Weleh kunaon eta teh bet jadi siga parasea kitu? Kang Rahman Saeful nu
keur aya di Indonesia (sukabumi) tadi isuk-isuk dina fb ngajak ulin
nempo ka Gunung Padang. Ngan maca beja ieu, nepika aya nu
diteunggeulan sagala, jadi murengked euy ......
WLY
--- In [email protected], oman abdurahman <omanarah@...> wrote:
>
> Baraya,
>
> D
> i handap ieu terusan email ti kang Danny Hilman Natawidjaja ngeunaan
> perkembangan
> riset Situs Gunung Padang sakuma posting anjeunna di milist IAGI
> . Taya lian supaya urang meunang katerangan langsung ti anu
ngalaksanakeun
> (pelaku) eta riset, lain beja hawar-hawar ti kajauhan.
>
>
> manar
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
> From: Danny Hilman Natawidjaja <danny.hilman@...>
> Date: 2013/9/16
> Subject: RE: [iagi-net] SITUS GUNUNG PADANG : TEMUAN REAKTOR
HYDROELECTRIC
> DI PERUTNYA
> To: iagi-net@...
> Cc: MGEI <[email protected]>, "Bachtiar T." <
> t_bachtiargeo@...>
>
>
> Rekan-rekan IAGI yang baik,
> Tanpa bermaksud menyerang siapa-siapa, saya sungguh heran membaca
posting
> Mang Okim di bawah, padahal sudah sering kami jelaskan. Menurut
hemat kami
> Petisi 34 hanya berkedok kelestarian dan penyelamatan Gunung Padang tapi
> maksud sebenarnya menghentikan penelitian Tim Mandiri dan merebutnya
> (silahkan benar-benar dicermati isinya). Isi Petisi 34 menghasut dan
> terang-terangan menghina tim mandiri sebagai para peneliti yang tidak
> kompeten dan dituduh hanya merusak. Tindakan Petisi 34 sangat bertolak
> belakang dengan semangat gotong royong dan etika serta kebebasan dunia
> ilmiah-akademis. Untunglah presiden kita waras sehingga tidak
terhasut oleh
> petisi ajaib ini.
> Lebih ajaib lagi kalau perihal ijin penelitian dari Tim Mandiri masih
> dipermasalahkan. Tim punya ijin lengkap, dari Bupati dan Pemda
setempat dan
> dari Dikbud serta Dirjen Purbakala-BPCB. Apalagi kalau dikatakan sudah
> instruksi presiden masa iya perijinan masih jadi masalah, ini pernyataan
> yang bertabrakan. Faktanya lagi Mendikbud, M.Nuh sudah berkunjung ke
> G.Padang didampingin DirJen dan Ketua BPCB serta para aparat PEMDA
setempat.
> Beliau dengan tegas mendukung penelitian tim mandiri dan memerintahkan
> jajarannya untuk membantu jalannya penelitian (seperti diberitakan
banyak
> media).
