkan sebagai daerah wisata. Banyak pihak yang perlu dilibatkan
dalam hal ini. Yang terpenting tujuan ini untuk Indonesia," kata Nuh. (cis)
Sumber:

http://m.tribunnews.com/2013/06/06/mendikbud-berhenti-delapan-kali-naik-puncak-gunung-padang

Salam,
manar

Kirim email ke