Nuhuuuuns Gan :), yuuuu aaaah mari kita hayuuuu Repolusi Keuyeup Apu masih 
punya waktu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa :).

Saat ini bangsa ini sedang sakit, hayu urang ruwat babarengan, kita Jaga 
Kabuyutan/ Lemah Cai/ Tanah Air ini sesuai amanah UUD 45 untuk sebesar-2nya 
kesejahteraan masyarakat luas :).

Kita mulai dari diri sendiri, kita mulai dari hal yang kecil, kita mulai 
sekarang juga. Yang biasa senang hati menerima amplop wayahna pelan-2 belajar 
PUASA sedikit demi sedikit "ngeureuyeuh" weh, Insya Alloh lama-2 bisa :). 

Kalau bangsa ini maju tentunya anak cucu cicit kita nanti yang akan bahagia, 
sekarang kita berpoya-2 memumpuk kekayaan pribadi lama-2 Indonesia/ Kabuyutan/ 
Tanah Air ini menjadi lemah dan sudah tidak tahan lagi akhirnya punya uang 
banyak pun menjadi tidak berarti, dan pastinya anak cucu kita yang akan menuai 
akibat dari yang telah kita lakukan :).

nuhuuuuns,
mang asep kabayan
www.cipaku.org

-----Original Message-----
From: Cepi Al Hakim <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 13 Sep 2013 17:21:10 
To: [email protected]<[email protected]>; 
Senyum-ITB<[email protected]>; 
Baraya_Sunda<[email protected]>; 
UrangSunda<[email protected]>; Kisunda<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [Urang Sunda] Bls: [alumni-ipb] Jatigede Diundur 16 Juni 2014, semoga 
Situs Arkeologi Nusantara Purba tidak digenangi :)

Alhamdulillah... akan terus kita perjuangkan...

 salam, hangat, AGW




________________________________
 Dari: mang kabayan <[email protected]>
Kepada: Senyum-ITB <[email protected]>; Alumni IPB 
<[email protected]>; Baraya_Sunda <[email protected]>; 
UrangSunda <[email protected]>; Kisunda <[email protected]> 
Dikirim: Jumat, 13 September 2013 15:53
Judul: [alumni-ipb] Jatigede Diundur 16 Juni 2014, semoga Situs Arkeologi 
Nusantara Purba tidak digenangi :)
 


  
Alhamdulillah muji syukur Ka Nu Agung, Nu Ngersakeun, Nu Maha Murbeng Alam 
dapat info dari kampung katanya Jatigede penggenangannya di undur 16 Juni 2014, 
apakah betul infonya?

Kalau benar semoga SBY, Mang Aher, n' Bupati Sumedang kompak untuk mulai 
meneliti Sejarah Arkeologi Situs Nusantara Purba dimana 20.000 thn yang lalu, 
Bangsa Nusantara ini sudah mengenal Monotheismeu sesuai Sila Pertama Panca Sila 
~ Ketuhanan Yang Maha Esa. Semoga menjelang hari kesaktian Pancasila ini SBY, 
Mang Aher, dan Bupati Sumedang justru membuat DEKLARASI CIPAKU untuk Menjaga 
Warisan Leluhur Menjaga Simbol Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai salah satu 
Warisan Peradaban Indonesia yang harus kita wariskan ke anak cucu kita :).

Para Ahli Sejarah, Budayawan, dan Geologi bisa mengungkap missing link yang 
selama ini dicari :).

Semoga ini pertanda bahwa Indonesia mulai kembali meraih kejayaan lagi.

Sebagai Pusat dari Papat Kalima Pancer, Mandala Bodas Jatigede seharusnya 
dijadikan World Heritage Sites :).

Kampung Buhun, Sawah Subur, Situs Agung semoga tetap terjaga kelestariannya :).

Amiiiin ya Alloh ya robbal alamin :).

Seperti Mamang sampaikan, Mamang dan warga Kabuyutan Cipaku tidak anti 
bendungan akan tetapi kalau bendungan itu menenggelamkan Situs Cagar Budaya 
Arkeologi yang menjadi Pusaka Indonesia tentu sangat tidak bijak sama dengan 
Sasakal Sangkuriang, menikah itu baik, namun menikahi Ibu sendiri itu tindakan 
yang sangat tercela.

nuhuuuuns,
mang asep kabayan
www.cipaku.org
 

Kirim email ke