> Tindakan kekerasan pada para peneliti baru-baru ini bukan isyu tapi
> benar-benar terjadi. Bukan juga karena warga masyarakat protes dan marah
> tapi hanya tindakan sekelompok orang (sekitar 20 orang) yang datang
> tiba-tiba ke lokasi ketika tim sedang melakukan survey seismik
tomografi dan
> tanpa ba-bi-bu langsung melakukan pengeroyokan dan pemukulan sampai
beberapa
> anggauta tim babak belur. Tidak ada gejala protes masyarakat atau
> komunikasi apapun sebelumnya. Terlepas apakah gerakan kelompok ini
> terencana atau hanya tindakan anarki dari sekelompok orang-orang
yang tidak
> faham, ini adalah kriminal. Beberapa orang pelaku utamanya sekarang
sudah
> diciduk oleh polisi setempat. Alangkah tidak bijaksananya apabila
ada pihak
> yang malah seperti membela atau membenarkan tindakan biadab ini;
Termasuk
> beberapa media yang malah memberitakan pelaku kekerasannya seolah-olah
> pahlawan dan menjadikannya narasumber, tanpa cross-check ke pihak-pihak
> berwenang, termasuk korban kekerasannya. Penggunaan bahan peledak yang
> diisyukan itu hanya mercon yang sebesar bola kasti yang dipakai
untuk source
> dari seismik tomografinya. Source ini sudah teruji sangat aman, suaranya
> tidak keras (tertimbun sekitar 1 meter) dan tidak ada bekas ledakan
berarti
> di lokasi-nya. Setelahnya, lokasi-lokasi peledakan dirapihkan dan sudah
> sukar terlihat lagi jejaknya. Penggunaan mercon ini tentu atas
seijin dan
> panduan dari POLRES dan POLSEK setempat, juga sudah disosialisasikan
kepada
> masyarakat setempat dengan baik, tidak ada masalah apa-apa sebelum
kejadian
> pengeroyokan ini. Menurut hemat kami ini bukan hanya penganiayaan biasa
> tapi sudah merupakan penghinaan pada dunia dan profesi peneliti. Apabila
> dibiarkan akan menjadi preseden buruk ke depan.
> Adalah sangat "disrespectfull" apabila dikatakan kerja keras tanpa
profit
> dan pamrih dari penelitian Tim Mandiri (yang biaya sendiri) dalam
dua tahun
> terakhir ini dikatakan tanpa hasil nyata. Terlebih lagi disamakan dengan
> Kasus Supertoy dan Blue Energi. Survey dan hasil penelitian TTRM sangat
> intensif dari berbagai bidang keahlian: arkeologi-geologi permukaan dan
> eskavasi, Geofisika: georadar, geolistrik, geomagnet, dan baru-baru ini
> seismik tomografi; dan core drilling (sampai saat ini sudah ada 4 titik
> bor). Jadi, hasil penelitian tim mandiri (TTRM) yang mengatakan Situs di
> permukaan melingkupi seluruh bukit dan keberadaan bangunan lebih tua dan
> ruang-ruang besar dibawahnya adalah berdasarkan data yang sangat kuat.
> Dugaaan keberadaan ruang adalah dari image refleksi-refraksi gelombang
> georadar, very-high resistivity body di penampang geolistrik
(puluhan ribu
> ohm.m), very-low seismic-velocity zone (di bawah seribu m/s) pada survey
> tomografi, dan total water loss sampai puluhan meter kubik ketika
pemboran.
> Demikian juga perihal situs yang multi-layer peradaban dari yang berumur
> 2500 tahun sampai yang lebih tua dari 10.000 tahun lalu didasarkan oleh
> analisa carbon dating yang cukup banyak dan teruji. Sebaliknya,
Keyakinan
> para petisi 34 bahwa situs hanya di atas bukit di permukaan saja
semata-mata
> berdasarkan opini subyektif tidak didukung data yang memadai. Faktanya
> sekarang, keyakinan mereka terbukti tidak benar. Tim Mandiri sangat
terbuka
> untuk berseminar, berdiskusi, bekerjasama dengan siapa saja dari dunia
> penelitian dan pendidikan yang tertarik, termasuk dari kelompok
Petisi 34
> kalau memang bermaksud baik untuk kemajuan bangsa dan ilmu pengetahuan.
> Dalam mimbar ilmiah, tidak perlu kita bergunjing terlalu jauh
tentang apa
> isi dari Gunung Padang sebenarnya. Bagi dunia ilmiah keberadaan bangunan
> sangat besar dari masa pra-sejarah Indonesia dengan struktur yang tidak
> sederhana terutama adanya ruang-ruang sudah cukup merupakan hal yang
sangat
> luarbiasa, "truly beyond imagination" yang boleh jadi dapat menjadi
pembuka
> ke banyak hal lebih besar yang selama ini barangkali dianggap mustahil.
