Hai milisers ...
Di sini ada 1 komputer server RH 6.2 dan 15 client win. Jaringannya pakai
subnet 192.168.0.0/24 dengan hub 16 port. Samba sudah berjalan dengan
memuaskan, komputer client dapat melihat direktori yg disharing dan ngeprint
pada print server. Karena ada penambahan 8 komputer baru, maka sekarang
ditambahkan hub 8 port pada subnet 192.168.1.0/24. Untuk server ditambahkan
1 LAN Card lagi. Routing pd server :
# route -n
Kernel IP routing table
Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use Iface
192.168.1.1 0.0.0.0 255.255.255.255 UH 0 0 0 eth1
192.168.0.1 0.0.0.0 255.255.255.255 UH 0 0 0 eth0
192.168.1.0 0.0.0.0 255.255.255.0 U 0 0 0 eth1
192.168.0.0 0.0.0.0 255.255.255.0 U 0 0 0 eth0
127.0.0.0 0.0.0.0 255.0.0.0 U 0 0 0 lo
Sebelum saya set ipchains untuk masq, antara client di LAN 1 (192.168.0.0/24)
dengan di LAN 2 (192.168.1.0/24) tidak bisa nge-ping. Jawabannya di command
prompt dos windows adalah: "Destination Host Unreachable" (ip forwardingnya
sudah saya enable di linux box).
Kemudian saya tambahkan entry ini berdasarkan contekan dari HOWTO-Masquerade:
/sbin/ipchains -A forward -i eth0 -s 192.168.1.0/24 -d 192.168.0.0/24 -j MASQ
/sbin/ipchains -A forward -i eth1 -s 192.168.0.0/24 -d 192.168.1.0/24 -j MASQ
Akhirnya client di LAN 1 bisa nge-ping client di LAN 2, dan sebaliknya.
(aslinya tidak ada entry '-j MASQ', saya tambahkan sendiri, karena kalau tidak
begitu tetap saja tidak bisa nge-ping)
Saya pikir kalau linuxnya diinstall routed, maka kita tidak perlu setting
ipchains di atas, CMIIW ? Kalau ada setingnya monggo dikirim ke milis ini.
Tentang "Network Neighborhood", clients win di LAN 1 dapat melihat isi
"Network Neighborhood" tapi tidak bisa membuka isi dari direktori yg disharing
oleh client di LAN 2 dan sebaliknya. Pesan error di windowsnya begini:
"The server \\ClientXX could not be found on the network."
Tidak ada log error yg tercatat di /var/log/samba.
Konfigurasi "[global]" parameter di smb.conf adalah sbb:
# Global parameters
[global]
workgroup = Mandiri
netbios name = Server Warnet
server string = Samba Server
interfaces = 192.168.0.1/24 192.168.1.1/24
security = SHARE
encrypt passwords = Yes
log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 50
socket options = TCP_NODELAY SO_RCVBUF=8192 SO_SNDBUF=8192
dns proxy = No
remote announce = 192.168.0.255 192.168.1.255
remote browse sync = 192.168.0.255 192.168.1.255
hosts allow = 192.168.0. 192.168.1.
Tidak ada beda dengan isinya sewaktu masih pakai satu subnet (192.168.0.0/24).
Saya cuman menambahkan subnet baru 192.168.1.0/24 pd file smb.conf. Workgroup
di masing client LAN 1 dan LAN 2 juga sama, "Mandiri".
Bantuan dan saran rekan-rekan milis sungguh saya hargai.
TIA
~yudi
---------------------------------------------------------------------
Jumlah pelanggan (updated daily): 213
Untuk berhenti berlangganan, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Arsip milis: http://klas.regex.com/archive/
Saat ini arsip milisnya lengkap, tapi kurang fungsional. Bila anda ingin
menyumbangkan programming time untuk membuat arsip ini menjadi lebih baik,
silakan hubungi [EMAIL PROTECTED]