Top markotop uraianna Kang Kabayan teh......resep uing tulisan jiga kieu
________________________________ Dari: mang kaby <[email protected]> Kepada: Senyum-ITB <[email protected]>; Alumni IPB <[email protected]>; Baraya_Sunda <[email protected]>; UrangSunda <[email protected]>; Kisunda <[email protected]>; Kota Bogor <[email protected]> Dikirim: Selasa, 16 Juli 2013 19:08 Judul: [kisunda] Tritangtu ~ Triaspolitika? Dalam kehidupan masyarakat Sunda ada yang namanya Tri Tangtu di Buana ~ Tiga penentu kebijakan di dunia :). Resi, Ratu, Rama. Guru, Ratu, Wong Atua Karo :). Kalau dalam agama Hindu kalau tidak salah Brahma, Wisnu n' Shiwa CMIIW? Resi adalah para guru yang mengajarkan ilmu pengetahuan, agama, budaya, etika, n' moral yang baik. Ratu/ Raja adalah pemimpin yang mengatur pemerintahan dan menjaga hukum n' aturan tetap dijalankan. Rama adalah tetua/ tokoh masyarakat yang dituakan/ kasepuhan/ orang yang dipandang karena kebijakannya. Ada istilah dalam kehidupan n' kemanusiaan utk mencapai kesempurnaan harus memiliki, "Wibawa seorang Rama, Sabda seorang Raja, dan Perilaku seorang Resi". Nah dalam konteks pepolitikan Indonesia ada istilah Trias Politika CMIIW? Yudikatif ~ dulu mah DPA ~ Dewan Pertimbangan Agung ya? Sekarang Mahkamah Agung, Hakim, n' Jaksa? Eksekutif ~ Presiden? Legislatif ~ Anggota DPR/ MPR? Sejauh mana Trias politika ini berperan dalam menjaga keseimbangan dunia? Kalau dalam kontek kekinian kira-2 formulasinya bagaimana ya? Yudikatif ~ Resi. Eksekutif ~ Raja. Legislatif ~ Rama. Yg confuse Yudikatif sama Legislatif ya. Bisa Yudikatif ~ Rama n' Legislatif ~ Resi? Realita dalam pelaksanaannya di Indonesia saat ini masih jauh panggang dari api :((. Sabda Raja sudah tidak didengar karena banyak conflict of interest, Sabda akan didengar apabila Raja bisa memberikan contoh yang baik. Wibawa Rama sudah tidak ada karena juga tidak bisa menjadi kasepuhan yang dituakan/ dihormati karena banyak penyimpangannya / ketidak sesuaiannya, banyak conflict of interest n' KKN sehingga wibawa hilang :(. Last but not least Perilaku Resi sudah tidak bisa dicontoh karena ya gituuuu deeeh capee deeeh hehehe. Resi juga ikut-2an korupsi :((. Memperhatikan perjalanan hidup Rosululloh SAW ketika menyampaikan kebaikan berusaha mentransformasikan kehidupan yang kusyuut mengukuhkan kembali ketauhidan n' monoteismeu-nya Ibrahim AS. Bahwa tidak ada Tuhan selain Alloh, Nu Kawasa, Nu Ngersakeun, Nu Maha Murbeng Alam :). Secara pelan tapi pasti walaupun diawal dicaci maki bahkan dilempar tai tapi beliau terus istikomah menjadi manusia sempurna, "berperilaku seorang resi, bersabda seperti seorang raja, n' berwibawa seperti seorang rama" mulai dihormati oleh lingkungan sekitar, lalu menyebar luas sampai sekarang sifat n' perilakunya dicontoh oleh lebih dari 1Milyar umat Muslim diseluruh penjuru dunia. Ya karena beliau punya leadership yang baik "leading by example", memberikan suri tauladan yang baik untuk seluruh umatnya. Berkata dan berbuat sejalan n' sesuai, tidak ada conflict of interest n' selalu mendahulukan kepentingan umat dibanding pribadinya. Wilujeng taraweh kasadayana, mugia diakhir puasa nanti kita kembali ke kesucian dan berhasil mencapai kemenangan melawan hawa nafsu kita sendiri. Sesuai harapan Alloh SWT bahwa puasa ini bukan untuk Ku tapi untuk mu wahai orang-2 yg beriman :). nuhuuuuns, mang kabayan www.udarider.com