> Kami berharap semua pihak menyikapi isyu ini dengan jernih-bijaksana dan
> positif sehingga tidak gampang terhasut. Atas perhatiannya kami ucapkan
> terimakasih, dan mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang
berkenan di
> hati.
>
> Wassalam,
> DHN - Tim Terpadu Riset mandiri (TTRM)
>
>
>
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: iagi-net@... [mailto:iagi-net@...] On Behalf Of
> Sujatmiko
> Sent: 16 September 2013 7:08
> To: iagi-net@...
> Cc: MGEI; "yondrilutfi@..."@vega.idgx.net; Bachtiar T.
> Subject: [iagi-net] SITUS GUNUNG PADANG : TEMUAN REAKTOR
HYDROELECTRIC DI
> PERUTNYA
>
> Rekan-rekan IAGI yang budiman,
>
>
>
> Sudah lama rasanya kita tidak pernah membaca postingan di milis IAGI
> tentang kemajuan penelitian di Situs Gunung Padang Cianjur, padahal
> penelitian oleh Tim Mandiri terus berlangsung tanpa jedah. Walaupun
> penelitian tersebut sempat terganggu dengan adanya Petisi yang
mengusulkan
> kepada Presiden untuk menghentikannya karena alasan kearkeologian dan
> kelestarian ( milis mang Okim 30 April 2013 , Petisi 34 : Situs Gunung
> Padang Terselamatkan ) , tetapi karena kekuatan lobby yang sangat
luar biasa
> dari Tim Mandiri, maka Presiden dengan tegas dan tega , mengabaikan
Petisi
> yang ditanda-tangani oleh 34 Arkeolog dan Geolog dari beberapa
Asosiasi dan
> Instansi terkait, dan mengeluarkan Instruksi Presiden untuk meneruskan
> penelitian.
>
>
>
> Menghadapi Instruksi Presiden di atas, para Arkeolog dan penanda tangan
> Petisi tampaknya mengambil sikap tiarap dan diam seribu bahasa. Bagi
mang
> Okim sendiri, karena merasa berstatus bebas merdeka, maka sekali-sekali
> muncul di blog Andi Arief Dua dengan tujuan agar yang memberikan
komentar
> tidak hanya yang setuju 100 % dengan laporan hasil penelitian Tim
Mandiri
> yang nuansanya terus-terusan berisi slogan tentang hebatnya hasil
penelitian
> dan kedahsyatan karya nenek moyang kita di Gunung Padang. Timbrungan
mang
> Okim terakhir di blog Andi Arief Dua misalnya tentang tindak kekerasan
> masyarakat setempat dan pemaksaan dihentikannya penelitian akibat
> dipergunakannya bahan peledak. Berita tersebut kebetulan mang Okim dapat
> langsung dari Kabid Kebudayaan Cianjur, yang seperti halnya masyarakat
> setempat, merasa capek juga dengan kegiatan penelitian yang terkesan
tanpa
> hasil nyata --- dan konon juga tidak berizin resmi ( ini yang
disampaikan
> dan dikeluhkan langsung oleh Pak Kabid Cianjur sendiri ).
>
>
>
> Temuan Reaktor Pembangkit Energi Hydroelectric
>
>
>
> Berita terakhir yang membuat jantung mang Okim berdagab-degub adalah
yang
> dirilis oleh DetikNews 11 September 2013 berjudul " Riset di Gunung
Padang
> Selesai, Peneliti Temukan Sesuatu yang Istimewa ". Dalam berita tersebut
> disebutkan bahwa Erick Rizky , koordinator Tim Mandiri / TTRM Gunung
Padang
> , menyatakan bahwa penelitian TTRM telah selesai dan laporannya akan
segera
> diserahkan ke Presiden. Menurut Rizky, temuan TTRM terpenting adalah
tentang
> adanya 4 lapisan di Gunung Padang dimana penelitian lapisan 1 dan 2 akan
> ditinjaklanjuti oleh Kemdikbud atau Pemda, sedangkan untuk lapisan 3
dan 4,
> karena sangat istimewa dan tidak ada duanya di dunia, maka tindak lanjut
> penelitiannya akan diserahkan sepenuhnya kepada keputusan Presiden ---
> apakah ke Kementerian Pertahanan, Kementerian ESDM, atau ke TNI-POLRI.
> Temuan istimewa tersebut, yang diawali dengan temuan sebelumnya yaitu
> chamber cawan raksasa, adanya sungai dan mata air, kubah, menara, dan
> aquifer serta transmitter, terkait dengan adanya sebuah alat mirip
reaktor
> pembangkit energi hydroelectric - - - Subhanallah. Pak Andi Arief yang
> diminta konfirmasinya oleh DetikNews mengakui tentang adanya beberapa
> temuan tetapi tidak bersedia mengungkapkannya.
>
>
>
> Membaca berita DetikNews di atas, yang bagi banyak orang mungkin sangat
> membanggakan tetapi bagi mang Okim sangat mencemaskan, marilah kita
do'akan
> semoga apa yang dilaporkan oleh Erick Rizky tersebut benar adanya.
> Peristiwa beras Super Toy dan Blue Energy yang sempat mengganggu
reputasi
> Presiden masih segar di ingatan mang Okim. Apakah temuan TTRM yang
sangat
> istimewa dan tidak ada duanya di dunia ini akan mengangkat atau
malah akan
> mengganggu lagi reputasi Presiden seperti halnya beras Super Toy dan
Blue
> Energy, wallahualam bissawab. Hanya bagi mang Okim, Wright or Wrong
is Our
> President. Adalah tugas kita semua untuk mengamankan beliau. Munculnya
> gagasan Petisi 26 April 2013 yang alhamdulilah mang Okim dukung adalah
> murni untuk tujuan itu, tidak untuk yang lain. Semoga Allah SWT
melindungi
> bangsa dan negara kita, yang setelah merdeka dari penjajahan selama
hampir
> lebih 68 tahun, dalam banyak bidang masih saja dalam kondisi sangat
> memprihatinkan. Mohon beribu maaf kalau ada yang kurang berkenan, semoga
> postingan ini ada manfaatnya,
>
>
>
> Wassalam,
>
>
>
> Mang Okim
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ----------------------------------------------------
> Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
> The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition Register Now!
> http://www.jcm2013.com/registration/
> ----------------------------------------------------
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
> ----------------------------------------------------
> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> ----------------------------------------------------
> Subscribe: iagi-net-subscribe@...
> Unsubscribe: iagi-net-unsubscribe@...
> ----------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted
> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including
but not
> limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever,
> resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in
connection
> with the use of any information posted on IAGI mailing list.
> ----------------------------------------------------
>
> ----------------------------------------------------
> Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
> The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
> Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
> ----------------------------------------------------
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
> ----------------------------------------------------
> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> ----------------------------------------------------
> Subscribe: iagi-net-subscribe@...
> Unsubscribe: iagi-net-unsubscribe@...
> ----------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including
but not
> limited
> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection
with the
> use of
> any information posted on IAGI mailing list.
> ----------------------------------------------------
>
Yahoo! Groups
<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkbTF1Y3N2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE4NjIwNTYEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDEzNTU2BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMzc5MzAzMDY1>
Switch to: Text-Only
<mailto:[email protected]?subject=Change%20Delivery%20Format:%20Traditional>,
Daily Digest
<mailto:[email protected]?subject=Email%20Delivery:%20Digest>
. Unsubscribe
<mailto:[email protected]?subject=Unsubscribe> .
Terms of Use <http://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/> . Send
us Feedback
<mailto:[email protected]?subject=Feedback%20on%20the%20redesigned%20individual%20mail%20v1>
.